Mengenal Penyakit Asma, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Fresh | Jumat, 23 Oktober 2020 19:43
Mengenal Penyakit Asma, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Reporter : Syahidah Izzata Sabiila

Berikut ulasannya

Dream - Penyakit asma merupakan salah satu penyakit yang umum dirasakan oleh banyak orang di seluruh dunia.

Menurut WHO, perkiraan ada lebih dari 339 juta orang di seluruh dunia yang menderita penyakit ini pada 2016. 

Berkaitan mengenai gejalanya, penyakit asma bisa dirasakan dengan gejala ringan hingga berat. Jika sudah berat, ancaman kematian bisa saja datang. 

Berbeda dengan penyakit yang berasal dari virus, asma tidak dapat diluarkan. Asma terjadi akibat peradangan dan penyempitan saluran udara di paru-paru, hasilnya saluran tersebut akan dipenuhi lendir.

Lalu seperti apa gejala, penyebab dan cara mengatasi penyakit asma? Melansir dari Sehatq, berikut penjelasannya. 

2 dari 4 halaman

Gejala Asma

INFOGRAFIS: Berat Badan Bisa Turun Jika Tidur Lebih Cepat© MEN

Asma dapat muncul ketika penderita menghirup udara atau partikel yang memicu reaksi alergi. Lapisan saluran bronkial akan membengkak dan menyebabkan saluran udara menyempit.

Aliran udara yang berkurang membuat seseorang mengalami kesulitan napas. Adapun gejala-gejala umum yang biasa terjadi antara lain:

  • Sesak napas
  • Dada sesak atau nyeri
  • Pilek atau flu yang memperburuk sesak napas dan mengi
  • Sulit tidur
  • Kelelahan di siang hari
  • Berkurangnya tingkat aktivitas.

Beberapa gejala dapat muncul bersamaan dalam sehari. Biasanya, asma akan makin parah apabila seseorang melakukan aktivitas fisik atau pada malam hari. 

3 dari 4 halaman

Penyebab Asma

Menurut para dokter, munculnya asma erat dikaitkan dengan faktor genetik dan lingkungan. Selain itu, ada beberapa faktor lain yang turut memicu, yakni:

  • Tungau debu
  • Bulu hewan peliharaan
  • Serbuk sari
  • Asap tembakau
  • Zat kimia
  • Polusi udara
  • Udara dingin
  • Gairah emosional yang ekstrem, seperti kemarahan atau ketakutan
  • Latihan fisik
  • Obat-obatan tertentu, seperti aspirin, beta-blocker, dan obat antiradang nonsteroid
  • Infeksi saluran pernapasan, misalnya flu
  • Sulfit dan pengawet yang ditambahkan ke beberapa jenis makanan atau minuman, termasuk udang, buah kering, kentang olahan, bir, dan anggur
  • Penyakit GERD, membuat asam lambung naik kembali ke kerongkongan.

Agar terhindar dari serangan asma, sebaiknya penderita asma berhati-hati dari beberapa faktor pemicu yang sudah disebutkan. 

4 dari 4 halaman

Cara Mengatasi Asma

Berlatih pernapasan bisa menjadi salah satu cara mengatasi asma© Pexels.com

Seperti yang disebutkan, penderita asma tidak bisa seratus persen disembuhkan. Namun ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar mengendalikan penyakit ini. Perawatan untuk penderita asma dibagi menjadi tiga kategori utama, yakni:

1. Hindari pemicu

Penderita asma sebaiknya menghindari berbagai faktor yang menjadi pemicu asma. Seperti, akibat debu, udara dingin dan latihan fisik berlebihan. 

2. Melatih Pernapasan

Cobalah teknik berlatih pernapasan untuk membantu tubuh menghirup udara lebuh banyak. Jika rutin dilakukan, teknik ini dapat membantu meningkatkan kapasitas paru-paru dan mengurangi gejala asma yang parah. 

3. Bronkodilator

Langkah selanjutnya yang bisa dilakukan yakni mencari obat bronkodilator, seperti inhaler atau nebulizer. Mereka akan bekerja dalam beberapa menit untuk mengendurkan otot yang mengencang di sekitar saluran udara.

Saat asma datang, duduklah dengan posisi tegak sambil menggunakan inhaler atau nebulizer. Hirup perlahan 2-6 isap untuk membantu meringankan gejala yang timbul. Namun jika gejala tak teratasi, ada baiknya segera mencari bantuan medis. 

 

 

Join Dream.co.id