Selalu Ingat Saat Bersihkan Area Intim, Seka dari Depan ke Belakang

Fresh | Rabu, 2 Juni 2021 10:12

Reporter : Mutia Nugraheni

Jangan lakukan sebaliknya, berbahaya!

Dream - Menjaga kebersihan vagina sangat penting dilakukan sehari-hari. Salah satu yang harus selalu diingat adalah dengan memastikan kesehatannya dengan selalu menyeka dari depan ke belakang setelah buang air kecil.

Menyeka vagina dari depan ke belakang membantu wanita menjaga kesehatan liang sanggamanya. Menurut Tamika K. Cross, seorang ob-gyn bersertifikat yang berbasis di Houston, teknik menyeka atau membasuh vagina ini ada hubungannya dengan mencegah perpindahan bakteri yang hidup di saluran kemih, vagina, dan sekitar anus.

" Saya pikir penting untuk mengetahui bahwa kita semua memiliki bakteri di dalam tubuh kita," kata Cross dikutip Pop Sugar.

Cross mengungkap dalam tubuh manusia itu ada bakteri baik dan bakteri jahat. Bakteri yang hidup di vagina bukanlah bakteri yang sama yang ada di kandung kemih atau saluran kemih, dan itu bukan bakteri yang sama yang ada di rektum atau di sekitar anus.

 

Selalu Ingat Saat Bersihkan Area Intim, Seka dari Depan ke Belakang
Ilustrasi
2 dari 7 halaman

Saat wanita menyeka atau membasuh dari belakang ke depan maka akan sangat mungkin terjadi perpindahan bakteri yang berada di sekitar anus ke vagina atau uretra. Hal ini bisa memicu masalah infeksi vagina dan infeksi saluran kemih.

 Area intim© Shutterstock

Inilah sebabnya mengapa menyeka vagina dari depan ke belakang wajib dilakukan. Penting juga untuk diingat bahwa vagina adalah organ yang bisa membersihkan diri. Itulah mengapa vagina sebenarnya tak membutuhkan sabun khusus atau disiram dengan antiseptik.

Laporan Melly Febrida/ Sumber: Liputan6.com

3 dari 7 halaman

Kaum Pria, Jangan Lupa Bersihkan Area Intim

Dream – Menjaga kebersihan area intim sangatlah penting bagi semua orang, termasuk seorang pria. Organ intim perlu tetap kering dan selalu terjaga kebersihannya agar terhindar dari berbagai bakteri yang dapat menimbulkan risiko penyakit kesehatan.

Hal ini perlu dilakukan juga demi kebaikan pasangan saat melakukan hubungan seksual. Berhubungan intim dapat menularkan bakteri dan penyakit apabila organ intim tidak dijaga. Pemakaian kondom saat berhubungan seks belum tentu menjamin kebersihan dan terhindar dari berbagai penyakit seksual.

 Kaum Pria, Jangan Lupa Bersihkan Area Intim© MEN

Dengan menjaga kebersihan organ intim yang benar secara rutin dapat menjamin kehidupan seksual lebih sehat. Membersihkan organ intim yang benar dapat dilakukan dengan mencucinya dengan air bersih dan mengalir.

Selain itu, area di bawah alat kelamin juga harus dicuci karena keringat dan rambut yang terdapat di sana dapat menimbulkan bau tidak sedap. Tidak hanya itu setiap pria harus memperhatikan area intim dan bokong mereka agar tetap terbebas dari keringat, lembap, dan tidak berbau, terutama saat sebelum melakukan hubungan seksual. Jadi lebih baik untuk membersihkan area tersebut dengan air sebelum melakukan aktivitas seksual.

 

4 dari 7 halaman

Setelah dibersihkan tentunya organ intim tetap perlu dijaga kebersihannya, karena kapan saja bakteri dapat muncul dan menempel. Lalu bagaimana cara menjaga kebersihan organ intim dengan benar?

 Intim© Shutterstock

1. Jaga agar tetap kering
Untuk menghindari infeksi jamur, pria harus memastikan area intim mereka selalu kering setelah sesi berenang, mandi, atau bahkan berkeringat. Ini juga berlaku saat sebelum melakukan hubungan seksual, pastikan penis bersih sehingga sehingga mengurangi risiko, mulai dari infeksi hingga kemungkinan penularan.

2. Sertakan jadwal pembersihan
Hampir semua orang memiliki aroma unik di sekitar bagian intim, hal ini terlepas dari seberapa bersih area tersebut. Jadi pastikan selalu menyertakan rutinitas pembersihan setidaknya sekali sehari dan setiap setelah latihan yang menimbulkan banyak keringat. Bersihkan area tersebut dengan air bersih, apabila tidak cukup gunakan sabun pencuci organ intim.

 

5 dari 7 halaman

3. Pencuci intim diperlukan
Infeksi pada bagian intim pada umumnya disebabkan oleh ketidakseimbangan tingkat pH. Menggunakan pencuci intim bermanfaat untuk menyeimbangkan pH agar menjadi ideal –pH idel adalah 3,5– dan menjaga STD tetap terkendali.

4. Gunakan bawahan yang nyaman
Sesak dan keringat dapat mempengaruhi kesuburan dan memberi jalan bagi masalah seperti gatal di selangkangan, gunakan bawahan yang longgar atau tidak terlalu ketat untuk menjaga kebersihan intim lebih baik. Saat harus berolahraga gunakan pakaian ketat untuk menghindari rasa tak nyaman dan pastikan membersihkan area intim setelah selesai olahraga.

Laporan Josephine Widya/ Sumber: Times of India

6 dari 7 halaman

Gurah di Area Intim Wanita Ternyata Punya Efek Buruk

Dream - Cara-cara tradisional kerap dilakukan untuk menjaga kesehatan organ intim, terutama bagi kaum hawa. Salah satu metode yang cukup terkenal di Indonesia adalah gurah vagina atau ada ratus.

Perawatan ini dilakukan dengan cara memanfaatkan akar dan bahan alami yang dipanaskan. Uapnya kemudian didekatkan pada area intim wanita atau duduk di kursi khusus yang memiliki lubang di tengahnya.

 Gurah di Area Intim Wanita Ternyata Punya Efek Buruk© MEN

Perawatan tradisional ini dipercaya mampu mengatasi masalah organ intim, mulai dari bau tidak sedap, infeksi, hingga keputihan. Tumbuhan herbal yang biasa digunakan dalam gurah vagina adalah daun mugwort, artemisia, chamomile, calendula, selasih (basil), oregano, kunyit, temulawak, pala, kayu secang, dan akar wangi.

Proses gurah biasanya dilakukan antara 20–60 menit dan akan dihentikan saat air tempat ramuan herbal tersebut tidak lagi mengeluarkan uap. Dilansir dari Sehatq gurah vagina ini diklaim bisa meringankan sakit saat menstruasi, seperti perut kembung, kram, hingga pendarahan berlebihan.

 

 

7 dari 7 halaman

Rupanya efek tersebut membutuhkan studi lebih lanjut lagi. Dalam beberapa kasus, cara tradisional ini memberikan efek yang baik untuk kesehatan karena mampu melancarkan aliran darah ke vagina.

Walaupun diyakini mampu membersihkan dan memberikan kesegaran di area vagina, gurah vagina tetap memiliki beberapa efek samping. Hal terpenting yang perlu diperhatikan sebelum melakukannya adalah memastikan seberapa panas uap yang akan dipakai.

Pasalnya, vagina merupakan organ tubuh perempuan yang sangat sensitif. Membiarkan bagian tersebut terkena panas berlebihan dapat berisiko membuat jaringan di vagina terbakar dan rusak.

Tidak hanya itu, cara tradisional ini juga akan membuat vagina lebih lembap, yang membuat risiko terkena infeksi jamur dan bakteri yang mengganggu kesehatan area intim perempuan meningkat.

Jadi pastikan seluruh alat yang digunakan terjaga kebersihannya. Pilihlah tempat melakukan gurah vagina yang sudah terpercaya kebersihannya. Selengkapnya baca di Sehatq.

Laporan Josephine Widya

Join Dream.co.id