Mengenal Infeksi Virus Corona Covid-19 Tanpa Gejala, Camkan!

Fresh | Jumat, 27 Maret 2020 12:48
Mengenal Infeksi Virus Corona Covid-19 Tanpa Gejala, Camkan!

Reporter : Reni Novita Sari

Bagaimana bahayanya orang yang positif Corona COVID-19 tanpa gejala terhadap penyebarannya?

Dream - Pasien virus corona Covid-19 umumnya menunjukan gejala-gejala seperti demam di atas 38 derajat celcius, batuk kering, dan kesulitan bernapas. Jika menunjukan indikasi tersebut, si pasien biasanya akan langsung diperiksa untuk mengetahui terjangkit corona atau tidak. 

Namun dari banyak kasus yang terjadi, pasien positif corona ternyata tak menunjukan gejala-gejala seperti disebutkan tadi. Ada kalanya tubuh mereka terlihat segar bugar namun sebenarnya sudah tertular virus corona Covid-19.

Pasien yang tak menyadari sudah terjangkit virus corona ini dapat dengan mudah menularkan Covid-19 ke orang lain. Pada akhirnya penularan dari orang positif Virus Corona tanpa gejala bisa menginfeksi orang dalam jumlah yang banyak.

Mengutip laman Nature.com, berikut hal-hal yang perlu kalian diketahui tentang infeksi virus corona Covid-19 dari pasien yang tak menunjukkan gejala.

2 dari 6 halaman

Umumnya Lolos Uji Screening

 Pengecekan suhu tubuh© Ilustrasi foto : merdeka.com

Kebanyakan orang positif Corona tanpa gejala atau dengan infeksi ringan tidak akan cukup sakit untuk mencari bantuan medis. Mereka juga sering kali lolos metode skrining seperti pemeriksaan suhu. Kondisi ini membuat penularan virus dari pasien ini jarang terdeteksi.

Dalam hal ini, penderita yang tidak memiliki gejala atau orang dalam masa inkubasi tidak akan terdeteksi secara kasat mata. Hal ini dapat memudahkan mereka untuk berinteraksi dengan orang banyak, sehingga penularan dapat dengan mudah terjadi.

3 dari 6 halaman

Terjadi Pada Anak Muda dan Sehat

 Tes Corona© Ilustrasi foto : pixabay.com

Koordinator respons coronavirus pemerintah Amerika, Dr. Deborah Birx, mengaku telah mencoba mempelajari orang di bawah usia 20 tahun yang tidak menunjukan " gejala signifikan" pasien positif corona. Tim berusaha mencari tahu berpotensi pasien tanpa gejala dalam menyebarkan virus.

Deborah menegaskan risiko sakit serius mungkin rendah jika pasien positif corona tak menunjukan gejala. Peluang kemungkinan sembuh jauh lebih besar. Tetapi, mereka sangat berpotensi besar menularkan virus ke orang lain.

Orang dalam usia muda cenderung memiliki kekebalan tubuh yang baik, sehingga ketika mereka terpapar suatu virus, imunitas tubuh mereka akan membantu memusnahkan virus tersebut. Namun, dalam kurun waktu tersebut, dia dapat menyalurkan virus kepada orang lain yang memiliki imun tubuh yang kurang baik.

4 dari 6 halaman

Peneliti Sulit Mendeteksi

 Pengecekan Virus Corona© Ilustrasi foto : liputan6.com

Beberapa ahli mengakui belum ada penelitian yang dengan tegas menjelaskan persentase penularan wabah dari oleh orang-orang yang jelas sakit dibandingkan mereka yang tidak memiliki gejala atau gejala yang sangat ringan.

Hal ini menjawab bahwa penularan oleh orang-orang yang tidak menunjukkan gejala atau sedikit gejala, turut bertanggung jawab dalam penularan virus COVID-19.

" Kita sekarang tahu bahwa penularan tanpa gejala kemungkinan memainkan peran penting dalam menyebarkan virus ini," kata Michael Osterholm, direktur Pusat Penelitian dan Kebijakan Penyakit Menular di University of Minnesota.

5 dari 6 halaman

Buat Pandemi Corona Lebih Mencemaskan

Osterholm menambahkan bahwa pasien positif corona yang tak menunjukan gejala dapat memicu pandemi dengan cara yang akan membuat penularan ini menjadi sangat sulit untuk dikendalikan.

" Ada juga bukti kuat bahwa itu dapat ditularkan oleh orang-orang yang hanya sakit ringan atau bahkan tanpa gejala. Itu berarti Covid-19 akan jauh lebih sulit untuk ditahan daripada sindrom pernafasan Timur Tengah atau sindrom pernafasan akut yang parah (SARS), yang penyebarannya jauh lebih efisien dan hanya oleh orang yang bergejala,” tambahnya lagi.

Dr. William Schaffner, seorang profesor di Fakultas Kedokteran Universitas Vanderbilt menambahkan,  “ Penularan tanpa gejala dan gejala ringan merupakan faktor utama penularan Covid-19.”

Ia mengatakan mereka akan menjadi pendorong penyebaran di suatu kelompok.

 

6 dari 6 halaman

Sudah Terbukti Sulit Dikendalikan

 Bersama Perangi Corona© Ilustrasi foto : pixabay.com

Di Amerika Serikat dilaporkan karyawan perusahaan bioteknologi Cambridge, Biogen, menghadiri rapat perusahaan. Setelah pertemuan selesai, tiga karyawan dinyatakan positif terkena virus. Ketiga karyawan itu tidak memiliki gejala selama pertemuan itu, ungkap Ann Scales, juru bicara Departemen Kesehatan Masyarakat Massachusetts.

Di Jerman, Dr. Sandra Ciesek, direktur Institute of Medical Virology di Frankfurt, Jerman, menguji 24 penumpang yang baru saja terbang dari Israel. Sebanyak tujuh dari 24 penumpang dinyatakan positif terkena virus corona. Empat dari mereka tidak memiliki gejala.

Ciesek mengaku terkejut saat menemukan bahwa viral load spesimen dari pasien tanpa gejala lebih tinggi daripada viral load spesimen dari tiga pasien yang memang memiliki gejala.

Viral load adalah ukuran konsentrasi virus dalam sekresi pernapasan seseorang. Muatan yang lebih tinggi berarti seseorang lebih mungkin menyebarkan infeksi ke orang lain.

Dari keterangan di atas dapat disimpulkan bahwa orang yang terinfeksi Virus Corona COVID-19 dengan gejala atau tanpa gejala dapat menularkan kepada orang lain. Jadi, menjaga jarak dengan orang lain dalam situasi seperti sekarang ini adalah satu-satunya langkah yang tepat untuk menghentikan penyebaran virus.

(Sumber: Nature.com)

 

Join Dream.co.id