Manfaat dan Cara Pemakaian Essential Oil yang Tepat

Fresh | Rabu, 16 September 2020 18:12
Manfaat dan Cara Pemakaian Essential Oil yang Tepat

Reporter : Cynthia Amanda Male

Jangan sampai menyebabkan reaksi alergi.

Dream - Essential oil diklaim memiliki banyak manfaat seperti menenangkan dan mengontrol suasana hati serta membuat ruangan menjadi lebih wangi. Namun tak banyak yang mengetahui jika minyak ini juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

" Banyak hasil penelitian yang positif tentang essential oil. Misalnya, pada anak yang ADHD, ternyata setelah dihirupkan essential oil menjadi lebih tenang dan fokus," ujar Reinita Arlin, Medical Doctor pada peluncuran Trulife Essential Oil by Tupperware, Selasa kemarin.

Khasiat essential oil lainnya adalah bermanfaat untuk mengatasi mereka yang mengalami kesulitan tidur atau insomnia. Essential oil beraroma lavender diklaim bisa mengatasi masalah ini.

" Tea tree oil juga ternyata punya efek antimikroba dan antifungus" .

2 dari 3 halaman

Belum tentu cocok untuk semua orang

Meski bermanfaat bagi kesehatan, bukan berarti essential oil dapat digunakan untuk pengobatan. Cairan yang berasal dari ekstrak tanaman ini juga belum tentu cocok untuk semua orang.

Apalagi, untuk ibu hamil, bayi serta orang yang berusia lanjut. " Pada bayi, ibu amil dan orangtua di atas 50 tahun, ada dosis yang harus disesuaikan," katanya.

Essential oil disarankan untuk dipakai pada bayi usia 3-6 bulan ke atas. Sebaiknya, lakukan pengecekan sensitivitas serta reaksi alergi dengan memakaikan sedikit essential oil di belakang lengan.

Jika tidak mengalami kemerahan atau infeksi setelah satu hari, kamu bisa memakainya. Namun jika mengalami peradangan, cuci tangan terlebih dulu menggunakan sabun.

" Besoknya liat lagi, apa masih merah. Kalau iya, konsultasi ke dokter untuk pemberian krim untuk mengatasi sensitivitas atau pakai moisturizer. Kalau sudah pulih, coba lagi pakai dosis lebih rendah dan campurkan dengan carrier oil yang lebih banyak," jelasnya.

3 dari 3 halaman

Pilih essential oil yang tepat

Pada ibu hamil sendiri, disarankan untuk menghindari essential oil yang dapat memicu stres atau meningkatkan hormon kortisol karena bisa berbahaya bagi janin.

" Seperti lemongrass, beberapa ibu hamil sensitif terhadap aroma itu. Mungkin, lebih baik pakai essential oil lavender yang bisa menenangkan" .

Terlepas dari semua itu, kamu bisa menghirup essential oil peppermint untuk meredakan gejala batuk dan pilek. Beberapa jenis essential oil seperti peppermint dapat menjadi preventive medicine.(sah)

Join Dream.co.id