Cara Atasi Efek Samping Perawatan Kanker, Konsumsi 12 Buah Ini

Fresh | Rabu, 16 Oktober 2019 06:12
Cara Atasi Efek Samping Perawatan Kanker, Konsumsi 12 Buah Ini

Reporter : Siwi Nur Wakhidah

Penderita kanker harus mendapatkan perawatan khusus dan harus berhati-hati dalam memilih makanan.

Dream - Penyakit kanker disebabkan oleh pertumbuhan sel yang tidak normal. Sel tersebut terus tumbuh dan berkembang sehingga memicu kanker.

Bagi penderita kanker, sangat penting untuk mendapatkan perawatan khusus demi menghambat pertumbuhan dan penyebaran sel kanker.

Selama menjalani perawatan kanker, pasien harus sangat berhati-hati, baik dalam beraktivitas atau saat makan. Ada banyak pantangan bagi penderita kanker, seperti tidak diperbolehkan mengonsumsi daging bakar atau goreng, tidak boleh merokok dan mengonsumsi makanan tidak sehat lainnya.

Konsumsi buah-buahan bisa jadi alternatif. Penderita kanker bisa mengganti camilan yang kurang sehat ke beberapa jenis buah bernutrisi tinggi. Buah-buah ini memiliki senyawa yang mampu memperlambat pertumbuhan sel kanker, tumor, dan mengurangi efek samping perawatan kanker yang menguras tenaga.

Ini dia 12 buah yang baik dikonsumsi penderita kanker selama menjalani perawatan sebagai cara mengatasi kanker yang diderita.

2 dari 6 halaman

Cara Mengatasi Efek Perawatan Kanker dengan Buah Berry

1. Blueberry
Ada banyak jenis buah berry, salah satunya blueberry yang dikenal sebagai buah pembangkit nutrisi. Blueberry mengandung banyak serat, vitamin C dan mangan.

Kandungan kaya akan antioksidan, yang ampuh melawan sel kanker. Konsumsi buah blueberry setelah melakukan perawatan kemoterapi, ampuh untuk meringankan efek sampingnya.

 Cara Mengatasi Efek Perawatan Kanker


2. Blackberry
Mirip dengan blueberry, blackberry juga mengandung vitamin C, vitamin K dan mangan. Di dalam kandungan nutrisi tersebut, ada banyak senyawa antioksidan, seperti ellagic, asam galat dan asam klorogenat. Senyawa ini mampu melindungi DNA, memperlambat pertumbuhan dan penyebaran sel kanker. Blackberry baik dikonsumsi setelah menjalani kemoterapi, karena ampuh untuk mencegah efek sampingnya.

3. Mulberries
Jenis buah berry ini mengandung vitamin C dan zat besi tinggi, mampu melindungi tubuh dari penyakit anemia. Penderita kanker juga bisa mengonsumsi buah ini selama menjalani perawatan kanker karena mampu meningkatkan kekebalan tubuh, membunuh sel kanker dan mencegah tubuh mengalami anemia setelah melakukan kemoterapi.

3 dari 6 halaman

Cara Mengatasi Efek Perawatan Kanker dengan Stroberi dan Ceri

4. Stroberi
Buah stroberi kaya akan kandungan vitamin C, folat, magan dan kalium. Di dalamnya juga terdapat senyawa antioksidan pelargonidin yang baik untuk melawan sel kanker. Tekstur buahnya yang lunak tidak akan menyulikan penderita kanker untuk mengunyah dan menelannya.

Selain itu, buah ini juga disarankan untuk dikonsumsi selepas mendapatkan kemoterapi dan bisa dijadikan camilan selama menderita kanker. Stroberi memiliki manfaat khusus untuk pemulihan kanker.

 Cara Mengatasi Efek Perawatan Kanker


5. Ceri
Buah satu ini kerap dijadikan hiasan kue. Tak banyak yang tahu kalau buah ini mengandung vitamin C, potassium dan tembaga yang cukup banyak. Ceri juga termasuk buah-buahan sumber antioksidan, karena di dalamnya terdapat senyawa beta karoten, lurtein dan zeaxanthin. Semua kandungan tersebut sangat baik untuk memperlambat pertumbuhan sel kanker.

4 dari 6 halaman

Cara Mengatasi Efek Perawatan Kanker dengan Buah Citrus

6. Jeruk
Siapa sih yang tak tahu buah satu ini? Buah jeruk dikenal mengandung vitamin C yang tinggi. Selain itu, jeruk juga mengandung tiamin, folat dan kalium. Kandungan vitamin C-nya yang tinggi, membuat ceri memiliki senyawa antioksidan tinggi. Antioksidan berperan penting dalam mencegah pertumbuhan dan penyebaran sel kanker.

 Cara Mengatasi Efek Perawatan Kanker


7. Lemon
Masih satu keluarga, lemon juga mengandung banyak nutrisi seperti jeruk. Misalnya saja kandungan vitamin C-nya yang sama-sama tinggi, ditambah mineral, kalium, zat besi dan vitamin B6. Kandungan nutrisi ini mampu mencegah pertumbuhan sel kanker, melawan stres dan mencegah depresi dan gangguan kecemasan.


8. Grapefruit
Kalau dilihat dari luar, tekturnya mirip dengan jeruk. Tapi, begitu dibelah, daging buahnya berbeda dengan jeruk, warnanya merah menyala. Di dalam buah ini terdapat kandungan vitamin C, provitamin A dan potasium. Ada satu senyawa penting dalam grapefruit yaitu likopen, yang memiliki sifat anti kanker kuat.  

5 dari 6 halaman

Cara Mengatasi Efek Perawatan Kanker dengan Buah Apel dan Pears

9. Apel
Buah yang sangat populer ini ternyata juga memiliki manfaat untuk mengatasi kanker, lho Sahabat Dream. Dalam satu porsi buah apel, terdapat kandungan serat, kalium dan vitamin. Semua kandungan tersebut, sangat baik untuk pemulihan setelah menjalani perawatan kemoterapi.

Selain itu, buah apel juga mengandung senyawa antioksidan. Senyawa alami ini ampuh untuk melawan kerusakan akibat radikal bebas, dan memperlambat pertumbuhan sel kanker dalam tubuh.

 Cara Mengatasi Efek Perawatan Kanker


10. Buah Pir
Sama populernya dengan buah apel, buah pir juga punya banyak kandungan penting, seperti serat, tembaga, vitamin C dan vitamin K. Kandungan tembaga yang tinggi mampu meningkatkan kekebalan tubuh dan menjaga tubuh dari infeksi.

Konsumsi buah pir selama menjalani perawatan kanker, sangat baik untuk mencegah penyebaran sel kanker dan menurunkan risiko kanker yang lebih parah, seperti kanker paru-paru.

6 dari 6 halaman

Cara Mengatasi Efek Perawatan Kanker dengan Buah Delima dan Pisang

11. Delima
Buah delima sangat cocok untuk diet, karena mengandung banyak vitamin C, vitamin K, serat, folat dan kalsium. Selain cocok untuk diet, delima baik dikonsumsi oleh penderita kanker yang baru saja mendapatkan kemoterapi. Delima mampu mengurangi nyeri sendi dan efek dari perawatan kemoterapi lainnya.

 Cara Mengatasi Efek Perawatan Kanker


12. Pisang
Satu lagi buah yang baik dikonsumsi oleh penderita kanker selama menjalani perawatan kanker. Di dalam buah pisang terdapat banyak nutrisi penting, seperti vitamin B6, vitamin C dan mangan. Kandungan nutrisi ini ampuh untuk mengurangi efek kemoterapi, dan bahkan mampu melindungi tubuh dari pertumbuhan sel kanker usus besar. (mut)



Sumber: Healthline

Detik-detik Bom Bunuh Diri Meledak di Polrestabes Medan
Join Dream.co.id