Saat Stres Keringat Jadi Lebih Bau, Ini Penyebabnya

Fresh | Jumat, 15 Maret 2019 11:15
Saat Stres Keringat Jadi Lebih Bau, Ini Penyebabnya

Reporter :

Siap-siap parfum dan deodoran jika bakal menghadapi situasi yang bikin gugup.

Dream - Banyak hal yang membuat kita jadi sangat gugup, panik, atau stres. Dalam kondisi tersebut tubuh jadi berkeringat lebih banyak dari biasanya. Bahkan pada beberapa waktu aromanya juga lebih menyengat.

Jika Sahabat Dream bakal menghadapi situasi yang memicu rasa gugup disarankan untuk pakai deodoran dan parfum lebih banyak dari biasanya. Pasalnya, saat kondisi tersebut aroma keringat jadi lebih berbau.

Hal ini dijelaskan oleh George Preti, ahli kimia organik di Monell Chemical Senses Center, di Amerika Serikat. Menurutnya ada dua jenis kelenjar keringat pada tubuh yaitu ekrin dan apokrin.

Kelenjar ekrin menghasilkan keringat berair yang menutupi tubuh setelah seseorang berlari. Keringat jenis ini berkembang di seluruh kulit dan mendinginkan tubuh saat menguap, baik karena olahraga atau panas.

" Sementara, kelenjar apokrin hanya ditemukan di daerah ketiak dan aktif saat seseorang berada dalam tekanan psikologis. Keringat ini menghasilkan bau yang sangat kuat, terkadang saat Anda cemas atau takut," kata Preti, seperti dikutip dari Men's Health.

Profesor dermatologi di Baylor College of Medicine, Ramsey Markus, mengatakan, keringat yang dihasilkan dari kelenjar apokrin memiliki konsentrasi lemak, lipid, dan protein yang lebih tinggi.

Campuran ini sangat disukai oleh bakteri yang menghasilkan asam lemak dan amonia. Kondisi tersebut menciptakan bau yang sangat kuat.

Markus menambahkan, stres mengaktifkan sistem saraf simpatik tubuh. Hal ini membuat jantung berdetak lebih cepat, telapak tangan berkeringat, dan mulut menjadi kering.

2 dari 2 halaman
Jokowi-Ma'ruf Ditetapkan KPU Pemenang Pilpres 2019
Join Dream.co.id