Pesan Pizza, Pria Gemuk Diusir dari Rumah Sakit

Fresh | Kamis, 8 Oktober 2015 18:24
Pesan Pizza, Pria Gemuk Diusir dari Rumah Sakit

Reporter : Eko Huda S

Assanti pun gagal menjalani program penurunan berat badan. Kini dia harus hidup di dalam mobil.

Dream - Nasib malang dialami oleh Steven Assanti. Pemuda asal Cranston, Rhode Island, yang memiliki bobot tubuh 800 pounds atau sekitar 363 kilogram. Niat untuk melakukan operasi penurunan berat badan buyar setelah dia diusir dari rumah sakit.

Dikutip Dream dari laman Daily Mail, Kamis 8 Oktober 2015, pemuda 33 tahun itu kini tinggal di dalam mobil SUV sang ayah. Segala aktivitas sehari-hari dia lakukan di dalam mobil tersebut.

Assanti sudah menjalani program penururnan berat badan di sebuah rumah skait di Providence beberapa bulan. Selama itu, dia berhasil memangkas 9 kilogram berat badannya. Program ini semula tampak berjalan lancar hingga nantinya Assanti naik ke meja operasi.

Tapi celaka. Pada Selasa silam, Assanti tak tahan lagi. Dia nekat memesan pizza. Padahal, sesuai aturan rumah sakit untuk program penurunan berat badan itu, Assanti tak dibolehkan makan sembarangan. Terutama menu yang tak disarankan oleh dokter.

Akibatnya, Assanti diusir dari rumah sakit. Program penurunan berat badan itu harus diakhiri karena Assanti melanggar aturan yang telah disepakati bersama. “ Ini kecanduan dan saya menderita. Dan ini penyakit,” tutur Assanti.

Menurut Assanti, dia seharusnya tetap berada di rumah sakit hingga berat badannya turun menjadi 550 pounds atau sekitar 250 kilogram. Dengan bobot itu, dia bisa menjalani operasi untuk menurunkan berat badnanya lagi. Tapi ya itu tadi, Assanti sudah melanggar aturan dan tak diperbolehkan tinggal di rumah sakit itu lagi.

Ayah Assanti, Steven Veilette, mengatakan tak bisa membawa sang putra pulang. Sebab, tangga rumah tak akan muat untuk dilewati Assanti. Belum lagi, jika Assanti berada di rumah, pasti pola makannya akan “ menggila” lagi.

Namun, Vielette tak punya ide, apa yang harus dilakukan. “ Saya meminta bantuan kepada semua orang, semua orang di negara Rhode Island dan tidak ada yang bisa membantu saya,” ujar Veilette.

Karena itu, Veilette menempatkan Assanti di bagian belakang mobil SUV. Vielette membawa Assanti ke manapun dia pergi sampai memperoleh solusi.

Veilette kemudian membawa sang putra ke rumah sakit lain. Kali ini ke Rumah Sakit Kent. Namun rumah sakit itu tak tak mau merawat Assanti. Pihak rumah sakit itu malah menyarankan agar Assanti dibawa ke rumah sakit lain dengan fasilitas yang lebih lengkap.

Assanti menuliskan kisah ini di facebook. Cerita itu menarik simpati dari pengguna Facebook lainnya. “ Mudah-mudahan, dalam waktu dekat akan ada tindak lanjut positif atas penurunan berat badan saya,” kata Assanti dalam video yang diunggak ke Facebook.

“ Saya ingin berterima kasih kepada semua pendukung pada halaman Facebook saya dan juga untuk semua komentar negatif yang memberikan ‘kulit saya lebih tebal’,” tambah dia. (Ism)   Baca Juga Kisah Nyata Seorang Gadis Ini Akan Membuat Anda MenangisFoto Selfie Kembali Memakan Korban Meninggal DuniaCover Media Cetak Berasap Buat Kagum NetizenTertipu Penjual Online, Beli Hardisk Berisi FlashdiskLanggar Batasan Jam Malam Bupati, Pasangan Kekasih DiusirDompet Dhuafa Gelar Konser Amal 'Voice of Children' Temuan Menarik Pembunuhan Bocah dalam KardusAksi Kakak Jadi 'Jemabatan' Untuk Adiknya Buat Haru Netizen7 Menit Keajaiban Petugas Kebersihan Kereta Cepat ShinkansenGadis Palestina Jadi Korban PenembakanSiti Nurhaliza Didaulat Jadi Muslim Berpengaruh Dunia

Join Dream.co.id