Inilah Akibat Kurang Minum Air Putih, Ketahui Tanda-tandanya

Fresh | Kamis, 14 Januari 2021 07:34
Inilah Akibat Kurang Minum Air Putih, Ketahui Tanda-tandanya

Reporter : Ulyaeni Maulida

Gejala awalnya adalah haus berlebih hingga merasa lemas.

Dream – Air putih sangat penting untuk kesehatan. Air putih diperlukan sebagai cairan untuk membuat tubuh tetap terjaga.

Kita pun dianjurkan mengonsumsi air setidaknya dua liter per hari agar tubuh bisa berfungsi optimal. Namun bila tubuh kekurangan cairan, akan berefek buruk bagi kesehatan.

Akibatnya tubuh bisa menyebabkan dehidrasi, sakit, stres, dan hingga kelelahan. Gejala awalnya adalah haus berlebih hingga merasa lemas.

2 dari 5 halaman

Akibat Kurang Minum Air Putih

 Ilustrasi© Freepik

Sakit Kepala

Kekurangan minum air putih dapat menyebabkan sakit kepala. Hal ini terjadi karena otak mengalami penyusutan sementara karena kurangnya asupan cairan. Ketika asupan cairan tercukupi, maka otak akan kembali ke bentuknya semula dan sakit kepala pun hilang.

Mudah Lelah

Kurang minum air menyebabkan kehilangan cairan tubuh dalam jumlah besar. Akibatnya, kekurangan cairan bisa menurunkan volume darah yang memberikan tekanan berlebih pada jantung untuk mengirimkan nutrisi dan oksigen ke organ, termasuk otot. Efeknya, kita akan merasa lelah karena tubuh mencoba berfungsi tanpa air yang cukup.

3 dari 5 halaman

 Ilustrasi© Freepik

Rasa Kantuk Berlebihan

Seseorang dapat mengalami rasa kantuk yang berlebihan bila dehidrasi. Rasa kantuk ini tak bisa hilang hanya dengan tidur sejenak. Bila tidak segera dipenuhi asupan cairan dalam tubuh, berdampak pada rasa lelah yang dapat menganggu aktivitas harian.

Bau Mulut

Kekurangan cairan dalam tubuh juga dapat menyebabkan bau mulut. Karena air berperan penting untuk memproduksi air liur dan membilas bakteri yang ada di mulut. Sementara, kurang minum air bisa menghambat produksi air liur, membuat bakteri menumpuk di lidah, gigi dan gusi serta memicu timbulnya bau mulut

Sembelit

Tak hanya kurang serat, sembelit juga merupakan akibat kurang minum air putih. Tanpa adanya cukup cairan dalam sistem cerna, usus besar akan menyerap air dari feses. Akibatnya, feses menjadi lebih padat dan sulit keluar. Air berfungsi untuk menjaga tekstur feses agar tetap lembut dan tidak keras. Selain itu, air juga akan meningkatkan kinerja sistem pencernaan dan membuat feses bergerak lebih mudah melalui saluran pencernaan.

4 dari 5 halaman

 Ilustrasi© Freepik

Kulit Kering

Kulit kering akibat kurang cairan akan cenderung merasakan gatal dan rentan iritasi. Air berfungsi untuk melembapkan sel-sel kulit agar kulit lebih cerah, kenyal dan lebih muda. Jerawat di wajah pun akan muncul jika kurang minum air.

Sulit Berkonsentrasi

Seseorang yang mengalami dehidrasi ringan lebih sulit berkonsentrasi bahkan pada tugas-tugas sederhana. Tak hanya itu, mereka juga kesulitan menjaga rentang fokus untuk jangka waktu singkat.

Dehidrasi ringan dalam jangka pendek bisa menyebabkan seseorang mengalami mual, sakit kepala, dan beberapa gejala lain di atas.

Namun dehidrasi kronis pada jangka panjang bisa menyebabkan penurunan fungsi ginjal, munculnya batu ginjal, hipertensi, infeksi saluran kemih, hingga demensia.

Lapar Tiba-Tiba

Dehidrasi mengganggu kemampuan tubuh untuk menyimpan glukosa sebagai energi. Hal ini bisa memicu keinginan untuk makan makanan tinggi gula dan karbohidrat.

Ini terjadi karena otak kebingungan menafsirkan sinyal yang dikirim. Kita sebenarnya sedang dehidrasi, tetapi otak menangkap bahwa kita sedang lapar.

5 dari 5 halaman

Tanda Tubuh Kekurangan Air Putih

 Ilustrasi© Freepik

Untuk memastikan apakah seseorang kurang cairan atau mengalami dehidrasi, caranya adalah:

Mencubit Kulit

Secara perlahan, gunakan dua jari untuk mencubit kulit di belakang tangan, kemudian lepaskan. Seharusnya, kulit akan kembali ke posisi normalnya hanya dalam waktu beberapa detik. Apabila kulit perlu waktu lebih lama untuk kembali ke posisi normal, bisa jadi tanda dehidrasi.

Cek Urine

Cara termudah untuk mengetahui tubuh sedang dehidrasi atau tidak adalah melihat warna urine. Normalnya, urine orang yang cukup cairan berwarna putih atau sedikit kekuningan. Namun warna kuning gelap atau oranye adalah tanda bahaya bahwa seseorang mengalami dehidrasi.

 

(Sumber: Sehatq.com)

Join Dream.co.id