Kenali Sinyal Tubuh Saat Kekurangan Vitamin D

Fresh | Selasa, 24 Mei 2022 19:12

Reporter : Cynthia Amanda Male

Mungkin, masalah kesehatan yang sering kamu alami disebabkan oleh kurangnya vitamin D.

Dream - Sejak pandemi Covid-19, cukup banyak orang yang mulai memerhatikan pentingnya memenuhi kadar vitamin D dalam tubuh. Oleh karena itu, tips berjemur di bawah matahari di pagi hari sempat meramaikan media sosial.

Bahkan, tidak sedikit orang yang memenuhi asupan vitamin D dengan mengonsumsi suplemen. Padahal, vitamin D bisa dikonsumsi dengan berbagai cara, mulai dari berjemur di bawah matahari hingga mengonsumsi jenis makanan tertentu.

Sehingga, sebenarnya kamu belum tentu membutuhkan suplemen untuk memenuhi kadar vitamin D pada tubuh. Apalagi, jika semua fungsi tubuhmu telah bekerja dengan baik.

Oleh karena itu, kamu harus mengetahui beberapa sinyal tubuh ketika kekurangan vitamin D. Berdasarkan penuturan Health Practitioner Klikdokter, Devia Irine Putri, sebenarnya tubuh tidak menunjukkan gejala signifikan ketika kekurangan vitamin D.

Namun secara umum, gejalanya adalah mudah lelah, nyeri pada tulang, kram otot, mudah terserang penyakit, rambut rontok, luka sulit sembuh, serta perubahan suasana hati.

" Jadi, orang yang kekurangan vitamin D cenderung lebih mudah marah, cemas, dan murung," ungkap Devia dalam acara kolaborasi Kalbe, Sakatonik Activ, dan KlikDokter 'Launching of D3TES', Selasa 24 Mei 2022.

Sementara dalam jangka panjang, vitamin D berkontribusi pada pencegahan penyakit kronis, seperti hipertensi, diabetes melitus, serta autoimun.

Maka dari itu, sangat penting untuk memperhatikan dan memenuhi kadar vitamin D. Selain berjemur di bawah matahari di pagi hari, kamu bisa mengonsumsi makanan kaya akan vitamin D, seperti ikan, telur, jamur, keju, atau susu.

Kenali Sinyal Tubuh Saat Kekurangan Vitamin D
Kelelahan Jadi Salah Satu Gejala Vitamin D. (Source: Shutterstock)
2 dari 6 halaman

 Mengonsumsi Suplemen© Shutterstock

Foto: Shutterstock

Kamu pun bisa mengonsumsi suplemen vitamin D setiap hari jika benar-benar dibutuhkan. Terutama, jika kamu sering menggunakan pakaian tertutup, jarang terpapar sinar matahari, jarang mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin D, sedang hamil atau menyusui, berusia lanjut, obesitas, maupun mengidap penyakit tertentu.

" Mengalami gangguan di saluran pencernaan, gangguan penyerapan makanan, masalah ginjal dan hati, atau mengalami diare, akan ada masalah di penyerapan vitamin D," tuturnya.

Sama seperti bahan makanan yang mengandung vitamin D, suplemen juga bisa dikonsumsi kapanpun. Namun jika kamu memiliki penyakit lambung, Devia menyarankan untuk mengonsumsi makanan tertentu sebelum minum suplemen di pagi hari.

3 dari 6 halaman

Vitamin D Harus Tercukupi tapi Kulit Sensitif Matahari, Begini Solusinya

Dream - Sebagai daerah tropis, Indonesia kaya dengan pencahayaan sinar matahari. Hal ini sangat menguntungkan karena sinar matahari menjadi sumber bahan baku pembuatan vitamin D.

Seperti yang diketahui, vitamin D sangat dibutuhkan untuk menjaga daya tahan tubuh tetap kuat. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 ini.

Rawat Kulit Wajah di Rumah dengan Beberapa Tips Ini!

Namun sayangnya, tidak semua orang dapat menikmati paparan matahari secara langsung.

Terkadang pemilik kulit sensitif dengan kadar melanin yang rendah akan menimbulkan efek buruk kala berjemur.

 dr Susie© Ferdike Yunuri Nadya/ Dream

“ Berjemur memang baik untuk tulang dan menghasilkan vitamin D, tapi berjemur buruk untuk kulit dan dapat muncul ruam pada kulit yang terlalu sensitif pada sinar matahari,” dr. Susie Rendra, Sp.KK, FINSDV, Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Skin & Aesthetic Clinic RS Pondok Indah, pada diskusi media ‘Jaga Kulit Tetap Sehat Selama Pandemi’.

 

   

4 dari 6 halaman

Dampak Buruk Sinar Matahari untuk Pemilik Kulit Sensitif

Dampak buruk yang dapat terjadi bagi pemilik kulit sensitif dengan kadar melanin rendah biasnaya berupa muncul ruam kemerahan, gatal, kulit terbakar dan rentan terkena kanker kulit.

Jika efek buruk ini terjadi, Sahabat Dream lebih baik langsung mengoleskan krim pelembab yang nyaman dengan efek menenangkan kulit.

Ternyata Ini Pemicu Jerawat Selalu Muncul di Tempat yang Sama

 dr Susie© Ferdike Yunuri Nadya/ Dream

“ Kalau terjadi sunburn langsung gunakan krim pelembab untuk mengurangi kering dan gatal. Tapi jika sunburn hingga timbul lentingan langsung konsultasikan ke dokter,” jelasnya.

5 dari 6 halaman

Rentan Muncul Flek Hitam

 Shutterstock© Shutterstock

Selain muncul ruam kemerahan, gatal, kulit terbakar, flek di wajah juga akan mudah muncul jika kulitmu sensitif dengan sinar matahari. Flek hitam atau bintik-bintik penuaan merupakan tanda kerusakan kulit.

4 Masalah Kulit Bisa Muncul Jika Malas Ganti Handuk

Hal ini terjadi ketika kulit dirangsang oleh sinar UV yang berbahaya, melanosit akan bereaksi dengan melepaskan melanin yang bertindak sebagai tabir surya alami.

Melanin ini berguna karena menyerap energi dari sinar UV dan mendistribusikannya kembali. Namun, sinar matahari bisa memicu produksi melanin terlalu banyak, dan kemudian menyebabkan bercak hitam pada kulit.

“ Cara terbaik adalah memeriksa jam dan cek UV indeks jika ada keperluan yang membuat kita terpapar matahari, dan jangan lupa gunakan sunblock,” tambah dr. Susie Rendra.

6 dari 6 halaman

Dapatkan Sumber Vitamin D dari Suplemen

 dr Susie© Ferdike Yunuri Nadya/ Dream

5 Manfaat Berpuasa untuk Kesehatan Kulit

Mendapatkan vitamin D dari suplemen bukan berarti kandungannya lebih buruk dari vitamin D yang didapatkan saat berjemur. Keduanya sama baiknya sesuai kondisi.

“ Dan orang-orang yang sudah berjemur pun sebaiknya mengonsumsi vitamin D tambahan karena kita tidak bisa mengukur secara otodidak berapa vitamin D yang masuk setelah berjemur,” tambah dr Susie.

Join Dream.co.id