5 Manfaat Sehat Jika Mengurangi Konsumsi Daging

Fresh | Jumat, 3 September 2021 06:12

Reporter : Dwi Ratih

Rasanya enak, tapi efek samping yang dirasakan bisa bikin menyesal.

Dream – Daging memang menjadi sumber lemak, protein, dan vitamin, untuk tubuh kita. Namun jika dikonsumsi secara berlebihan, juga tidak baik untuk kesehatan.

Mungkin salama ini kalian pernah mendengar bahwa membatasi konsumsi daging justru bisa membawa manfaat. Di antaranya menurunkan berat badan dan bagus untuk kesehatan usus.

Mengurangi daging memang dikaitkan dengan peningkatan kesehatan erta berkurangnya risiko penyakit tertentu. Namun manfaat etrsebut juga bergantung pada makanan lain yang disantap, juga jenis daging yang kita makan.

 Ilustrasi© shutterstock

Berikut ini manfaat mengurangi atau menghindari daging.

5 Manfaat Sehat Jika Mengurangi Konsumsi Daging
Foto: Ilustrasi/Shutterstock
2 dari 5 halaman

Tubuh jadi lebih sehat dan mudah mengatur berat badan

Mengurangi konsumsi daging dapat mengurangi risiko penyakit jantung, dan mencegah pertumbuhan kanker. Selain itu, sebuah penelitian menunjukan bahwa memakan nabati terlalu banyak akan meningkatkan resistensi insulin dan risiko diabetes tipe 2.

Membatasai konsumsi daging juga dapat membantu berat badan turun.

Tetapi jangan hanya mengurangi porsi makan daging saja, kamu juga harus rutin mengkonsumsi vitamin B12, zinc, kalsium, zat besi, dan asam lemak omega-3.

Mengurangi risiko penyakit jantung

Banyak penelitian mengatakan, di dalam asupan lemak jenuh, ditemukan dalam daging dan produk hewani akan meningkatan risiko penyakit jantung.

Ada sejumlah daging yang memiliki kandungan lemak jenuh yang tinggi. Di antaranya potongan daging merah yang berlemak, daging asap hingga sosis.

Meminimalisir konsumsi daging akan membuat tubuhmu terhindar dari penyakit kanker berbahaya. Termasuk penyakit jantung.

Kamu bisa mengganti daging dengan kacang-kacangan, biji-bijiam, alpukat, dan minyak zaitun. Nutrisi pada makanan tersebut dapat menurunkan kadar kolestrol dan menurunkan tensi darahmu.

3 dari 5 halaman

Dapat meningkatkan kesehatan usus

 Ilustrasi© shutterstock

Karena diet yang mengecualikan daging adalah mengonsumsi buah-buahan, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, dan makanan nabati lainnya, akan memberi bakteri yang akan menyehatkan usus.

Ususmu akan menghasilkan senyawa anti inflamasi dan memperkebal ketahanan tubuh.

Bakteri usus juga dapat mencegah pertumbuhan sel kanker tertentu, memperbaiki komposisi, dan melindungi tubuh dari diabetes tipe 2.

Memperbanyak makanan nabati dan membatasi daging dapat menyehatkan bakteri yang meningkatkan kesehatan.

© Dream
4 dari 5 halaman

Menangkal kanker jahat

Membatasi makan dengan bahan daging merah, olahan, seperti sosis, bacon, akan meningkatkan risiko tubuhmu terkena kanker kolorektal.

Tidak hanya kanker kolorektal, namun juga kanker payudara.

Peneliti telah menyarankan untuk memasak daging dengan suhu tinggi. Agar lemak jenuh dan senyawa karsinogenik pada daging dapat berkurang.

Penelitian juga mengatakan orang yang melakukan diet vegetarian risiko terkena kanker kolorektal jauh lebih rendah dibandingkan yang tidak melakukan diet vegetarian.

5 dari 5 halaman

Baik untuk lingkungan

Selain memberikan manfaat kesehatan, menyantap sayuran lebih banyak daripada daging membuat lingkungan menjadi lebih baik.

Karena produksi daging biasanya membutuhkan lebih banyak sumber daya, dan menghasilkan lebih banyak emisi gas rumah kaca.

Tidak hanya itu, produksi daging dapat menimbulkan deforestasi dan polusi ke tingkat yang lebih besar daripada produksi buah-buahan, sayuran, dan makanan nabati.

Dengan mengurangi konsumi daging kamu bisa melestarikan hewan-hewan dan memberikan dampak positif untuk lingkungan.

Sumber: Healthline
Laporan: Delfina Rahmadhani

© Dream
Join Dream.co.id