Dikarantina 52 Hari & 11 Kali Tes, Lihat Nazar Pasien Usai Sembuh dari Covid-19

Fresh | Sabtu, 4 Juli 2020 18:33
Dikarantina 52 Hari & 11 Kali Tes, Lihat Nazar Pasien Usai Sembuh dari Covid-19

Reporter : Cynthia Amanda Male

Ramai di sosial media.

Dream - Melihat banyaknya korban Covid-19, membuat banyak orang khawatir akan paparan virus tersebut. Orang yang sudah terpapar pun mengkhawatirkan kesembuhan.

Salah satu warga di Tridadi Sleman menunjukkan rasa syukur atas kesembuhannya dari Covid-19 dengan berjalan kaki.

Pria bernama Kristianto ini bernazar akan jalan kaki dari Rumah Sakit Sardjito sampai ke rumahnya jika berhasil sembuh dari virus Covid-19.

Momen pelaksanaan nazar itu diabadikan oleh akun Instagram @herrysubroto5758 pada Jumat 26 Juni 2020.

 Pasien Sembuh Dari Covid-19© Instagram.com/herrysubroto5758/

Pemilik akun juga mengungkapkan bahwa pria yang disapa Mas Kris itu telah dikarantina selama 52 hari dan melakukan tes sebanyak 11 kali. 

2 dari 7 halaman

Disambut Begini

 Menyambut Pasien Sembuh Dari Covid-19© Instagram.com/herrysubroto5758/

 Menyambut Pasien Sembuh Dari Covid-19© Instagram.com/herrysubroto5758/

Dalam video tersebut menunjukkan banyaknya warga yang menunggu dan menyambut kepulangan Kristianto. Bahkan, mereka membuat spanduk bertuliskan ’Selamat Datang Mas Kristianto’.

 Pasien Sembuh Dari Covid-19© Instagram.com/herrysubroto5758/

3 dari 7 halaman

Sesampainya di Rumah...

 Pasien Sembuh Dari Covid-19© Instagram.com/herrysubroto5758/

Sesampainya di rumah, pria tersebut memberikan kata sambutan dengan disaksikan warga yang turut senang atas kepulangannya.

“ Saya pribadi dan keluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya pada warga Dusun Drono. Alhamdulillah, hari ini saya sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Alhamdulillah sudah sembuh dari Covid-19,” katanya dilansir dari .

(Sumber: Merdeka.com)

4 dari 7 halaman

Posting Penyesalan Ngeyel Hadiri Pesta, Esok Harinya Meninggal Positif Covid-19

Dream - Seorang pria asal California, Amerika Serikat menggunggah rasa penyesalannya di media sosial karena telah ceroboh, tetap menghadiri pesta di tengah pandemi Covid-19. Dalam laman Facebook-nya, ia mengaku terinfeksi covid-19 setelah menghadiri pesta tersebut.

Hanya berselang sehari setelah unggahannya tersebut, Macias meninggal dunia akibat Covid-19.

 Curhat Penyesalan Hadiri Pesta, Esoknya Pria Ini Meninggal Akibat Covid-19© MEN

" Saya keluar beberapa minggu lalu dan terinfeksi corona. Karena kebodohan saya, saya membahayakan kesehatan ibu dan saudara perempuan saya," kata Macias dilansir dari Daily Star, Jumat 3 Juli 2020

5 dari 7 halaman

Sungguh Menyakitkan

Dalam statusnya itu, Macias menyebut pengalaman yang ia alami sungguh menyakitkan. Ia berharap bisa selamat dari penyakit tersebut, namun takdir berkata lain. Macias meninggal dunia sehari setelah mengunggah status tersebut.

Saudara ipar Macias, Gustavo Lopez mengatakan, Macias sudah melakukan karantina sejak Maret hingga awal Juni karena ia mengalami obesitas dan diabetes.

Macias baru memberanikan diri mendatangi pesta temannya di Danau Elsinore, sekitar 70 mil tenggara Los Angeles setelah pemerintah setempat melonggarkan lockdown.

6 dari 7 halaman

Jangan Pernah Menyepelekan Covid-19

Setelah menghadiri pesta, Macias sempat mendatangi kediaman saudara perempuannya, Veronica yang menikah dengan Lopez. Saat itu, Macias mulai menunjukkan gejala sakit.

Salah satu rekan Macias menghubunginya dan mengatakan ia dites positif Covid-19. Pada 16 Juni, Macias kemudian melakukan tes Covid-19 dan menerima hasil positif Covid-19, selang dua hari kemudian.

Macias sempat mengunggah sebuah status di akun Facebook miliknya. Ia memberikan peringatan kepada teman-temannya untuk tidak menyepelekan Covid-19.

 Facebook© Daily Star

" Ini bukan lelucon. Jika kamu harus keluar rumah maka pakailah masker dan jaga jarak," tulis Macias.

Tiga hari setelah dinyatakan positif Covid-19 tepatnya pada 21 Juni pukul 11 pagi waktu setempat, Macias dilarikan ke rumah sakit. Tujuh jam menjalani perawatan, kondisi Macias terus memburuk hingga ia harus mengenakan ventilator.

Akhirnya Macias menghembuskan napas terakhirnya dihari yang sama pada pukul 9 malam waktu setempat. Kejadian yang menimpa Macias membuat keluarga sangat terpukul.

" Saya pikir apa yang ia ingin orang lain tahu adalah bahwa ini nyata. Ini serius dan dapat membunuh orang," ungkap Lopez.

Sumber: Mirror.co.uk

7 dari 7 halaman

Update Corona 4 Juli: Sehari 1.447 Orang Positif Covid-19, Jawa Timur Terbanyak

Dream - Terjadi penambahan kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia sebanyak 1.447 pada Sabtu, 4 Juli 2020. Adapun totalnya mencapai 62.142 kasus.

" Penambahan kasus hari ini 1.447 pasien, sehingga total konfirmasi menjadi 62.142 orang," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto di Media Center Gugus Tugas, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Sabtu 4 Juli 2020.

Jawa Timur masih melaporkan angka kasus baru cukup tinggi, yakni 413, kemudian DKI Jakarta 223 kasus baru, Sulawesi Selatan (195), Jawa Tengah (110) dan Bali (91).

Jatim sudah berkali-kali mencatatkan kasus harian tertinggi. Menggantikan DKI Jakarta yang sebelumnya berstatus episentrum virus.

Sementara untuk kasus sembuh pada hari ini, Yuri melaporkan ada penambahan sebanyak 651 jiwa. Sehingga secara total yang sudah dinyatakan negatif dari paparan Virus Corona COVID-19 ada 28.219 orang.

Untuk angka kematian akibat Corona di Indonesia, bertambah sebanyak 53 menjadi 3.089 jiwa.

Join Dream.co.id