Dampak Baik Bercinta Setiap Hari

Fresh | Minggu, 20 Maret 2016 12:02
Dampak Baik Bercinta Setiap Hari

Reporter : Kusmiyati

Bercinta sebanyak tiga kali seminggu dengan durasi 15 menit setiap sesi, maka akan membakar sebanyak 7.500 kalori dalam setahun. Jumlah ini setara dengan hasil jogging sepanjang 120 kilometer.

Dream - Meningkatkan suasana hati dan menjaga keharmonisan keluarga salah satunya adalah dengan berhubungan intim. Namun rupanya, bercinta setiap hari juga berdampak baik untuk kesehatan.

Lalu, apa alasan ilmiah dan dampalnya? Berikut dikutip TimesOfIndia:

1. Membakar Kalori

Perubahan fisikal yang dialami saat bercinta ternyata setara dengan melakukan olahraga, sehingga dapat membakar kalori.

Bercinta sebanyak tiga kali seminggu dengan durasi 15 menit setiap sesi, maka akan membakar sebanyak 7.500 kalori dalam setahun. Jumlah ini setara dengan hasil jogging sepanjang 120 kilometer.

Nafas dengan intensitas cepat saat bercinta meningkatkan kadar oksigen di dalam sel-sel darah merah. Dan testoteron yang diproduksi saat bercinta membuat tulang dan otot kuat.

 

(Ism) 

2 dari 4 halaman

Obat Rasa Sakit

2. Obat Rasa Sakit

Saat bercinta, baik pria maupun wanita memproduksi endorphin atau hormon yang berfungsi sebagai penawar rasa sakit.

Sebuah penelitian yang dilakukan penulis dan ahli terapi seks, Gina Ogden menunjukkan selama stimulasi seksual terutama saat orgasme, manusia tak bisa merasakan rasa sakit.

Hubungan intim juga sangat bagus untuk keseluruhan sistem reproduksi wanita, karena ia menggerakkan otot-otot PC, yang membantu organ intim tetap kencang.

3 dari 4 halaman

Melupakan Stres


3. Melupakan Stress

Bercinta menjadi cara efektif mengurangi tingkat stress. Selama berhubungan intim, tubuh memproduksi dopamin atau zat yang melawan hormon pencetus stress.

Tubuh juga memproduksi endorphine atau hormon kebahagiaan, dan oksitosin (hormon peningkat semangat).

 

4 dari 4 halaman

Hukum Berhubungan Intim Saat Haid

Dream- Pasangan suami istri tentu harus mengerti dan tahu bagaimana adab dalam berhubungan badan.

Ketika sang istri sedang mengalami datang bulan, tidak diperkenankan suami untuk mengajak sang istri melakukan hubungan badan. Hal ini tertulis dalam surat Al Baqarah ayat 222. 

“ Mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang haid. Katakanlah: ‘Haid itu adalah suatu kotoran.’ Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari perempuan di waktu haid; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertobat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri.

Ayat ini diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW setelah menerima pertanyaan dari Anas bin Malik ra, seperti yang tertulis dalam hadits riwayat Imam Muslim dan Tirmidzi.

Ketika Anas datang dan bertanya kepada Baginda Rasulullah SAW, bahwa umat Yahudi memiliki kebiasaan menjauhi istrinya ketika dalam keadaan haid. Bahkan mereka tidak makan, minum bersama, sampai tidak tinggal di rumah yang sama sampai masa menstruasi sang istri selesai.

Mendapatkan pertanyaan ini, Allah SWT menurunkan wahyu kepada Nabi Muhammad melalui surat Al Baqarah ayat 222. Nabi menjelaskan suami tetap bersama, makan dan minum serta tinggal di satu atap dengan sang istri yang sedang haid, kecuali berhubungan badan. 

(Ism) 

 

Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi 

BJ Habibie Dimakamkan di Samping Ainun Habibie
Join Dream.co.id