Kebiasaan yang Lebih Bahaya Ketimbang Duduk Berjam-jam

Fresh | Jumat, 5 Juli 2019 18:48
Kebiasaan yang Lebih Bahaya Ketimbang Duduk Berjam-jam

Reporter : Dwi Ratih

Apa saja itu?

Dream - Orang yang duduk dengan pandangan ke komputer atau laptop sepanjang hari di tempat kerja dapat terkena komplikasi kesehatan yang parah.

Tapi tidak usah terlalu khawatir untuk hal itu, masih ada kebiasaan lain yang berdampak lebih berbahaya dibandingkan duduk sepanjang hari.

Sesuai penelitian yang diterbitkan dalam Journal of the American Heart Association yang dilansir Times of India, duduk sambil menonton TV dan makan memiliki dampak lebih buruk daripada duduk di kursi sepanjang hari.

Kita semua tahu bahwa gaya hidup yang kurang gerak ini bisa menyebabkan penyakit jantung, pertambahan berat badan, bahkan kematian dini.

2 dari 6 halaman

Lebih dari 3 Ribu Responden

Para peneliti menggelar survei kepada 3.592 responden dan mencatat kebiasaan duduk, olahraga rutin, dan jumlah jam yang mereka habiskan menonton televisi.

 shutterstockshutterstock © shutterstock.com

Hasilnya, orang yang menonton televisi lebih dari empat jam setiap hari, menghadapi risiko penyakit jantung dan kematian dini 50 persen lebih tinggi, dibandingkan orang-orang yang menonton televisi cuma dua jam setiap hari.

3 dari 6 halaman

Biasanya orang-orang menonton televisi di malam hari, saat itulah mereka cenderung mengonsumsi makanan berat untuk menemani aktivitas menontonnya.

Mereka mungkin benar-benar tidak bergerak selama berjam-jam sampai mereka pergi tidur.

 shutterstockshutterstock © shutterstock.com

Sementara orang yang juga duduk berjam-jam di tempat kerja, mereka termasuk dalam aktivitas bergerak seperti berbicara kepada teman, menghadiri rapat, dan aktivitas lainnya yang bikin terlihat sangat aktif.

(ism, Laporan: Alfi Salima Puteri)

4 dari 6 halaman

Kiat Pakai Celana Putih Agar Tak Terlihat Gemuk

Dream - Apakah kamu penyukai warna putih? Warna ini memang bisa membuat orang terliihat bersih dan elegan jika dikenakan. Namun hal buruknya, warna putih bisa memberikan efek yang lebih besar bagi si pemakai.

Kalau kamu memiliki tubuh yang semampai, menggunakan warna putih atau celana warna putih adalah hal yang aman. Tapi, bagaimana ya kalau pemilik tubuh besar ingin menggunakan celana putih?

Berikut ini tips yang bisa kamu terapkan bagaimana memakai celana putih, namun tidak memberikan efek gemuk bagi si pemakai seperti yang dilansir oleh fabulousafter40.

Pilih Celana Tebal
Kalau kamu memiliki tubuh yang agak berisi dan ingin memakai celana putih, pilih bahan celana yang agak tebal. Karena celana putih yang tipis bisa menunjukkan lekukan tubuh yang terlihat berlebih.

Tambah Ukuran
Jika biasanya kamu memakai ukuran celana dengan nomor 30, sebaiknya untuk celana putih gunakan celana nomor 31 agar tidak terlihat ketat dan tidak memberikan kesan gemuk.

Jangan Pakai Aksesori
Cukup pakai celana putih dengan sentuhan high heels. Jangan sesekali menambahkan aksesori seperti ikat pinggang yang besar, atau aksen kantong serta resleting yang bisa menjadi pusat perhatian orang lain.

Atasan yang Berwarna
Setelah kamu memang celana putih, sebaiknya padupadankan atasan dengan warna yang cerah sehingga pusat perhatian orang lain akan berfokus pada atasan kamu yang berwarna, bukan pada celanamu. (Sah)

5 dari 6 halaman

Orang Gemuk Punya Daya Ingat Lemah?

Dream - Kegemukan tidak hanya memperlemah kinerja tubuh. Dalam sebuah penemuan kegemukan atau obesitas dapat menurunkan daya ingat.

Sebuah hasil penelitian yang dipublikasikan di Quarterly Journal of Experimental Psychology menyebut obesitas dapat memperlemah ingatan. Tetapi, aspek yang terpengaruh bukanlah pengetahuan-pengetahuan umum, melainkan ingatan di masa lampau.

Sebanyak 50 orang ikut serta dalam penelitian tersebut. Mereka dipetakan dari indeks kesehatan 18 (sehat) hingga 51 (sangat gemuk). Ke-50 responden tersebut diminta untuk mengingat obyek pada waktu dan adegan yang berbeda yang ditampilkan layar komputer. Mereka kemudian diminta untuk menyebutkan obyek apa saja yang tersembunyi.

Hasil dari penelitian itu menyebut, orang-orang yang terkena obesitas hanya mampu menjawab 15 persen jawaban dari orang-orang yang kurus.

Peneliti dari Universitas Cambridge, Lucy Cheke mengatakan orang-orang dengan kelebihan berat badan mengalami penurunan ketajaman memori. Tetapi, mereka bukanlah pengidap amnesia -hilang ingatan.

" Jika mereka memiliki ingatan yang kurang kuat, bisa saja pengaruh dari makananyang berdampak pada kinerja pikiran," kata dia di laman Mirror.co.uk.

Dampak itu disebabkan karena hormon lapar. Hormon tersebut mempengaruhi kinerja otak dan kebiasaan makan.

Selain itu, orang yang menonton televisi sembari makan makan juga terbukti lebih banyak dan merasa cepat lapar. Sementara itu orang yang mengidap amnesia akan mengulang kegiatan makan mereka dalam jarak waktu yang relatif berdekatan.

" Temuan ini terlalu dini. Tetapi, dari temuan itu kami dapat mengobservasi mekanisme dari obesitas dan tindakan pencegahannya," ucap dia.

" Berkonsentrasilah pada makanan yang akan Anda santap pada waktu yang lama. Semoga kami segera dapat membantu mengembangkan cara-cara mengurangi obesitas," ujar dia menambahkan.

6 dari 6 halaman

Big Size: Tips Berpakaian untuk Tubuh Gemuk

Dream - Para pemilik tubuh besar atau big size memiliki satu kesamaan yaitu berat badan yang lebih dari standar. Meski bertubuh besar, bentuk atau figur badan bisa saja berbeda-beda. Ada yang lebar di bagian atas dan mengecil di bagian bawah atau sebaliknya. Ada juga yang bentuknya seimbang antara atas dan bawah.

Dengan perbedaan bentuk tubuh ini, cara berpakaian pun harus ikut menysesuaikan sehingga bisa membentuk karakter tersendiri untuk para wanita big size dalam berpakaian.

Infografis ini membantu big size untuk mengenali bentuk tubuh mereka serta tips berpakaian sesuai bentuk tubuh masing-masing.

Mau tau kamu termasuk jenis bentuk tubuh yang seperti apa dan harus mengenakan busana bagaimana, baca selanjutnya di sini

Video Polisi Tes Kandungan Sabu Cair dalam Mainan Anak-anak
Join Dream.co.id