Selalu Merasa Lelah? Bisa Jadi Gejala Penyakit Autoimun

Fresh | Senin, 4 Maret 2019 18:43
Selalu Merasa Lelah? Bisa Jadi Gejala Penyakit Autoimun

Reporter : Mutia Nugraheni

Kenali gejala-gejalanya, agar kamu lebih waspada.

Dream - Tubuh merasa kelelahan setelah melakukan kegiatan seharian sangat wajar. Namun bila kelelahan terjadi terus-menerus dan sangat esktrem, Sahabat Dream perlu waspada. Bisa jadi kondisi tersebut merupakan gejala penyakit autoimun.

Penyakit autoimun terjadi ketika sistem pertahanan alami tubuh tidak dapat membedakan sel-sel tubuh sendiri dan sel asing. Hal ini menyebabkan tubuh secara keliru menyerang sel-sel normal. Ada lebih dari 80 jenis penyakit autoimun yang memengaruhi berbagai bagian tubuh.

Namun ada beberapa yang umum terjadi antara lain rematik (Rheumatoid arthritis), yaitu peradangan yang menyerang sendi. Ada juga psoriasis, suatu kondisi yang ditandai oleh bercak kulit tebal dan bersisik.

Lalu penyakit yang kerap disebut penyakit 'seribu wajah', Lupus. Penyakit tiroid, termasuk penyakit Graves, juga termasuk penyakit autoimun.

" Ada berbagai tingkat penyakit autoimun. Gejala-gejala yang diderita seseorang kemungkinan berkaitan dengan banyak faktor yang meliputi genetika, lingkungan, dan kesehatan pribadi," ujar Ana-Maria Orbai, M.D., M.H.S., ahli penyakit autoimun dari Johns Hopkins Arthritis Center.

2 dari 2 halaman

Cenderung Sulit Dideteksi

Orbai mengungkap beberapa gejala umum yang kerap terjadi pasien penyakit autoimun. Gejala tersebut yaitu kelelahan ekstrem, nyeri sendi dan pembengkakan, masalah kulit, nyeri perut dan pencernaan, demam berulang serta adanya pembengkakan kelenjar.

 Waspadai Bahaya Kelelahan yang Dirasakan Sepanjang Waktu© MEN

Ia menjelaskan, penyakit autoimun ini memang cenderung sulit dideteksi dan banyak menyerang kaum wanita. Biasanya, tidak ada tes tunggal untuk mendiagnosis penyakit autoimun.

" Pasien harus memiliki gejala tertentu yang dikombinasikan pemeriksaan darah spesifik dan dalam beberapa kasus, bahkan biopsi jaringan. Bukan hanya satu aspek yang dianalisis," kata Orbai, seperti dikutip dari Hopkins Medicine.org.

Hal tersebut juga membuat banyak pasien autoimun tak terdiagnosis dengan baik. Sehingga, saat diketahui kondisinya sudah sangat parah dan tak tertolong.

Laporan Ratih Permata Sari.

Join Dream.co.id