Ngerinya Bercandaan Tarik Kursi, Bikin Remaja Perempuan Ini Lumpuh

Fresh | Jumat, 13 Desember 2019 17:45
Ngerinya Bercandaan Tarik Kursi, Bikin Remaja Perempuan Ini Lumpuh

Reporter :

Tulang ekornya retak dan tulang belakangnya patah.

Dream - Banyak sudah kasus bercandaan menarik kursi yang berakhir memilukan. Bukan hanya berdampak cidera ringan, ada juga yang lumpuh bahkan sampai meregang nyawa. Penting utuk memperingatkan anak-anak di rumah kalau bercandaan menarik kursi tak boleh dilakukan.

Seperti pengalaman pilu yang dialami Sinta Auliya. Saat di sekolah, tepatnya ketika duduk di SMP, ia dibercandai temannya. Ketika ingin duduk, kursinya di tarik. Tubuhnya pun langsung jatuh duduk ke lantai.

" Temenku bercanda pas aku mau duduk trs ditarik bangkunya. alhasil tulang ekorku retak, tulang belakangku patah & berakhir lumpuh," tulis Sinta di akun Twitternya @jelebgt.

 

2 dari 7 halaman

Kesakitan Hebat

Insiden tersebut membuat Sinta tak bisa bergerak. Ia hanya tidur di kasur dan membuatnya jadi depresi. Pengobatan selama sekitar 3 tahun dilakukan. Mulai dari pengobatan alternatif, fisioterapi, sampai dokter menganjurkan untuk operasi.

 Sinta

Sinta awalnya sangat takut untuk dioperasi, tapi kondisi tulang yang retak semakin parah membuat semakin merasa kesakitan. Akhirnya, Sinta dioperasi di RS PELNI, Jakarta Barat.

" Aku makin parah, aku ga bisa jalan, ga bisa duduk. Akhirnya aku nyerah dan terpaksa operasi tulang ekor, pembenaran tulang belakang aku. Di umur 14th itu aku ga bisa ngerasain masa2 suka sama kakak kelas yg ganteng, krn aku lg berjuang buat bs sembuh," tulis Sinta.

 

3 dari 7 halaman

Operasi Berjalan Baik

Menjalani operasi selama 5 jam, kondisi Sinta berangsur membaik. Operasi tersebut dilakukan pada 2016. Menurut dokter, tulang Sinta tak bisa sepenuhnya sembuh total. Sewaktu-waktu bisa saja sakit atau kaku.

" Tapi aku bersyukur udah bisa jalan sekarang," ungkapnya.

 Twitter Sinta

Ia pun berpesan pada banyak orang agar tak bercanda berlebihan. Hindari bercanda menarik kursi karena efeknya bisa sangat fatal.

" Buat adik-adikkuuu yg masih sekolah, pasti lg asik yaa bercanda sm temen-temen. bercanda yg wajar ok? semangat kalian belajarnyaa. Oh iya, tolong, tolong banget. kalo kamu pernah jatuh entah jatuh duduk atau jatuh yg bikin tulang km sakit. Cepat bilang ke orangtua sebelum trlambat," pesannya.

4 dari 7 halaman

Pinjam Kuas Make Up Teman, Ibu Lumpuh dan Hampir Meninggal

Dream - Jo Gilchrist tidak pernah menyangka keputusannya meminjam kuas make-up milik temannya membuatnya nyawanya hampir melayang. Gilchrist mengalami kelumpuhan dan hampir saja meninggal.

Ibu muda dari Queensland, Australia, itu mengungkapkan bagaimana hal sepele itu menyebabkan bakteri Staphylococcus aereus yang hidup di kuas make-up masuk ke tubuh melalui bukaan kecil di kulitnya.

 Pinjam Kuas Make Up Teman, Ibu Cantik Ini Alami Kelumpuhan

Akibatnya, Gilchrist menjadi lumpuh dari dada hingga ke bagian bawah tubuhnya pada tahun 2015.

Tampil dengan kursi roda di acara This Time Next Year di Channel 9, yang direkam dan pada tahun 2018, Gilchrist menceritakan perjalanan hidupnya yang melelahkan.

Setelah didiagnosis tidak akan bisa berjalan lagi, Gilchrist terpaksa merawat putranya, Tommy, yang baru berusia tiga tahun pada saat itu.

Namun, Gilchrist berjanji di tahun itu bahwa dia akan berlari dan bermain lagi dengan Tommy seperti sebelumnya di tahun berikutnya.

5 dari 7 halaman

Meminjam Kuas Make-up dari Teman

Gilchrist meminjam kuas make-up dari sahabatnya yang saat itu menderita bisul di wajahnya.

Dia tidak sadar bahwa bisul tersebut mengandung bakteri Staphylococcus aereus yang bisa menyebabkan Infeksi Stafilokokus atau Infeksi Staph.

Infeksi Staph dapat menyebabkan infeksi kulit seperti bisul, dan bisa memengaruhi darah, jantung dan paru-paru.

6 dari 7 halaman

Merasakan Sakit Luar Biasa di Punggung

Setelah satu bulan kemudian, Gilchrist mengatakan dia mulai menderita rasa sakit yang luar biasa.

" Aku mulai merasakan sakit punggung yang menyakitkan. Aku segera memeriksakan diri di Rumah Sakit Brisbane," katanya.

Gilchrist diberitahu bahwa dia mengalami infeksi staph, yang merupakan bentuk infeksi paling berbahaya.

Bakteri staph tersebut masuk melalui luka atau jerawat di wajah Gilchrist. Bakteri itu kemudian menempel di sumsum tulang belakangnya.

" Bakteri itu melilit tulang belakangku," katanya.

7 dari 7 halaman

Divonis Tidak Bisa Berjalan Lagi

Gilchrist harus segera menjalani operasi untuk menghilangkan abses yang melilit tulang belakangnya.

Meski begitu, dokter mengatakan bahwa akibat infeksi bakteri staph tersebut, Gilchrist divonis lumpuh.

Gilchrist memang benar-benar mengalami lumpuh dari dada hingga ke bagian bawah tubuhnya.

" Saya katakan kepada mereka, 'Tidak, bukan begini kisah saya berakhir... Lihat saja, saya akan datang ke sini dan saya akan berlari tahun depan'," katanya.

Selama setahun menjalani fisioterapi dan pelatihan yang sungguh-sungguh, ibu muda ini akhirnya berhasil pulih.

Diundang kembali di acara yang sama, Gilchrist bisa berjalan bersama putranya Tommy seperti janjinya setahun yang lalu.

" Saya beruntung. Saya tidak akan berada di sini lagi jika itu bukan karena anak lelaki saya," kata Gilchrist.

Gilchrist menganggap Tommy adalah penyemangat dirinya dalam melawan penyakit lumpuh hingga akhirnya bisa berdiri dan berjalan lagi seperti sebelumnya.

(Sah, Sumber: news.com.au)

Indah Permatasari: Karena Mimpi Aku Hidup
Join Dream.co.id