Deretan Kebiasaan Buruk yang Bikin Tubuh Gampang Kena Flu

Fresh | Jumat, 21 Januari 2022 06:48

Reporter : Mutia Nugraheni

Pastikan kamu menghindarinya ya, Sahabat Dream.

Dream - Virus flu bisa kita dapatkan dari mana pun. Saat dekat dengan orang yang sedang flu, memegang benda yang terpapar virus, melalui udara dan masih banyak lagi.

Saat virus menempel di tubuh, sel imun akan bekerja keras. Penting untuk menjaga imunitas agar bisa bekerja maksimal melawan virus. Sayangnya tanpa disadari kita sering membuat level imunitas tubuh jadi sangat rendah karena kebiasaan sehari-hari.

Kebiasaan ini membuat kita sangat mudah tertular flu dan mengalami gejala yang menyebalkan. Seperti batuk, pilek, sakit kepala, badan nyeri, hingga demam. Apa saja kebiasan tersebut?

1. Malas Cuci Tangan
Jangan menyepelekan kebiasaan mencuci tangan dengan cara yang tepat. Pastikan Sahabat Dream mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun setidaknya selama 20 detik sebelum mengeringkannya. Biasakan mencuci tangan setelah menyiapkan makanan, batuk, bersin, dan setelah ke kamar mandi. Kuman bisa hinggap di tangan kapan saja.

2. Kurang Tidur
Tidur malam kurang dari tujuh jam, terlebih jika kamu doyan begadang, pastinya dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh. Ketika sistem kekebalan tubuh menurun, tubuh jadi rentan terkena penyakit, salah salah satunya flu.

 

Deretan Kebiasaan Buruk yang Bikin Tubuh Gampang Kena Flu
Terkena Flu
2 dari 6 halaman

3. Merokok
Merokok adalah kebiasaan paling berbahaya karena membuat tubuh lebih rentan terhadap penyakit, termasuk terkena flu. Ketika merokok, sistem kekebalan tubuh secara otomatis melemah.

4. Kurang Olahraga
Rutin berolahraga adalah salah satu cara terbaik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Terbiasa melakukan olahraga setidaknya tiga kali dalam seminggu dapat membantu mengurangi risiko terkena flu.

5. Suka Gigit Kuku
Kuku adalah salah satu tempat kuman penyebab penyakit bersembunyi. Kebiasaan menggigit kuku dapat menjadi gerbang bagi bakteri, termasuk kuman penyebab flu, masuk ke dalam tubuh. Hindari menggigit kuku dan guntinglah kuku jika sudah panjang guna menjaga kebersihan tangan serta mencegah terkena flu.

Penjelasan selengkapnya baca di KlikDokter.com

3 dari 6 halaman

Perlindungan Maksimal, Pertimbangkan Vaksin Flu untuk Seluruh Keluarga

Dream – Flu menyerang di mana saja dari 3-11% populasi setiap tahun yang mengakibatkan ribuan pasien rawat inap bahkan kematian. Musim flu tahun ini bertepatan dengan penyebaran penyakit lain yakni Covid-19.

Sementara ini ada tiga vaksin yang disetujui untuk melawan virus corona dan cara terbaik untuk menghindari influenza adalah mendapatkan suntikan flu.

“ Mendapatkan suntikan flu akan memberikan perlindungan selama musim flu yang dapat berlanjut hingga April,” kata Dawn Nolt, M.D., MPH, anggota Komite Penyakit Menular American Academy of Pediatrics (AAP) kepada Parents.

Selain itu, vaksin flu juga dikaitkan dengan lebih sedikit pasien rawat inap atau yang meninggal. Artinya, lebih banyak pasien Covid-19 dapat diakomodasi dalam keadaan darurat.

 

4 dari 6 halaman

Efektivitas vaksin influenza

Vaksin flu diakui belum sempurna serta efektivitasnya berfluktuasi setiap tahun. Hal ini disebabkan oleh vaksin yang dikembangkan berbulan-bulan sebelum musim flu tiba. Akibatnya, mungkin diformulasikan untuk melindungi virus berbeda dari yang beredar.

 Riset: Orang Tak Divaksin 11 Kali Lebih Berisiko Meninggal© Dream

Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) mengklaim vaksin flu diharapkan mampu menurunkan risiko flu 40 persen hingga 60 persen. Dokter Nolt mengatakan, vaksi akan melindungi jenis flu dominan yang beredar di masyarakat tetapi juga mengandung perlindungan terhadap jenis lain.

Selain itu, antibodi yang dihasilkan oleh vaksin dapat memberikan perlindungan silang terhadap strain yang tidak diwakili oleh vaksin. Bahkan dengan kekurangannya, lebih baik memiliki vaksin daripada tidak sama sekali.

“ CDC mencatat bahwa 80% kasus flu anak adalah anak-anak yang tidak divaksinasi,” kata Mark N. Simon, MD, Kepala Petugas Medis OB Hospitalist Group. Ia menambahkan, orang yang terkena flu setelah diimunisasi cenderung memiliki kasus yang ringan dan lebih cepat sembuh.

 

5 dari 6 halaman

Siapa yang harus divaksin influenza?

Baik orangtua dan anak-anak harus mendapat suntikan karena influenza bisa menyebabkan komplikasi. “ Sekitar sepertiga kasus pneumonia disebabkan oleh pernapasan yang paling umum yakni influenza,” kata dr. Simon.

Bahkan setelah pemulihan, orang dewasa berisiko menularkan virus kepada anak-anak atau orang yang lebih rentan termasuk wanita hamil, orang tua, dan bayi.
Hanya ada beberapa pengecualian untuk pedoman ini.

“ Anak-anak di bawah usia 6 bulan terlalu muda untuk mendapatkan suntikan flu,” menurut CDC. Mereka juga mengatakan bahwa orang dengan alergi parah terhadap vaksin flu harus menghindarinya.

 

6 dari 6 halaman

Apa yang harus dilakukan jika terserang flu?

Jika terkena flu dengan gejala demam, sakit tenggorokan, atau nyeri tubuh, tetaplah di rumah dan istirahat. “ Obat melawan virus influenza yang disebut obat antivirus tersedia dengan resep dari dokter dan dapat mengurangi keparahan dan durasi penyakit jika diminum dalam waktu 48 jam,” kata dr. Nolt.

Beberapa gejala flu tumpang tindih dengan gejala Covid-19, jadi dokter mungkin menyarankan untuk melakukan tes corona. Tidak perlu buru-buru ke UGD kecuali benar-benar lemas.

“ Saya menyarankan pasien untuk menghindari ruang gawat darurat jika mereka memiliki gejala ringan hingga sedang,” kata Elizabeth Suing, asisten dokter di Spectrum Health di Michigan. Jika khawatir akan penyebaran COVID-19, telemedicine bisa menjadi pertimbangan.

Laporan Elyzabeth Yulivia

Join Dream.co.id