Inilah 3 Tahapan Infeksi HIV, Kalian Wajib Tahu!

Fresh | Kamis, 22 Agustus 2019 18:12
Inilah 3 Tahapan Infeksi HIV, Kalian Wajib Tahu!

Reporter : Tantiya Nimas Nuraini

Penyakit HIV atau AIDS sudah bukan lagi suatu penyakit yang jarang terjadi di lingkungan kita. Yuk kenali 3 tahapan infeksi HIV yang harus kalian ketahui.

Dream – Setiap tahunnya, penderita HIV atau AIDS semakin meningkat pesat jumlahnya. Bahkan, menurut Kementerian Kesehatan, sejak 2005 hingga 2017 telah tercatat setidaknya 242.699 orang terjangkit virus HIV.

Sebagian besar dari mereka mengaku tidak menyadarai jika dirinya telah terjangkit penyakit mematikan ini.

Pasalnya, mereka juga mengatakan tidak pernah merasakan suatu gejala yang mengindikasi jika mereka terkena virus HIV ini. Padahal, melalui virus HIV ini seseorang bisa kehilangan nyawa berharganya.

Bagaimana tidak? Virus HIV ini jika tidak segera ditangani dengan segera akan terus berkembang dan tumbuh dengan cepat hingga menjadi penyakit AIDS.

AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) merupakan suatu penyakit yang disebabkan karena virus HIV, dan dapat menimbulkan lemahnya sisitem kekebalan tubuh hingga terburuknya dapat merenggut jawa kalian.

Dengan kata lain, seseorang yang sudah terkena AIDS berarti mereka sudah berada di tahap akhir dalam infeksi HIV.

Lantas, apa saja tahap infeksi HIV ini? Yuk simak informasi secara lengkap mengenai 3 tahap infeksi HIV berikut ini.

2 dari 6 halaman

Tahap Pertama (Fase Primer)

 Inilah 3 Tahapan Infeksi HIV, Kalian Wajib Tahu!

Pada tahap ini, seseorang akan mulai meresakannya sejak 2-6 minggu setelah virus HIV masuk ke dalam tubuh.

Gejala yang ditimbulkannya pada tahap ini tergolong terjadi dalam waktu yang singkat yaitu hanya sekitar 2 minggu saja.

Untuk itu, sebagian besar penderita mengaku tidak merasakan suatu gejala yang berarti.

Gejala yang akan dirasakan oleh para penderita yang terjangkit virus HIV pada tahap ini adalah sebagai berikut:

•    Demam
Seseorang yang terjangkit virus HIV, akan mengalami peningkatan suhu tubuh atau demam. Demam yang dirasakannya ini hampir sama seperti gejala penyakit lainnya yaitu memiliki suhu tubuh antara 38-40 derajat celcius.


•    Nyeri otot dan sendi
Merasakan nyeri otot dan sendi merupakan salah satu gejala yang umum terjadi pada mereka yang terjangkit virus HIV pada tahap awal.


•    Sakit Kepala
Ketika tubuh memiliki suhu tubuh yang tinggi dan disertai nyeri pada bagian otot dan sendi, pada umumnya akan timbul gejala lainnya yaitu sakit kepala. Para penderita akan merasakan kepala seperti tertusuk hingga menyebabkan hilangnya konsentrasi.

3 dari 6 halaman

Fase Primer

•    Sulit untuk menelan
Keluhan ini nantinya juga akan disertai dengan batuk dan peradangan yang terjadi di tenggorokan.


•    Merasa Mual hingga Muntah
Pada tahap awal, sistem pencernaan si perderita juga akan mengalami gangguan. Gangguan yang paling sering dirasakannya seperti mual dan muntah.


•    Muncul Ruam Kemerahan
Gejala ini memang tidak akan selalu terjadi pada semua penderita infeksi HIV. Meski begitu, infeksi HIV pada tahap ini akan memberikan gejala berupa ruam kemerahan seperti terkena campak.

4 dari 6 halaman

Tahap Kedua (Fase Laten)

 Inilah 3 Tahapan Infeksi HIV, Kalian Wajib Tahu!

Setelah mengalami tahap pertama, para penderita cenderung tidak merasakan gejala apapun dalam jangka waktu yang lumayan lama.

Meskipun demikian, di waktu itulah infeksi virus HIV masuk ke dalam tahap kedua atau fase laten. Di sisi lain, terdapat beberapa orang yang pada tahap ini mengalami pembengkakan pada kelenjar getah beningnya.

Tahukah kalian? Walaupun para penderita tidak merasakan suatu gejala yang berarti lagi sejak tahap pertama, infeksi virus HIV ini tetap berlanjut dan berkembang.

Secara perlahan, infeksi virus HIV ini akan menurunkan sistem kekebalan tubuh si penderita. Bahkan, semakin lama infeksi virus HIV ini bisa berhasil untuk melumpuhkan sistem kekebalan tubuh para penderita.

Infeksi virus HIV ini bekerja dengan membunuh sel darah putih atau CD 4 T cells yang ada di dalam tubuh.

5 dari 6 halaman

Tahap Ketiga

 Inilah 3 Tahapan Infeksi HIV, Kalian Wajib Tahu!

Pada tahap ini, seseorang yang terinfeksi oleh virus HIV akan menemukan fakta jika sel darah putihnya menurun secara drastis. Mereka akan menemukan jika kadar sel darah putihnya berada di bawah angka normal yaitu 200 sel CD4+ per microliter darah.

Pada tahap inilah, seseorang yang terinfeksi virus HIV sudah bisa dikatakan telah menderita penyakit AIDS. Terdapat beberapa gejala yang bisa si penderita rasakan pada tahap ketiga ini.

•    Mengalami Diare Berkepanjangan
Hampir sebagian besar penderita pada tahap ketiga ini akan mengalami diare yang berkepanjangan.

Pasalnya, pada tahap ini tengah terjadi perubahan konsistensi feses dari yang keras menjadi cair. Bahkan, frekuensi untuk dikeluarkannyapun menjadi lebih dari 4 kali sehari.


•    Berat Badan Menurun
Penderita infeksi virus HIV pada tahap ini akan mengalami penurunan berat badan secara drastis. Bahkan, mereka sendiripun cenderung tidak mengetahui alasan dibalik penurunan berat badan ini.

6 dari 6 halaman

Tahap Ketiga Berikutnya

•    Pembengkakan Kelenjar Getah Bening
Pada tahap kedua memang sebagian kecil dari para penderita telah mengalami pembengkakan pada kelenjar getah bening. Namun, pada tahap ketiga dalam infeksi virus HIV ini hampir semua penderita akan mengalami pembengkakan pada kelenjar getah bening baik itu dei leher maupun di selangkangan.


•    Terinfeksi Jamur di Bagian Tertentu
Kondisi tubuh yang tidak lagi didukung oleh sisitem kekebalan tubuh membuat penderita rentan mengalami suatu penyakit lainnya terutama terinfeksi jamur. Pada tahap ini, mereka nantinya akan cenderung mengalami infeksi jamur di beberpa bagian tubuh seperti mulut, tenggorokkan serta alat kelamin.


•    Kesulitan Bernafas
Tidak hanya bisa menyebab timbulnya infeksi jamur, pada tahap ini beberapa organ vital juga bisa terjangkit infeksi. Salah satu organ vital yang kerap mengalami gangguan pada para penderita adalah paru-paru. Untuk itu, sebagian besar dari mereka akan mengalami kesulitan dalam bernafas atau sesak nafas.


•    Demam Berkepanjangan
Setelah semua gejala tersebut berlangsung, tubuh secara otomatis akan mulai bereaksi untuk melawan virus yang menyerangnya. Walaupun di dalam tubuh sudah berkurang sistem kekebalan tubuhnya, namun dengan reaksi tersebut membuat tubuh mengalami peningkatan suhu atau demam. Tidak tanggung-tanggung, demam pada tahap ini bisa berlangsung lebih dari 10 hari.
 
 
 
(ism, Sumber: klikdokter dan honestdocs)

Intip Harga dan Spesifikasi Mobil Dinas Baru Jajaran Menteri Jokowi
Join Dream.co.id