Mengenali Clicking, Kelainan Sendi yang Bikin Mulut Tidak Bisa Ditutup Lagi

Fresh | Senin, 22 November 2021 08:12

Reporter : Cynthia Amanda Male

Apa saja gejalanya?

Dream - Masalah gigi dan mulut tidak hanya sebatas gigi berlubang atau berantakan (maloklusi). Masih banyak masalah lain yang bisa mengganggu kesehatan gigi dan mulut. Salah satunya adalah clicking atau Temporomandibular Disease (TMD).

Clicking merupakan kelainan sendi yang ditandai dengan bunyi 'klik' atau 'pop' saat membuka mulut. Terutama, ketika membuka mulut terlalu lebar.

Biasanya, clicking terasa di depan telinga dan bisa terjadi hanya di satu sisi wajah atau keduanya. " Clicking terjadi di sendi rahang dan kelainan rahang ini bisa disertai rasa nyeri," ungkap drg. Shabrina Ramadhona dalam wawancara virtual, Jumat 29 Oktober 2021.

Mengenali Clicking, Kelainan Sendi yang Bikin Mulut Tidak Bisa Ditutup Lagi
Mengalami Sakit Gigi. (Source: Shutterstock)
2 dari 3 halaman

Rasa Nyeri Bisa Menyebar

 Mengalami Sakit Gigi© Shutterstock

Meski bisa menimbulkan rasa nyeri, sebenarnya clicking atau TMD bukanlah penyakit. Namun, kondisi ini tetap harus diperhatikan dan diatasi.

Rasa nyeri akibat clicking bisa merambat ke area wajah lainnya maupun kepala. " Tergantung derajat keparahan" . Clicking yang tidak segera diatasi juga bisa menyebabkan seseorang sulit membuka atau menutup mulut.

" Kadang bisa jadi jaw lock, mulut yang terbuka, nggak bisa menutup lagi. Makanya, kalau sudah merasa kurang nyaman, sebisa mungkin segera ditangani. Jangan ditunggu sampai parah," jelasnya.

3 dari 3 halaman

Penyebab Kelainan Sendi di Bagian Gigi dan Mulut

 Mengalami Sakit Gigi© Shutterstock

Kelainan sendi yang disebabkan oleh kebiasaan menggertakkan rahang atau gigi, mengunyah hanya di satu sisi, keadaan gigi yang hilang, penyakit arthritis, maupun trauma ini, juga dapat menyebabkan bentuk wajah menjadi asimetris.

Kamu yang merasa mengalami gejala-gejala clicking dianjurkan untuk segera melakukan pemeriksaan. " Ada pemeriksaan intraoral. Diperiksa apa ada kelainan dalam rongga mulut. Selain itu, otot daerah sendi juga diperiksa. Rontgen juga termasuk pemeriksaan penunjang" .

Setelah pemeriksaan, dokter akan menentukan perawatan yang tepat untuk mengatasi clicking. Mulai dari terapi seperti senam rahang, memakai alat seperti night guard, hingga operasi bedah mulut.

Join Dream.co.id