Hindari Bawa Gadget Saat ke Kamar Mandi

Fresh | Jumat, 5 Maret 2021 19:15

Reporter : Dwi Ratih

Bahaya banget.

Dream – Keranjingan gadget bikin manusia hilang akal. Sampai-sampai, ke toilet pun para pecandu gadget tak ingin kelewatan momen berselancar dunia maya lewat smartphone.

Padahal, kebiasaan itu bisa membuat infeksi atau menimbulkan sebuah penyakit di dalam tubuh, lho. Kok bisa?

Kita tahu bahwa kamar mandi adalah ruangan atau sarang atau tempat kuman paling banyak di rumah. Mulai dari gagang pintu kamar mandi, keran, hingga dudukan toilet.

Nah, membawa ponsel ke kamar mandi akan membuat ponsel tersebut tertempel atau terkontaminasi dengan bakteri dan kuman.

Menurut sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal Annals of Clinical Microbiology dan Antimicrobials, bahwa 95 persen ponsel petugas bersih-bersih ditutupi dengan bakteri penyebab infeksi seperti salmonella, E. Coli, dan C. Difficile.

Kebiasaan tidak baik dalam hal membawa ponsel saat membuang air ini harus segera dihindari dan dihilangkan secepatnya guna menjaga kesehatan masing-masing pribadi.

Hindari Bawa Gadget Saat ke Kamar Mandi
Ilustrasi/Shutterstock
2 dari 6 halaman

Ponsel pembawa bakteri

Dilansir dari Times of India, terdapat studi yang dilakukan para peneliti di University of Arizona mengemukakan bahwa ponsel membawa bakteri sepuluh kali lebih banyak daripada dudukan toilet.

Masalahnya adalah mencuci tangan setelah menggunakan toilet tapi tidak membersihkan ponsel setelah keluar dari toilet.

Akibatnya, kuman dan bakteri penyebab penyakit akan tetap menempel pada ponsel dan dapat dengan mudah menyebabkan infeksi.

Bakteri dan virus yang ada di ponsel akan bersentuhan dengan berbagai bagian tubuh dan permukaan saat sudah berada di luar toilet atau saat digunakaan untuk mengirim pesan.

Menimbulkan kecemasan

Semakin sering menggunakan ponsel akan cenderung stres dan merasa cemas, waktu di kamar mandi menjadi pilihan waktu luang yang biasa ditetapkan banyak orang dan saat waktu luang tersebut digunakan untuk bermain ponsel, bisa saja malah mengundang kecemasan tersebut.

Membawa ponsel ke kamar mandi akan membuat otak dan kesehatan berada dalam bahaya.

Memang teknologi ponsel ini sangat membantu memudahkan hidup, tetapi perlu diingat terlalu seringnya penggunaan ponsel ini dapat menjadi alasan untuk muncul kecemasan dan setres, bahkan beberapa orang jadi susah buang air kecil.

3 dari 6 halaman

Bisa menjadi tekanan berlebih pada anus

Risiko kesehatan lain yang dapat ditimbulkan bila menggunakan ponsel di kamar mandi adalah wasir.

Orang yang membawa ponsel ke kamar mandi cenderung akan menghabiskan waktu lebih banyak, duduk di toilet terlalu lama akan menyebabkan wasir dan jongkok terlalu lama akan membuat anus terlalu tegang karena mendapat tekanan lebih yang dapat menyebabkan nyeri, pembengkakkan, hingga pendarahan di daerah panggul.

Intinya adalah setiap orang berisiko terinfeksi kuman yang terbawa dari kamar mandi, terlebih orang dewasa yang lebih tua dan memiliki masalah kekebalan akan berisiko lebih besar terkena infeksi.

Jika kamu salah satu dari kriteria tersebut, lebih baik untuk meninggalkan ponsel di luar saat pergi ke kamar mandi untuk menjaga keamanan, kebersihan, dan juga kesehatan pribadi.

Atau bila tetap ingin memakai ponsel di kamar mandi, bersihkan ponsel dengan 70 persen pembersih berbasis alkohol secara teratur.

Selain itu, usahakan untuk tidak menghabiskan terlalu banyak waktu di kamar kecil. Menurut para ahli juga, ada baiknya seseorang menghabiskan waktu di toilet tidak lebih dari 10 menit.

Laporan: Josephine Widya

4 dari 6 halaman

Ini Alasan Tidak Boleh Jongkok di Kloset

Dream - Buang air kecil adalah kebutuhan mendasar bagi setiap orang. Di saat hasrat ingin buang air kecil menyerang, toilet umum kerap jadi tempat andalan.

Umumnya, WC menyediakan toilet duduk. Jarang ada WC yang memasang toilet jongkok. Apalagi, di pusat perbelanjaan. Nah, biasanya kaum wanita tidak mau menggunakan toilet duduk saat buang air kecil.

Mereka memilih untuk naik ke kloset dan jongkok di atasnya. Dengan begitu, kuman dan bakteri di kloset tidak menempel di tubuh. Padahal, jongkok di atas kloset saat buang air kecil tidak direkomendasikan oleh seorang terapis fisik dan spesialis panggul,Carol Figuers.

Air Kencing Tidak Bisa Keluar Maksimal

Dilansir Women’s Health, Figuers mengungkapkan alasan tidak merekomendasikan wanita jongkok di atas kloset duduk saat buang air kecil.

Menurut Figuers, ketika kita berjongkok di atas kloset, otot dasar panggul masih aktif 30-40 persen. " Artinya, kamu tidak mengeluarkan seluruh air seni yang ada di dalam kandung kemih," katanya. Ketika berdiri kembali, masih ada sedikit air seni yang tersisa di dalam kandung kemih.

5 dari 6 halaman

Otot Dasar Panggul Harus Rileks Saat Buang Air Kecil

Figuers mengatakan ketika buang air kecil, otot dasar panggul harus dalam posisi lemas atau rileks. " Tapi saat buang air sambil jongkok di atas kloset, otot dasar panggul tidak sepenuhnya rileks,” ujarnya.

Karena itu, agar kandung kemih benar-benar kosong, otot-otot dasar panggul harus rileks. Figuers mengatakan bahwa sisa air seni dapat mengiritasi bagian dalam kandung kemih.

Sensasi Ingin Buang Air Kecil Lagi dan Mengompol Saat Bersin

Sisa air seni yang mengiritasi bagian dalam kandung kemih akan menciptakan sensasi ingin buang air lagi. Tak hanya itu, sisa air seni di dalam kandung kemih itu akan membuat kita mengompol saat lari, bersin, tertawa atau batuk.

Jika memang merasa klosetnya kurang steril, ia menyarankan untuk melapisi tempat duduknya dengan tisu atau apa saja yang dianggap bersih. Tapi, dia pun tidak menjamin cara ini bisa mencegah kuman atau bakteri masuk ke dalam tubuh.

6 dari 6 halaman

Kuman Jarang Menginfeksi Melalui Kloset Duduk

Meskipun toilet dianggap sebagai tempat yang kotor, penyakit tidak akan bisa menular ke manusia melalui kloset duduk secara langsung.

Menurutnya, untuk menginfeksi manusia, kuman harus melalui alat kelamin. Kuman juga bisa berpindah jika ada luka yang terbuka di area booking atau paha bagian atas. " Namun, mungkin kamu jarang sekali mendapatkan luka terbuka di kedua area tersebut," pungkas Figuers.

Join Dream.co.id