Kenali 3 Penyebab Usus Buntu, Gejala dan Cara Mengatasinya

Fresh | Selasa, 16 Juli 2019 13:38
Kenali 3 Penyebab Usus Buntu, Gejala dan Cara Mengatasinya

Reporter : Siwi Nur Wakhidah

Rasa sakit di bagian kanan bawah perut? Bisa jadi usus buntu!

Dream - Usus buntu atau dalam bahasa medis disebut dengan appendicitis, merupakan peradangan yang terjadi pada usus buntu. Yaitu kantong yang berbentuk seperti jari yang menonjol di bagian usus besar. Tepatnya, usus buntu berada di bagian kanan bawah perut.

Apabila terjadi peradangan di bagian ini, kita akan merasakan rasa sakit di bagian bawah perut, kadang rasa sakit itu bisa menjalar sampai di sekitar pusar. Usus buntu bisa menjadi tambah parah kalau tidak segera ditangani dengan baik.

Dilansir dari Mayo Clinic, peradangan pada usus buntu ini biasanya terjadi pada orang yang berusia 10 hingga 30 tahun, dan jarang terjadi pada orang dewasa berusia lanjut.

Lalu, apa yang jadi penyebab usus buntu?

2 dari 6 halaman

Penyebab Usus Buntu karena Cacing Parasit

Dilansir dari laman Health Line, penyebab usus buntu belum bisa dipastikan. Namun, para medis menjelaskan penyebab usus buntu secara umum karena adanya cacing parasit, atau biasa dikenal dengan cacing usus.

 7 Cara Mengatasi Sakit Perut di Pagi Hari

Cacing ini salah satu jenis cacing yang umum berada di usus manusia. Selain cacing parasit yang menjadi penyebab usus buntu, di dalam usus kita juga terdapat cacing lain, di antaranya:

-    Cacing pipih, seperti cacing pita.
-    Cacing gelang, cacing yang bisa menyebabkan infeksi ascariasis, ada juga cacing kremi dan cacing tambang.

Cacing-cacing ini bisa tumbuh subur dalam usus kita dan bisa menyebabkan usus buntu apabila kita mengonsumsi makanan yang telah terinfeksi cacing ini.

3 dari 6 halaman

Penyebab Usus Buntu karena Impaksi Tinja

Impaksi tinja merupakan kondisi di mana terdapat kesalahan dalam mengangkut limbah hasil penyerapan nutrisi oleh usus. Kesalahan dalam mengangkut limbah dan sampah hasil penyerapan ini, bisa mengakibatkan penumpukan limbah di dalam usus besar.

 Penyebab Usus Buntu

Parahya lagi, penumpukan lembah ini juga jadi penyebab usus buntu. Limbah-limbah yang tidak diangkut dengan baik, bisa masuk ke dalam usus buntu dan menumpuk di sana.

Tidak hanya jadi penyebab usus buntu saja, impaksi tinja juga bisa menyebabkan berbagai jenis penyakit ekskresi dan pencernaan, seperti anus yang berdarah dan hemorrhoid.

4 dari 6 halaman

Penyebab Usus Buntu karena Luka Traumatis

Penyebab usus buntu selanjutnya adalah luka traumatis yang terjadi pada usus. Namun, penyebab yang satu ini jarang ditemui, dan tidak berpotensi membuat kondisi usus buntu menjadi memburuk. Cedera usus dan cedera viskus berongga, jadi salah satu luka trauma yang terjadi di usus.

Tidak hanya dua cedera tersebut yang menjadi penyebab usus buntu, ada juga cedera yang terjadi akibat obstruksi secara tidak langsung ke usus buntu. Cedera yang satu ini jadi kondisi parah dari impaksi tinja yang tidak ditangani dengan baik.

Luka traumatis yang terjadi di usus, dan menyebabkan usus buntu memang tidak terlihat dari luar dan hanya bisa diperiksa dengan alat kesehatan khusus. Namun, rasa sakit yang ditimbulkan oleh luka traumatis ini sama sakitnya dengan penyakit usus buntu.

5 dari 6 halaman

Gejala Usus Buntu

Setelah menyetahui 3 penyebab usus buntu, ada baiknya kita memahami gejala dan tanda-tanda apa yang dialami oleh penderita usus buntu, seperti berikut ini:

-    Nyeri perut yang mendadak dimulai dair sekitar pusar dan bergeser hingga ke perut bagian bawah.
-    Rasa sakit dan nyeri akan bertambah parah saat batu, berjalan dan ketika bergerak atau saat merebahkan tubuh.
-    Muncul rasa mual dan muntah.
-    Kehilangan selera makan.
-    Demam ringan.

 Penyebab Usus Buntu

-    Sembelit atau diare.
-    Perut kembung.


Rasa sakit saat terkena usus buntu sangat bervariasi. Lalu bagaimana cara mengatasinya?

6 dari 6 halaman

Cara Mengatasi Usus Buntu

 Penyebab Usus Buntu

Untuk mengetahui kebenaran gejala yang kita alami di atas, hal pertama yang harus dilakukan adalah memeriksakan diri ke dokter. Biasanya, untuk mengetahui apakah yang kita alami usus buntu atau bukan, dokter akan melakukan pemeriksaan dengan USG, tes urine dan berbagai pemeriksaan lain.

Untuk mengatasi masalah usus buntu bisa dengan melakukan perawatan berdasarkan penyebab usus buntunya, atau bisa juga dengan mengangkat usus buntu melalui operasi.

Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah terkait usus buntu seperti yang dilansir dari laman Health Line:

-    Operasi pengangkatan usus buntu
-    Menyuntikan cairan untuk mengalirkan abses
-    Menyuntikan antibiotik untuk mengurangi rasa sakit
-    Menyuntikan cairan IV
-    Atau bisa juga dengan diet cairan

Cara terbaik untuk mengatasi usus buntu adalah menjaga pola makan, dan perbanyak makan makanan yang sehat. Menghindari makanan cepat saji, tidak minum alkohol, tidak merokok, dan melakukan olahraga rutin.

Semoga bermanfaat! (mut)

Adu Akting dengan Betari Ayu, Alvin Faiz Ceritakan Respon Sang Istri
Join Dream.co.id