2 Cara Memulihkan Kemampuan Indera Penciuman Akibat Covid-19

Fresh | Rabu, 27 Januari 2021 16:34
2 Cara Memulihkan Kemampuan Indera Penciuman Akibat Covid-19

Reporter : Reni Novita Sari

Dengan cara ini, indera penciumanmu akan pulih seperti sedia kala

Dream - Kehilangan kemampuan indera penciuman (anosmia) merupakan salah satu gejala seseorang terpapar virus Covid-19, Sars-CoV2. Sebagian besar pasien dapat memulihkan penciumannya seiring kesembuhan mereka dari penyakit tersebut, Namun ada juga sebagian yang lain masih mengalaminya meski sudah sembuh.

Bahkan dalam beberapa kasus, ada pasien yang sama kehilangan kemampuan indera penciuman secara permanen.

Seseorang yang mengalami anosmia tidak dapat sepenuhnya menghirup dan merasakan bau makanan. Masalah kesehatan ini terasa sepele namun cukup mengganggu.

Kabar buruknya, kehilangan penciuman bisa berdampak lebih dari sekadar ketidakmampuan mencium bau. Penderita anosmia praktis juga tidak peka rasa karena kedua indera saling berhubungan. Kondisi ini membuat nafsu makan penderita anosmia menurun dan secara psikologis bisa memicu frustasi.

Menurut ahli THT Raj Sindwani, MD, seseorang yang mengalami anosmia juga bisa kehilangan rasa aman. Misalnya, tidak mampu mencium bau-bau yang berkaitan dengan peristiwa kebakaran.

" Tanpa kemampuan untuk mencium, kita kehilangan kemampuan untuk mendeteksi bau berbahaya, seperti gas atau api dan asap," katanya, seperti dilansir Cleveland Clinic.

Meski begitu, kabar baiknya adalah angka kehilangan penciuman secara permanen sebetulnya sangat kecil. Sindwani menyebut salah satu penelitian soal pengujian kemampuan indera penciuman menemukan bahwa hanya 15 persen pasien Covid-19 yang mengalami masalah tersebut.

Para pasien atau penyintas ini kehilangan penciuman selama lebih dari 60 hari. Sementara kurang dari 5 persen yang mengalaminya selama lebih dari enam bulan. " Itu benar-benar (temuan yang) menghibur," ucapnya.

Mengetahui anosmia sejauh ini tidak permanen adalah hal yang menenangkan, kita diharapkan bisa mengetahui cara memulihkan indera penciuman agar berfungsi dengan normal. Dilansir dari Cleveland Clinic, berikut cara mengembalikan kemampuan indera penciuman yang hilang akibat covid-19.

2 dari 3 halaman

1. Berkonsultasi dengan Dokter

 Ilustrasi© Foto : Shutterstock

Menurut Sindwani, hal pertama yang harus dilakukan adalah memeriksakannya ke penyedia layanan kesehatan. Jika anosmia juga disertai gejala lain, penting pula untuk melakukan pemeriksaan dan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku.

Namun, jika kehilangan penciuman adalah satu-satunya gejala yang dirasakan, buatlah janji dengan dokter untuk mendapatkan saran pemulihan. Jika ada polip atau tumor, maka kamu memerlukan perawatan medis spesifik.

“ Jika (kehilangan penciuman) terkait Covid-19 atau terkait dengan infeksi virus lain, biasanya sembuh sendiri dalam beberapa minggu," katanya.

3 dari 3 halaman

2. Terapi Indra Penciuman

 Ilustrasi© Foto : Shutterstock

Kamu juga bisa melakukan latihan penciuman mandiri di rumah. Ini sangat aman dan tidak memiliki efek samping, tetapi cukup membantu mengatasi masalah kehilangan penciuman setelah mengalami infeksi virus.

" Ini memanfaatkan apa yang disebut prisma bau. Latihan ini menggunakan bau-bau utama untuk melatih kembali penciuman, mengandalkan ingatan dan pengalaman, untuk melatih saraf tersebut agar hidup kembali," ucapnya.

Beberapa bau primer yang bisa dimanfaatkan untuk melatih penciuman, seperti bunga (diwakili mawar), buah (diwakili lemon), aromatik (diwakili cengkeh atau lavender), dan resin (diwakili kayu putih). Cobalah mencium masing-masing bau dan hirup dalam-dalam aromanya selama 15-20 detik. Ketika menghirup aroma, cobalah mengingat seperti apa baunya dan seperti apa bentuk objeknya berdasarkan pengalamanmu.

" Secara mental Anda perlu membenamkan diri dalam pikiran, membayangkan mawar, misalnya bau dan bentuknya seperti apa," kata dia.

Ulangi langkah yang sama pada setiap objek sebanyak 2-3 kali dalam sehari. Dengan cara ini, diharapkan penciuman akan terus membaik dari waktu ke waktu dan dalam tiga atau enam bulan, bahkan satu tahun, penciuman diharapkan sudah kembali normal.

Menurutnya, masih diperlukan banyak penelitian untuk menjawab perawatan yang tepat untuk masalah anosmia, termasuk apakah benar konsumsi asam lemak omega-3 dan suplemen lain bisa membantu pemulihan.

 

(Sah, Sumber : clevelandclinic)

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Join Dream.co.id