Sebut Adiknya Sembuh Covid-19 Pakai Obat Hadi Pranoto, Via Vallen Minta Maaf

Fresh | Senin, 3 Agustus 2020 08:34
Sebut Adiknya Sembuh Covid-19 Pakai Obat Hadi Pranoto, Via Vallen Minta Maaf

Reporter : Annisa Mutiara Asharini

Ia mengeluarkan klarifikasi terkait komentarnya.

Dream - Video wawancara musisi Anji dan Hadi Pranoto menjadi sorotan. Peneliti tersebut mengklaim telah menemukan antibodi Covid-19.

Dalam video yang diunggah di YouTube Dunia Manji itu, Hadi Pranoto menyebutkan antibodi tersebut merupakan sebuah cairan herbal.

" Di video ini saya tidak mau mengeluarkan pernyataan, karena isunya sensitif sekali tentang obat. Saya menjadi interviewer. Saya juga nanti akan mencoba membuktikan obatnya," tulis Anji di Instagram.

Percakapan keduanya tak hanya menjadi buah bibir warganet. Hal tersebut juga menyita perhatian Via Vallen. Ia mengomentari potret Anji bersama Hadi Pranoto yang diunggah di Instagram.

" Aku udah nyobain buat adekku yang kena covid mas @duniamanji, dan alhamdulillah ramuan herbal ini membantu adekku bersih dr covid," tulis Via Vallen di kolom komentar.

Hadi Pranoto dan Anji© Foto: Instagram @duniamanji

2 dari 6 halaman

Diralat

Komentar Via Vallen langsung menyita perhatian publik. Anji juga membalas Via Vallen dengan mengatakan " waaah alhamdulilaaah."

Namun pelantun Secawan Madu itu justru meralat komentarnya. Ia mengatkan bahwa adiknya bukan meminum ramuan dari Hadi Pranoto.

" Mohon maaf temen-temen semuanya, ramuan yang saya gunakan untuk menyembuhkan adek saya adalah ramuan dari DOKTOR SURADI bukan dari Prof.Hadi seperti yang ada di postingan ini. Saya kira Prof.HADI yang ada di postingan ini adalah DOKTOR SURADI, tapi ternyata beda," tulis Via.

Hadi Pranoto dan Anji© Foto: Instagram @viavallen

3 dari 6 halaman

Doktor Suradi

Wanita 28 tahun itu juga mengunggah potret dirinya bersama Doktor Suradi ke laman Instagram.

" btw dulu adekku waktu positif covid memang gak konsumsi obat apapun ( karena memang katanya obat buat corona belum di temukann ) Aku cm ngasih ramuan herbal dari doktor suradi, dan alhamdulillahh bisa negatif..." tulis Via.

Via Vallen© Foto: Instagram @viavallen

4 dari 6 halaman

Heboh Obat Antibodi Herbal Prof. Hadi Pranoto, Bisa Sembuhkan Covid-19?

Dream - Profesor Hadi Pranoto mengaku telah menemukan obat antibodi Covid-19 yang diklaim dapat menyembuhkan ribuan pasien Covid-19. Hal itu disampaikan Hadi dalam tayangan YouTube Anji.

Kepala Tim Riset Formula Antibodi Covid-19 itu menjelaskan antibodi tersebut dibuat dari cairan dengan hasil akhir berupa cairan.

" Herbal ini dapat menyembuhkan dan juga mencegah. Kalau vaksin itu kan disuntik, kalau ini diminum berupa cairan. Di dalam cairan itu tergantung berapa kandungannya yang bisa membunuh Covid-19," ujar Hadi.

Hadi Pranoto© Foto: YouTube dunia MANJI

Hadi menuturkan, antibodi bekerja sebagai pertahanan tubuh dari segala macam virus dan bakteri. Ia juga menyebutkan antibodi tersebut

" Antibodi adalah bentuk piranti keamanan tubuh kita. Kalau ada virus masuk itu akan dimatikan oleh antibodi. Bahan bakunya itu semua ada di Indonesia," tuturnya.

5 dari 6 halaman

Punya Efek Lebih Muda

Hadi juga mengaku telah mengirim cairan herbal antibodi tersebut ke berbagai wilayah di Indonesia. Termasuk ke Wisma Atlet Kemayoran yang menjadi rumah sakit darurat pasien Covid-19.

" Herbal kita sudah terbukti banyak yang positif sembuh. Mereka yang menjelang terinfeksi juga sudah sembuh. Ada yang merasa jadi muda kembali," kata Hadi.

Tak hanya di Indonesia, tiga profesor di Inggris juga menjadi sorotan usai menemukan 'terobosan besar' terkait vaksin Covid-19. Mereka adalah Mereka adalah Ratko Djukanovic, Stephen Holgate, dan Donna Davies.

Dilansir oleh Liputan6.com, mereka menemukan formula khusus obat interferon SNG001 yang dapat mengalahkan serangan flu yang berat.

6 dari 6 halaman

Efektifitas Antibodi Herbal

Selain itu, sederet bahan herbal yang juga diklaim mampu membasmi Covid-19 juga banyak dibicarakan publik. Seperti kalung eucalyptus, daun manuru, jeruk nipis dan daun sungkai.

Namun belakangan ini Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengklarifikasi bahwa kalung eucalyptus tidak dapat diklaim sebagai bahan antivirus.

" Jamu biasanya hanya membutuhkan hasil lab dan uji klinis. Kami sudah teregistrasi (eucalyptus) di BPOM itu jamu, tentunya kan sudah melalui proses, tidak melanggar aturan di Indonesia. Jadi melegakan pernapasan, tidak ada klaim antivirus di situ," tutur Syahrul, dilansir dari Liputan6.com.

Terkait
Join Dream.co.id