Mengenal Berbagai Jenis Obat Pengencer Darah dan Efek Sampingnya

Fresh | Jumat, 25 September 2020 10:13
Mengenal Berbagai Jenis Obat Pengencer Darah dan Efek Sampingnya

Reporter : Syahidah Izzata Sabiila

Simak ulasannya berikut ini

Dream - Beberapa penyakit kronis seperti jantung dan strok bisa diawali dari proses penggumpalan darah dalam tubuh. Biasanya para dokter akan memberikan resep obat pengencer darah guna membantu meringankan gejala sakit yang dialami pasien.

Meski begitu, pasien tak boleh sembarangan mengonsumsi obat tanpa resep langsung dari dokter. Jika nekat, efek samping yang ditimbulkan bisa sangat berbahaya, seperti tubuh jadi lebih mudah berdarah dan darah yang keluar jadi sulit membeku. 

Lalu apa sebenarnya obat pengencer darah dan efeknya bagi tubuh? Melansir Sehatq berikut penjelasan lebih lanjut yang perlu dipahami. 

2 dari 4 halaman

Jenis Obat Pengencer Darah dan Cara Kerjanya

Jangan Asal Konsumsi, Ini Efek Samping Obat Kecemasan Diazepam© MEN

Secara umum, obat pengencer darah yang biasa diresepkan dokter terbagi menjadi dua jenis, yakni obat antikoagulan dan antiplatelet.

Obat Antikoagulan

Obat antikoagulan digunakan untuk memperlambat proses pembentukan gumpalan darah di pembuluh darah. Jika gumpalan darah terbentuk di area tersebut, darah akan sulit mengalir ke berbagai organ vital manusia, seperti otak, jantung, hingga paru-paru.

Untuk membekukan darah, tubuh membutuhkan protein yang dibuat di hati. Obat jenis ini akan melawan pembentukan protein sehingga penggumpalan bisa dicegah. Beberapa contoh obatnya antara lain: Warfarin, HeparinRivaroxaban, Dabigtran, Apixaban, Edoxaban, Enoxaparin, dan Fondaparinux.

3 dari 4 halaman

Obat Antiplatelet

Obat jenis ini akan bekerja untuk mencegah platelet (sel-sel darah) menempel satu sama lain, serta melekat di dinding pembuluh darah. Biasanya dokter akan meresepkan jenis obat bagi pasien yang mengalami risiko penyumbatan aliran darah.

Untuk cara kerjanya, obat ini lebih baik tidak dikonsumsi bersamaan dengan obat lainnya (antibiotik, antidepresan, obat pereda radang, antikonvulsan dan ibuprofen) karena bisa membuat efek hilang atau malah berbahaya.

Beberapa contoh obat antiplatelet antara lain: Clopidogrel, Ticagrelol, Prasugrel, Dipyridamole, Aspirin, Ticlopidine, dan Eptifibatide.

4 dari 4 halaman

Efek samping

Efektivitas Obat Kuat di Apotek untuk Keperkasaan Pria Beserta Efek Sampingnya© MEN

Seseorang yang mengonsumsi obat pengencer darah biasanya mengalami efek samping pendarahan di beberapa bagian tubuh, seperti menstruasi yang keluar berlebihan, feses yang disertai darah, mimisan, darah yang sulit berhenti saat luka, hingga gusi berdarah. 

Selain itu, pasien juga akan merasakan efek lainnya, seperti pusing, kerontokan, lemah ototo hingga ruam-ruam merah di kulit.

Pengonsumsi obat pengencer darah sebaiknya juga menghindari terluka seperti kecelakaan atau benturan untuk mengantisipasi pendarahan berlebih. Pada intinya, konsuktasikan setiap keluhan pada dokter yang Sahabat Dream percayai.

Join Dream.co.id