Inilah Ciri-Ciri Sistem Kekebalan Tubuh Melemah

Fresh | Selasa, 2 Juni 2020 15:12
Inilah Ciri-Ciri Sistem Kekebalan Tubuh Melemah

Reporter : Ulyaeni Maulida

Apa saja ciri-cirinya?

Dream – Menjaga sistem kekebalan tubuh sangat dianjurkan untuk mencegah berbagai penyakit. Karena sekitar 80 persen penyakit terjadi akibat lemahnya sistem kekebalan tubuh.

Sistem kekebalan tubuh yang lemah, tidak hanya membuat tubuh rentan terkena penyakit, namun juga menyebabkan beberapa fungsi tubuh tidak bekerja dengan baik.

Nah, berikut adalah beberapa ciri-ciri dari sistem kekebalan tubuh yang lemah.

2 dari 11 halaman

Mudah Lelah

Saat sistem kekebalan tubuh melemah, kamu akan merasa mudah lelah. Kelelahan ini juga disertai dengan sendi atau otot yang terasa sakit. Untuk mengatasinya, kamu bisa memperbanyak waktu istirahat. Namun hal tersebut tidak sepenuhnya dapat meningkatkan kembali sistem kekebalan tubuhmu.

3 dari 11 halaman

Demam Ringan

 Demam© Pexels.com

Menurunnya kinerja sistem kekebalan tubuh juga dapat ditandai dengan suhu tubuh yang lebih tinggi dari biasanya atau biasa disebut sebagai demam. Jika hal ini terjadi, kemungkinan sistem kekebalan tubuh sudah bekerja terlalu keras.

4 dari 11 halaman

Bagian Tubuh Terasa Dingin

Saat sistem kekebalan tubuh melemah, beberapa bagian tubuh akan terasa dingin. Seperti pada jari tangan, kaki, telinga, dan hidung. Hal ini diawali dengan rasa hangat akibat pembuluh darah yang meradang. Kemudian kulit diarea tersebut akan menjadi pucat. Lalu membiru dan terasa dingin.

5 dari 11 halaman

Ruam pada Kulit

Kondisi kulit, dapat menunjukkan kondisi sistem kekebalan tubuh. Jika kulit mulai mengalami tanda seperti gatal, kering, merah, hal itu merupakan salah satu tanda melemahnya daya tahan tubuh. Untuk itu jika ruam sudah mulai terlihat, sebaiknya segera diobati. Agar tidak menyebabkan efek berkepanjangan.

6 dari 11 halaman

Sakit Kepala

Sakit kepala sering dirasakan jika telat makan. Namun dalam beberapa kasus, sakit kepala dapat menjadi gambaran lemahnya sistem kekebalan tubuh.

7 dari 11 halaman

Sering Pilek atau Flu

 Pilek© Pexels.com

Merupakan hal yang wajar jika seseorang terserang pilek atau flu. Terutama jika sudah memasuki musim pancaroba. Kebanyakan akan pulih dalam tujuh hingga sepuluh hari.

Saat sedang pilek atau flu, sistem kekebalan tubuh akan membuat antibodi diri. Sehingga tidak perlu khawatir. Karena pilek atau flu dapat sembuh dengan sendirinya. Atau jika memang diperlukan, kamu dapat meminum obat pilek atau flu.

Namun, jika terserang pilek atau flu dalam jangka waktu yang lama. Bahkan tak kunjung sembuh, hal tersebut dapat menjadi tanda sistem kekebalan tubuh yang lemah.

8 dari 11 halaman

Kulit atau Mata Menguning

Kondisi kulit atau mata yang menguning biasa disebut dengan jaundice. Saat seseorang mengalami kondisi jaundice, hal ini dapat berakibat pada hancurnya sel-sel hati yang sehat. Hingga menyebabkan kondisi yang disebut hepatitis autoimun.

9 dari 11 halaman

Mengalami Masalah Pencernaan

Jika mengalami masalah pencernaan seperti diare atau sembelit dalam jangka waktu yang lama, bisa jadi hal tersebut menandakan lemahnya sistem kekebalan tubuh.

Hal ini disebabkan karena sistem kekebalan tubuh membuat fungsi usus melambat. Bahkan kemungkinan lainnya adalah akibat adanya bakteri ataupun virus.

10 dari 11 halaman

Radang Sendi

Ketika kekebalan tubuh melemah, beberapa persendian tubuh akan terasa sakit. Akibat dari lapisan sendi yang meradang. Sehingga menyebabkan kaku dan bengkak. Bahkan akan terasa lebih sakit saat bangun dipagi hari. Untuk itu, berhati-hatilah saat akan menggerakan persendian yang sakit ketika bangun tidur.

11 dari 11 halaman

Cara Meningkat Sistem Kekebalan Tubuh

 Sistem imun© Pixabay.com

Untuk meningkatkan kembali sistem kekebalan tubuh yang melemah, berikut beberapa cara yang dapat dilakukan:

Selalu menjaga kebersihan

Cara terbaik untuk membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh adalah selalu menjaga kebersihan. Baik kebersihan diri atau lingkungan. Terutama dimasa pandemi covid-19 ini, kebiasaan rajin mencuci tangan sangat dianjurkan.

Mencuci tangan dengan benar secara signifikan dapat mengurangi penyebaran penyakit pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Selain itu, rajin mencuci tangan dapat melindungi anak-anak dan mengurangin jumlah kematian akibat pneumonia dan diare pada anak usia dibawah 5 tahun.

Mengkonsumsi makanan sehat dan vitamin

Meningkatkan sistem kekebalan tubuh, juga harus dibarengi dengan konsumi makanan sehat yang bergizi seimbang. Selain itu, minum vitamin juga dapat membantu menjaga daya tahan tubuh.

Untuk itu mengatur pola makan yang sehat, sangat dianjurkan oleh dokter. Cara meningkatkan daya tahan tubuh yang lemah menurut saran dokter termasuk:

  • Mencuci semua buah dan sayuran sebelum dikupas
  • Memasak daging, ikan, dan telur sampai benar-benar matang
  • Mendinginkan makanan sesegera mungkin
  • Memilih jus dan produk susu yang dipasteurisasi

Beberapa vitamin dan mineral juga dianjurkan untuk membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Seperti:

  • Vitamin A
  • Vitamin D
  • Vitamin E
  • Zat besi
  • Asam folat
  • Zinc

Mengelola stres dengan baik

Jika stres tidak dikelola dengan baik, tubuh lebih rentan terkena penyakit. Akibat melemahnya sistem kekebalan tubuh.

Cara yang dapat dilakukan untuk dapat mengelola stres seperti yoga, meditasi, atau melakukan hal-hal yang dapat menyenangkan hati dan pikiran.

Tidur yang berkualitas

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyarankan bahwa orang dewasa harus tidur setidaknya 7 jam sehari, sementara bayi dan anak-anak membutuhkan sekitar 8 dan 17 jam tidur sehari.

Tidur yang berkualitas didapatkan dari pola tidur yang baik. Hal ini dapat dilakukan dengan mendapatkan tidur yang cukup. Kurang tidur dapat menganggu produksi sel darah putih dan komponen penting dari sistem kekebalan tubuh. Untuk itu, sangat dianjurkan mendapatkan kualitas tidur yang baik. Salah satunya dengan cara tidur yang cukup.

Rajin olahraga

Olahraga dapat menjadi alternatif lain untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Namun yang perlu diperhatikan bahwa berolahraga secara berlebihan bukanlah hal yang dianjurkan. Saat berolahraga, sebaiknya tidak dilakukan dengan intensitas tinggi.

Olahraga yang cukup, tentunya dapat membantu mengurangi stres dan membangun kembali stamina tubuh.

 

(Sumber: doktersehat.com

Join Dream.co.id