Beda Obat Darah Tinggi Captopril dan Amlodipine, Jangan Sembarang Konsumsi!

Fresh | Selasa, 29 September 2020 19:12
Beda Obat Darah Tinggi Captopril dan Amlodipine, Jangan Sembarang Konsumsi!

Reporter : Ulyaeni Maulida

Perbedaan keduanya terletak pada cara kerjanya.

Dream – Obat untuk menurunkan tekanan darah tinggi yang paling populer di masyarakat adalah Captopril dan Amlodipine. Meskipun memiliki fungsi yang hampir sama, namun kedua obat itu memiliki perbedaan dalam penggunaannya.

Beberapa penderita penyakit tekanan darah tinggi bahkan ada yang mengonsumsi kedua obat ini bersamaan. Yang lainnya menggunakan keduanya sebagai pengganti bila salah satu obat tidak tersedia.

Padahal jiak ditelusuri, captopril dan amlodipine cukup signifikan mempunya cara kerja yang berbeda sama sekali.

 

2 dari 4 halaman

Cara Kerja Obat Darah Tinggi Captopril

 

Ilustrasi© Dream

Captopril

Captopril adalah obat yang masuk ke dalam golongan ACE (angiotensin converting enzyme) inhibitor. Angiostensin adalah zat kimia di tubuh yang bisa menyebabkan penyempitan pembuluh darah, terutama di ginjal.  

Penyempitan pembuluh darah, dapat menyebabkan terjadinya kenaikan tekanan darah.

ACE inhibitor adalah obat yang bekerja dengan mencegah produksi angiostensin di tubuh, sehingga pembuluh darah dapat kembali rileks dan melebar.

Captopril tidak aman untuk dikonsumsi ibu hamil, karena berisiko menimbulkan cacat bahkan kematian pada janin.

Obat ini juga tidak boleh dikonsumsi oleh ibu menyusui, karena kandungannya bisa tercampur di air susu dan terminum oleh bayi.

Sehingga captopril paling baik diberikan bagi mereka yang memiliki masalah ginjal serta tekanan darah tinggi.

3 dari 4 halaman

Cara Kerja Obat Darah Tinggi Amlodipine

Ilustrasi© Dream

Amlodipine

Amlodipine adalah obat penurun tekanan darah yang masuk ke dalam golongan calcium channel blocker (CCB).

Amlodipine bekerja dengan cara mencegah masuknya kalsium ke sel otot polos yang terdapat di jantung dan pembuluh darah.

Sebab, apabila ada kalsium yang masuk, pembuluh darah dan jantung akan bereaksi dengan cara berkontraksi lebih kuat dan kencang, tekanan darah pun meningkat.

Apabila kalsium sudah terlanjur masuk dan menyebabkan kontraksi di pembuluh darah dan jantung, obat CCB akan membantu pembuluh darah untuk lebih rileks dan terbuka, sehingga detak jantung dan tekanan darah akan menurun.

Amlodipine dapat dikonsumsi oleh anak-anak diatas usia enam tahun.

Amlodipine juga digunakan untuk mengatasi kondisi nyeri dada atau angina, serta gangguan yang disebabkan oleh penyakit jantung koroner.

4 dari 4 halaman

Hal-Hal yang Harus di Perhatikan

Ilustrasi© Dream

  1. Ikuti aturan pakai yang diberikan oleh dokter maupun yang tertera pada kemasan secara benar. Jangan mengurangi atau menambah dosis tanpa persetujuan dokter.
  2. Apabila melakukan pengobatan yang sifatnya alami atau alternatif, beritahukan dokter. Sebab, ada beberapa bahan yang mungkin berinteraksi dengan obat darah tinggi, yang sedang dikonsumsi.
  3. Selalu jaga komunikasi baik dengan dokter untuk mengetahui dan memberikan informasi yang diperlukan selama masa perawatan.
  4. Jangan membeli sembarang obat, meski dijual bebas di apotek. Beberapa obat bebas, seperti obat batuk, bisa saja berinteraksi dengan obat hipertensi yang sedang dikonsumsi.

Kedua obat ini memang berfungsi untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Namun keduanya memiliki cara kerja yang berbeda.

Sehingga ada baiknya mengetahui lebih dulu kondisi tubuh, sebelum memutuskan jenis obat yang akan digunakan. Agar terhindar dari efek samping yang tidak diinginkan.

 

(Sumber: Sehatq.com)

Join Dream.co.id