Segera Vaksin Covid-19 Booster untuk Persiapan Mudik Tanpa Antigen

Fresh | Selasa, 19 April 2022 19:36

Reporter : Mutia Nugraheni

Biar mudik tenang dan tubuh tetap sehat.

Dream - Arus mudik dari kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung dan kota-kota lainnya mulai terlihat. Kebijakan work from home (WFH) pada sejumlah kantor membuat banyak pekerja memilih untuk mudik lebih awal untuk menghindari lonjakan.

Situasi pandemi Covid-19 belum diacabut dan dalam kondisi ini vaksinasi merupakan perlindungan utama. Untuk itu pemerintah mengeluarkan Surat Edaran (SE) No. 16 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease Tahun 2019.

Dikutip dari Kominfo.go.id, terkait Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) ini berlaku efektif mulai 2 April 2022. Mobilitas yang tinggi saat mudik dan akan ada banyak orang berkumpul, membuat penularan virus Covid-19 lebih tinggi.

Survei Kemenhub memprediksi ada 79 juta orang yang akan melakukan mudik lebaran. Demi mengurangi risiko meledaknya kasus Covid-19 setelah Idul Fitri, pemerintah menerapkan aturan tertentu untuk para pemudik.

 

Segera Vaksin Covid-19 Booster untuk Persiapan Mudik Tanpa Antigen
Persiapan Mudik Saat Pandemi
2 dari 6 halaman

Pertama, untuk mereka yang sudah vaksin pertama dan kedua serta booster bisa mudik tanpa harus melakukan tes antigen. Kedua, bagi yang menerima vaksin dosis kedua dan belum mendapatkan booster, tetap disyaratkan tes antigen dengan sampel diambil dalam kurun 1 x 24 jam, atau PCR 3 x 24 jam.

Khusus yang baru menerima vaksin dosis pertama tetap disyaratkan tes PCR dalam kurun 3 x 24 jam. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito menjelaskan lebih lanjut, bahwa penyesuaian kebijakan dalam SE ini dengan penuh pertimbangan.

" Syarat ini untuk memastikan bahwa yang mudik dalam keadaan sehat, sudah divaksin booster. Ini sebagai bentuk mudik aman dan bertanggung jawab," kata Wiku beberapa waktu lalu.

Untuk itu sebelum mudik pastikan Sahabat Dream sudah melakukan booster. Nantinya akan dilakukan pemeriksaan secara acak. Dapatkan booster mulai sekarang karena menurut Wiku, memakan waktu 1 sampai dengan 2 minggu setelah penyuntikan booster untuk membentuk imunitas.

3 dari 6 halaman

Kondisi Tubuh Bila Booster Vaksin Covid-19 Saat Puasa

Dream - Setelah dua tahun karena pandemi Covid-19 pemerintah melarang mudik, tahun ini akhirnya diperbolehkan. Tentunya hal ini disambut penuh semangat masyarakat.

Sangat disarankan, bagi mereka yang mudik sudah melakukan divaksinasi Covid-19 dosis lengkap dan booster. Terutama yang menggunakan transportasi publik seperti kereta api.

Bila belum vaksin booster, maka calon penumpang wajib melakukan tes Antigen. Saat puasa seperti sekarang, melakukan vaksinasi sebenarnya tak membatalkan puasa.

Kamu tetap bisa vaksin booster Covid-19 dan berpuasa. Mungkin muncul pertanyaan, bagaimana dampak vaksin pada kondisi tubuh yang sedang berpuasa?

Dikutip dari KlikDokter, dr. Devia Irine Putri menjelaskan dari segi medis, mendapatkan suntikan booster saat puasa boleh-boleh saja. Terlepas dari efek samping yang akan terjadi, vaksin booster nyatanya tidak menimbulkan efek kesehatan fatal jika diberikan saat puasa.

" Seiring waktu, perlindungan vaksin terhadap virus dapat menurun. Oleh karena itu, vaksin dosis booster dibutuhkan untuk mencegah infeksi virus corona, terutama di kala puasa," kata dr. Devia.

Booster dapat membantu membentuk imunitas tubuh yang baik terhadap virus corona. Dengan menerima dosis tersebut saat puasa, sistem imun tubuh dapat lebih kuat terhadap paparan virus. Daya tahan tubuh yang baik memang dibutuhkan ketika berpuasa.

 

4 dari 6 halaman

KIPI Booster Saat Puasa

Dijelaskan dr. Devia, KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) atau efek samping yang muncul setelah mendapat booster COVID-19 umumnya bersifat ringan dan dapat hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari.

Efek samping booster umumnya meliputi sakit di lengan yang disuntik, merasa lelah, sakit kepala, pegal, dan demam. Namun, beberapa orang mungkin juga tidak mendapatkan efek samping apa pun setelah mendapatkan booster.

“ Jika terjadi KIPI, pastikan untuk istirahat cukup. Jika mengalami pegal di tempat suntikan, bisa kompres dengan air dingin. Kemudian, kalau muncul demam, minum obat parasetamol dan air putih yang cukup saat berbuka puasa,” kata dr. Devia.

Selain itu, dr. Devia menyarankan, untuk menggunakan kompres hangat untuk membantu meredakan demam dan sakit kepala karena booster selama masih berpuasa. Penting untuk menjaga vitalitas sebelum vaksin dan bila memungkinkan sebaiknya ambil jadwal yang mendekati waktu berbuka.

Penjelasan selengkapnya baca di sini.

5 dari 6 halaman

Menteri Muhadjir: Mudik Lebaran 2022 Diutamakan yang Sudah Vaksin Dua Kali dan Booster

Dream - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Menko PMK), Muhadjir Effendy, mengatakan bahwa pemerintah belum membahas skema mudik Lebaran 2022.

Namun dia mengatakan bahwa kemungkinan pemerintah tidak memberlakukan larangan mudik tahun ini.

" Belum (dibahas mudik) tapi Insya Allah mudik boleh, insya Allah, minimal kita rapikan saja aturannya nanti," kata Muhadjir dikutip dari merdeka.com, Selasa 22 Maret 2022.

Menurut Muhadjir, persyaratan mudik untuk masyarakat adalah sudah vaksinasi dua kali dan booster.

6 dari 6 halaman

" Yang jelas yang diutamakan yang boleh mudik itu, yang sudah vaksin dua kali dan booster, karena itu kalau untuk jaga-jaga," tutur dia.

Karena itulah Muhadjir mengajak masyarakat segera melakukan vaksinasi lengkap dan booster. Pemerintah ingin mudik Lebaran 2022 berjalan aman.

" Marilah kita segera kita melengkapi vaksin dosis dua dan booster itu ramai-ramai booster. Kita pastikan mereka yang booster aman untuk mudik," tutur Muhadjir.

Join Dream.co.id