Kurangi Risiko Kanker Penis, Ini Usia Ideal Anak Dikhitan

Fresh | Senin, 4 Februari 2019 06:29
Kurangi Risiko Kanker Penis, Ini Usia Ideal Anak Dikhitan

Reporter : Annisa Mutiara Asharini

Tak sekadar syariat Islam, khitan memiliki manfaat besar bagi yang melakukannya.

Dream - Tradisi khitan sudah ada sejak zaman Nabi Ibrahim AS. Proses dengan istilah sirkumsisi ini merupakan wujud dari kebersihan laki-laki. Ada manfaat besar bagi yang melakukannya.

Khitan dilakukan dengan cara memotong quluf atau kulit yang menutupi ujung kemaluan. Perlu diketahui bahwa khitan tidak memengaruhi kesuburan atau mengurangi kenikmatan pria dan pasangan sahnya kala berhubungan. Khitan justru mengurangi faktor risiko kanker.

Ahli Urologi Parkway Hospitals Singapore, Poh Beow Kiong mengatakan kanker penis berkaitan Human Papiloma Virus (HPV). Berbeda dengan wanita, vaksin HPV tidak dapat mengurangi risiko kanker pada pria.

" HPV erat kaitannya dengan kanker penis, serviks dan oral. Kulit penis yang tidak dipotong memungkinkan terjadinya infeksi karena ada kotoran yang tersumbat," paparnya di Jakarta, baru-baru ini.

Setiap manusia memiliki sel yang berpotensi menjadi kanker. Mutasi tersebut dapat dipicu dari infeksi pada penis. Meski kasusnya jarang ditemukan, kanker penis bersifat lebih ganas dari kanker non-kulit seperti prostat.

Usia dan pola hidup sehat memegang peran penting dalam kasus ini. Merokok, seks bebas dan infeksi HIV dapat memperbesar risiko kanker penis. Penting untuk melakukan khitan sejak dini, sebab dapat memengaruhi efektifitas.

" Khitan hendaknya dilakukan di usia dini sekitar 5 tahun. Sifatnya preventif. Kalau dilakukan di usia dewasa, perlindungannya akan berkurang," ujarnya.(Sah)

Summer Style 2019
Join Dream.co.id