Sering Alami Diare Akut, Hati-hati Bisa Jadi Radang Usus Kronis!

Fresh | Kamis, 21 Januari 2021 08:41
Sering Alami Diare Akut, Hati-hati Bisa Jadi Radang Usus Kronis!

Reporter : Razdkanya Ramadhanty

IBD merupakan penyakit autoimun yang dikenal dengan peradangan usus kronis dan bisa menciptakan komplikasi hingga kematian.

Dream - Terlalu sering mengalami diare, sebaiknya jangan disepelekan. Bisa jadi kondisi tersebut bukan diare biasa tetapi merupakan penyakit Inflammatory Bowel Disease (IBD).

IBD merupakan penyakit autoimun yang dikenal dengan peradangan usus kronis dan bisa menciptakan komplikasi hingga kematian, bagi penderitanya.

Sayangnya, hingga saat ini kesadaran masyarakat tentang gejala IBD masih sangat rendah. Hal ini dikarenakan gejala umum IBD adala diare, di mana masyarakat masih sulit membedakan antara diare biasa dengan diare yang mengarah pada IBD.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam & Konsultan Gastroenterologi Hepatologi RSCM-FKUI Prof. Dr. dr. Murdani Abdullah, Sp.PD-KGEH mengatakan, IBD merupakan sekelompok penyakit autoimun yang ditandai dengan peradangan pada usus kecil dan besar. Ini terjadi saat elemen sistem pencernaan diserang oleh sistem kekebalan tubuh sendiri.

IBD ditandai dengan episode peradangan saluran cerna berulang yang disebabkan oleh respon imun yang abnormal terhadap mikroflora usus. Namun, secara klinis IBD sering secara keliru disamakan dengan irritable bowel syndrome (IBS) atau diare biasa.

“ IBD dan IBS adalah dua gangguan pencernaan yang berbeda, meskipun perbedaan keduanya dapat membingungkan banyak orang,” kata Prof Murdani dalam konferensi pers virtual, Rabu 20 Januari 2021.

2 dari 5 halaman

Tentang IBD dan IBS

 Ilustrasi© Shutterstock

Baik IBD dan IBS, keduanya menimbulkan rasa sakit perut, kram, dan diare. Namun, IBS masih diklasifikasi sebagai gangguan fungsional dan tidak menimbulkan peradangan, sedangkan IBD sudah diklasifikasi sebagai gangguan organik yang disertai dengan kerusakan pada saluran cerna.

“ IBD tentu lebih berbahaya karena dapat menyebabkan peradangan yang merusak dan kerusakan ini bisa bersifat permanen pada usus, bahkan salah satu komplikasinya bisa meningkatkan risiko kanker usus besar,” tutur Prof. Murdani.

 

3 dari 5 halaman

2 Tipe IBD

Pada dasarnya, IBD terbagi menjadi 2 tipe, yaitu Ulcerative Colitis (UC) dan Crohn’s Disease3. Kini terdapat juga tipe yang lain dari IBD, yaitu Colitis Indeterminate (Unclassified).

1. Ulcerative Colitis (UC)

Terjadi peradangan dan luka di sepanjang lapisan superfisial usus besar dan rectum, sehingga sering merasa nyeri di bagian kiri bawah perut.

2. Crohn’s Disease (CD)

Terjadi peradangan hingga lapisan saluran pencernaan yang lebih dalam, sehingga sering merasa nyeri di bagian kanan bawah perut namun pendarahan dari rektum cenderung lebih jarang.

 

 

4 dari 5 halaman

Gejala

Prof. Murdani menambahkan, gejala penyakit radang usus berbeda-beda, tergantung pada tingkat keparahan peradangan dan lokasi terjadinya peradangan.

Pada UC dan CD, keduanya memiliki tanda dan gejala umum yang perlu diwaspadai seperti diare, kelelahan, sakit perut dan kram, nafsu makan berkurang, darah pada feses, dan penurunan berat badan.

“ Pada dasarnya, penyebab IBD belum diketahui jelas. IBD ini tentu disebabkan oleh gangguan sistem kekebalan tubuh. Namun, kesalahan pada diet dan tingkat stres berlebih juga bisa memicu terjadinya IBD. Faktor keturunan juga berperan dalam IBD meskipun angka penderitanya sangat sedikit,” jelasnya.

 

 

5 dari 5 halaman

Komplikasi yang Ditimbulkan

Dalam perkembangannya, IBD yang dibiarkan bisa memperparah kondisi pasien akibat komplikasi yang ditimbulkan. Pada UC, penderitanya bisa mengalami toxic megalocon (pembengkakan usus besar yang beracun), perforated colon (lubang pada usus besar), dehidrasi berat dan meningkatkan risiko kanker usus besar.

Pada CD, penderitanya bisa mengalami bowel obstruction, malnutrisi, fistulas, dan anal fissure (robekan pada jaringan anus).

Jika kedua jenis IBD ini dibiarkan, keduanya bisa menciptakan komplikasi seperti penggumpalan darah, radang kulit, mata, dan sendi, serta komplikasi lainnya.

Join Dream.co.id