Ada Tramadol dan Riklona di Tas Lucinta Luna, Obat Apa?

Fresh | Selasa, 11 Februari 2020 18:48
Ada Tramadol dan Riklona di Tas Lucinta Luna, Obat Apa?

Reporter : Mutia Nugraheni

Obat tersebut kerap disalahgunakan oleh pengguna narkoba.

Dream - Lucinta Luna diamankan oleh kepolisian di apartemen Thamrin City, Jakarta Pusat, hari ini 11 Februari 2020. Ia kedapatan memiliki ekstasi dan ditemukan dua obat lain di dalam tas miliknya.

Obat tersebut yaitu tramadol dan riklona. Sebenarnya apa fungsi obat tersebut? Dikutip dari Alodokter, tramadol atau lengkapnya tramadol hydrochloride (HCl) bermanfaat untuk pasien dewasa dan anak-anak berusia 12 tahun ke atas.

Obat ini bekerja dengan cara memengaruhi reaksi kimia di dalam otak untuk mengurangi sensasi rasa sakit. Setiap tablet atau kapsul tramadol berisi 50 mg tramadol hydrochloride. Selain sediaan polos (tunggal) tramadol, terdapat juga sediaan kombinasi tramadol dengan paracetamol untuk mengatasi nyeri.

Tramadol termasuk obat pereda nyeri golongan opioid. Obat tersebut kerap disalahgunakan oleh pengguna narkoba dengan dicampur obat lain untuk mendapatkan sensasi 'melayang'.

 

2 dari 6 halaman

Fungsi Obat Riklona

Ada juga riklona, yang dicurigai kerap digunakan Lucinta. Riklona, seperti dikutip dari Honestdoc, adalah merek obat yang mengandung clonazepam yang merupakan golongan benzodiazepin. Obat ini hanya dapat dibeli dengan resep dokter dan digunakan untuk menurunkan frekuensi kejang-kejang dan tingkat keparahannya akibat epilepsi baik pada orang dewasa maupun anak-anak.

 Viral Video Mersa, Bagaimana Hubungan Lucinta Luna-Mike Lewis?© Dream

Kegunaan lain obat Riklona, yaitu sebagai antidpresan yang dapat membantu mengobati gangguan kecemasan (termasuk agorafobia) pada orang dewasa dan juga depresi. Penggunaannya harus dengan pengawasan ketat oleh dokter.

Pasalnya, Riklona memiliki efek samping yang cukup berat. Seperti timbulnya rasa ingin menyakiti diri sendiri bahkan bunuh diri pada beberapa orang. Berhenti menggunakannya secara tiba-tiba dan tanpa sepengetahuan dokter, juga bisa menyebabkan gejala putus obat.

3 dari 6 halaman

Sering Tak Disadari, Konsumsi Obat Ini Bikin Naik Berat Badan

Dream - Pada beberapa orang, kenaikan berat badan secara drastis terjadi bukan karena gaya hidup yang kurang baik. Asupan sudah dijaga, olaharaga pun dilakukan teratur, tapi bobot malah terus naik.

Satu hal yang patut dicurigai jadi pemicunya adalah konsumsi obat-obatan tertentu. Ada beberapa jenis obat yang memang bisa meningkatkan berat badan.

 Sering Tak Disadari, Konsumsi Obat Ini Bikin Naik Berat Badan© Dream

Berikut ini merupakan obat-obatan yang umumnya diresepkan dan memiliki efek samping meningkatkan nafsu makan. Efeknya adalah kenaikan berat badan.

Steroid

Obat steroid menyebabkan insomnia, peningkatan nafsu makan, dan retensi air. Obat yang termasuk golongan steroid yang menyebabkan penambahan berat badan yaitu prednison yang diresepkan untuk mengatasi gejala radang, alegi parah, arthritis, asma, masalah mata, masalah perut, dan gangguan darah.

" Flonase, obat steroid lainnya tidak langsung berhubungan dengan penambahan berat badan kecuali dengan dosis besar, itupun efeknya lebih sedikit dibandingkan obat oral" kata Rekha Kumar, M.D., asisten profesor farmasi di Weill Cornell Medical College.

Tanyakan pada dokter, dosis terkecil dan tercepat yang dapat dikonsumsi. Jika tetap harus meminum steroid, utamakan tidur efektif - untuk mengurangi dampak insomnia, yang memicu nafsu makan.

 

4 dari 6 halaman

Antidepresan

Inhibitor serotonin - seperti Prozac, Zoloft, dan Paxil - menjadi penyumbang kenaikan berat badan terbesar. Obat tersebut menghambat reseptor otak yang berfungsi menyerap serotonin yang memberi dampak menenangkan.

 Ngemil Malam Tak Pengaruhi Berat Badan?© Dream

 Selain dampak positif tersebut, ditemukan bahwa obat ini juga meningkatkan nafsu makan terutama akan karbohidrat. Konsultasikan ke dokter untuk mendapat obat dengan efek kenaikan berat badan paling minim.

 

5 dari 6 halaman

Antipsikosis

Menurut penelitian 2017 yang di rilis di jurnal Neuropsychiatric Disease and Treatment, hampir semua jenis obat antipsikosis - seperti olanzapine, clozapine, dan risperidone yang biasanya digunakan untuk mengobati pasien schizoprenia dan psikosis - menyebabkan kenaikan berat badan.

 Timbangan Juga Bisa Sukseskan Program Diet, Caranya?© Dream

Mintalah pada psikiater untuk merekomendasikan ahli terapi yang dapat membantu mengatur gejala kenaikan berat badan melalui terapi kebiasaan kognitif atau ahli diet untuk membantu mengatur perubahan gaya hidup.

 

6 dari 6 halaman

Kontrasepsi

 Pakai Pil Kontrasepsi Lalu 'Bobol', Ketahui Penyebabnya© Dream

Beberapa kontrasepsi seperti suntik, meningkatkan hormon progesteron yang menambah nafsu makan. Ada banyak pilihan kontrasepsi yang non-hormonal (contohnya IUD) yang tidak menyebabkan penambahan berat badan.

Wajah Tegar BCL Saat Antarkan Jenazah Ashraf Sinclair
Join Dream.co.id