Jarang Diketahui, 6 Dampak Buruk Memakai Celana Ketat Bagi Kesehatan

Fresh | Senin, 10 Agustus 2020 11:22
Jarang Diketahui, 6 Dampak Buruk Memakai Celana Ketat Bagi Kesehatan

Reporter : Cynthia Amanda Male

Jangan kenakan terlalu lama. Ngeri banget bahayanya.

Dream - Pakaian yang ketat dapat membuat siluet tubuhmu lebih jelas. Apalagi untuk wanita berbentuk tubuh jam pasir.

Meski dapat memperindah siluet tubuh, namun pakaian yang ketat bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Terutama, jika kamu mengenakannya untuk waktu lama. Dilansir dari Sehatq.com, berikut dampak buruk pemakaian celana ketat bagi kesehatan.

Pegal-pegal

Pegal© Shutterstock.com

Jika kamu mengenakan bra terlalu ketat, mungkin akan terasa pegal di sekitar area bahu maupun punggung. Apakagi jika tali bra membekas ketika dilepaskan.

Selain pegal, kamu juga bisa merasa nyeri dan mengalami perubahan postur menjadi agak membungkuk akibat pemakaian bra terlalu ketat.

2 dari 6 halaman

GERD (Gastroesophageal reflux disease)

GERD (Gastroesophageal reflux disease)© Shutterstock.com

Pemakaian celana atau pakaian yang menekan area perut dapat menyebabkan GERD. Terutama, jika kamu mengonsumsi banyak makanan saat mengenakannya.

Tekanan pakaian di area perut menyebabkan naiknya asam lambung ke kerongkongan. Pakailah pakaian yang nyaman dan tidak terlalu menekan area tubuh.

3 dari 6 halaman

Gangguan Saraf

Rasa Nyeri© Shutterstock.com

Gangguan saraf bisa terjadi di area paha atas serta bagian bawah perut ketika memakai korset maupun stoking. Kondisi ini ditandai dengan rasa nyeri maupun terbakar saat disentuh.

4 dari 6 halaman

Gangguan Aliran Darah

Tidak Nyaman Pada Area Paha© Shutterstock.com

Tekanan pakaian di area paha maupun leher akibat pemakaian stoking, celana ketat atau dasi bisa menghambat aliran darah. Sehingga, kamu bisa mengalami mati rasa ketika memakainya.

5 dari 6 halaman

Infeksi Jamur dan Saluran Kemih

Infeksi Jamur dan Saluran Kemih© Shutterstock.com

Ini akan terjadi ketika kamu memakai celana dalam yang terlalu ketat, sehingga miss V tidak memiliki ruang untuk bernapas dan akhirnya menyebabkan timbulnya jamur. Apalagi, jika tidak menggantinya lebih dari 6 jam.

6 dari 6 halaman

Gangguan Kesuburan

Masalah Reproduksi Pria© Shutterstock.com

Hal ini diperkirakan pada pria yang kerap memakai celana dalam ketat. Pemakaian celana dalam ketat diklaim dapat menurunkan jumlah sperma karena proses pembentukannya terganggu.

(Sumber: Sehatq.com)

Join Dream.co.id