Waspada! Perubahan Warna Cairan Organ Intim Jadi 'Alarm'

Fresh | Jumat, 4 Januari 2019 07:43
Waspada! Perubahan Warna Cairan Organ Intim Jadi 'Alarm'

Reporter :

Berikut perubahan warna dari cairan organ intim yang bisa jadi pertanda buruk.

Dream - Setiap manusia memiliki sistem kekebalan tubuh. Saat diserang virus atau kuman, tubuh akan memberikan tanda kalau sedang dalam kondisi tidak baik. Begitu juga dengan organ intim wanita.

Organ intim akan memberikan tanda kesehatan reproduksi berupa cairan yang keluar dari organ intim. Wanita yang mengalami keputihan normal, akan mengeluarkan cairan yang bening atau putih, kental dan tidak berbau.

Bila Sahabat Dream mengalami keputihan yang tidak normal, bisa jadi terjangkit penyakit menular seksual atau mungkin masalah kesehatan lainnya.

Berikut perubahan warna dari cairan organ intim yang bisa jadi pertanda buruk:

1. Kuning atau kehijauan
Bila cairan berubah warna menjadi kuning, itu merupakan tanda bahwa organ intim sedang terjangkit infeksi trikomoniasis atau gonore. Keduanya adalah infeksi PMS yang memerlukan perawatan medis.

(Ism)

2 dari 3 halaman

2. Kental dan Putih Seperti Susu

Saat organ intim mengeluarkan cairan seperti ini, kemungkinan besar merupakan tanda infeksi jamur.

" Biasanya tebal, putih, dan menyebabkan gatal yang bisa bersifat internal maupun eksternal," kata dr. Dweck, seorang dokter kandungan dikutip dari Good House Keeping.

 Alasan Ilmiah Wanita Dilarang Salat Saat Menstruasi

Bagi wanita yang rentan terhadap infeksi jamur, dr. Dweck menyarankan untuk menghindari produk-produk kesehatan yang mengandung wewangian.

Segera bilas tubuh setelah menggunakan pakaian olahraga yang basah atau pakaian renang. Sebagian besar infeksi jamur mudah diobati dengan obat luar atau pil yang diresepkan dokter.

3 dari 3 halaman

3. Abu-abu Kehijauan

Bagi wanita yang mengalaminya, kemungkinan menderita bacterial vaginosis, atau BV. Ini merupakan infeksi umum yang disebabkan oleh ketidakseimbangan flora normal, dan mikroorganisme di vagina.

Bisa diobati dengan antibiotik atau gel antibakteri dari dokter. Dianjurkan untuk tidak melakukan hubungan seks sementara waktu. Terutama jika sedang menjalani pengobatan.

(Ism, Laporan: Mega Rasmiyati)

Bukan Pertama Kali, Ini Deretan Kebrutalan Anjing Milik Bima Aryo
Join Dream.co.id