Apakah Masker Dua Lapis Lebih Menjamin Perlindungan?

Fresh | Sabtu, 16 Januari 2021 15:00
Apakah Masker Dua Lapis Lebih Menjamin Perlindungan?

Reporter : Dwi Ratih

Ketahui jawabannya di sini.

Dream - Seperti yang kita tahu, saat ini masker berfungsi sebagai perlindungan terbaik terhadap penularan virus COVID-19 serta kuman menular lainnya.

Penelitian juga membuktikan bahwa penggunaan masker tidak hanya melindungi penyebaran kuman dari orang yang terinfeksi, tetapi juga melindungi orang yang sehat agar tidak tertular.

Untuk menambah tingkat 'perlindungan', beberapa orang ada yang mengenakan face shield dan masker secara bersamaan. Di negara-negara seperti Amerika Serikat, di mana kasus COVID-19 terus meningkat, tren menggunakan masker ganda menjadi populer.

Beberapa orang Indonesia yang menggunakan masker buatan sendiri juga banyak yang menggunakan sistem masker berlapis sebagai perlindungan terbaik.

Secara teori, dua dianggap lebih baik daripada satu, pemikiran ini mungkin membuat banyak orang berpikir bahwa lebih baik ketika menggunakan dua atau tiga lapisan masker sebagai perlindungan.

Namun, pertanyaan adalah apakah dengan menggunakan lebih dari satu masker dapat lebih efektif dalam melindungi virus baru COVID-19?

2 dari 5 halaman

1. Apakah menggunakan 2 masker wajib?

Dari perspektif medis, menggunakan lebih dari satu masker dapat menciptakan penghalang yang lebih baik bagi kuman dan virus yang akan masuk. Sehingga beberapa orang menganggap bahwa perlindungan ganda dapat mengurangi risiko penularan orang sakit kepada yang sehat.

Namun, menggunakan lebih dari satu masker dapat menyebabkan droplet berada di antara dua lapisan tersebut. Dengan mengenakan lebih dari satu masker juga berarti kamu harus rajin sering membersihkan dan menyanitasi masker.

2. Bukannya lebih banyak lapisan lebih bagus?

Pedoman kesehatan saat ini menganjurkan untuk memilih masker yang mengandung setidaknya 2-3 lapis kain yang dapat menutupi area wajah dengan baik. Walaupun terdapat beberapa jenis masker, saat ini tujuannya masih sama yaitu mencegah penularan COVID-19.

Seperti penggunaan masker kain yang biasa digunakan masyarakat yang memiliki 3 lapis pada bahannya, serta dapat dicuci dan dipakai kembali. Masker bedah yang juga sering digunakan masyarakat dan memiliki filtrasi lebih baik sehingga cocok digunakan bagi orang yang mengalami gejala ringan seperti flu dan batuk.

Serta penggunaan masker N95, yang memberi perlindungan bagi tenaga medis yang sehari-hari menangani pasien dengan risiko penyebaran tinggi untuk terpapar. Namun walaupun N95 dan masker bedah cukup efektif, ide untuk menggabungkan keduanya merupakan cara yang salah.

Karena faktanya dengan memakai banyak masker akan menambah kesengsaraan karena sulit bernafas. Semua masker yang efektif seperti masker bedah atau masker N95, telah dirancang sebaik mungkin untuk memastikan bahwa hidung dan mulut tertutup dengan baik.

Menambahkan lapisan, atau menggunakan masker tambahan akan membuat kamu sulit mendapatkan udara untuk bernapas.

3 dari 5 halaman

3. Lalu siapa yang perlu penggunaan masker ganda?

Selama kamu menggunakan masker berkualitas baik yang terdiri dari beberapa lapisan dan nyaman dipakai.

Kamu tidak perlu menggunakan masker tambahan. Walaupun begitu, dengan adanya antisipasi sebagai langkah pencegahan tidak selamanya salah, namun tetap mempertimbangkan bahwa langkah pencegahan yang kamu lakukan tidak menimbulkan masalah lain.

 Ilustrasi© Shutterstock.com

Namun, bagi orang yang berada di tempat dengan resiko tinggi penularan seperti petugas kesehatan, harus mempertimbangkan untuk menggunakan lebih banyak masker dibandingkan yang lainnya.

Kamu tidak perlu keluar rumah jika tidak penting. Dan saat harus keluar rumah seperti berbelanja bahan pokok, kamu harus menjaga jarak dan mengenakan masker setiap saat, saat itu kamu cukup menggunakan satu masker, namun tetap ingat untuk menggunakannya dengan baik dan benar.

 

4 dari 5 halaman

4. Apa yang harus dilakukan agar masker efektif digunakan?

 Ilustrasi© Shutterstock.com

Seperti yang dikatakan oleh para ahli, bagi orang yang masih tertarik untuk menggunakan lebih dari satu masker, alternatif yang baik sebagai pilihan adalah dengan menambahkan lapisan luar seperti jaring ke kain atau masker buatan sendiri, yang dapat membuat masker lebih rapat dalam mencegah kuman masuk.

Intinya adalah lebih baik menggunakan masker yang banyak lapisan dibanding menggunakan masker tambahan diatas masker yang lain.

(Laporan: Yuni Puspita Dewi, Sumber: Times of India)

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

5 dari 5 halaman

Anies Baswedan Wajibkan Masker Kain Dua Lapis

 Anies Baswedan Wajibkan Masker Kain Dua Lapis© Dream

Masker yang boleh dipakai hanya masker medis dan masker kain. Ini syaratnya.

 

Dream - Untuk menekan semakin tingginya kasus Covid-19, DKI Jakarta resmi menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat pada 11-25 Januari 2021.

Kebijakan ini dijalankan menyusul instruksi Pemerintah Pusat untuk memberlakukan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

PSBB ketat ditetapkan dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 31 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penanganan Covid-19. Salah satu hal yang dimuat dalam ketentuan tersebut yaitu mengenai tata cara pengunaan masker.

Dalam Pasal 3 Pergub, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menetapkan standar masker yang wajib digunakan di Jakarta selama masa PSBB ketat atau PPKM.

Dari jenisnya, terdapat dua masker yang boleh dipakai yaitu masker bedah dan masker kain. 

Masker bedah ditetapkan harus memenuhi standar berikut:

a. Bacterial Filtration Efficiency lebih dari 98,
b. Particle Filtration Efficiency lebih dari 98, dan
c. Fluid Resistance minimal 120 mmHg.

Sedangkan standar masker kain yang harus terpenuhi yaitu:

a. Berbahan katun dan memiliki lapisan minimal dua lapis,
b. Menggunakan pengait telinga dan tali elastis atau tali non-elastis yang panjang untuk diikatkan ke belakang kepala sehingga masker dapat pas di wajah dan tidak kendur,
c. Memiliki perbedaan warna di kedua sisi agar dapat diketahui bagian dalam dan luarnya,
d. Mudah dibersihkan dan dicuci tanpa berubah bentuk dan ukuran, dan
e. Dapat menutupi area hidung, mulur, dan bawah dagu dengan baik.

Sumber: Merdeka.com/Yunita Amalia

Join Dream.co.id