Wali Kota Bengkulu Usul Tenaga Medis Positif Covid-19 Jadi CPNS Tanpa Tes

Dinar | Senin, 18 Mei 2020 13:50
Wali Kota Bengkulu Usul Tenaga Medis Positif Covid-19 Jadi CPNS Tanpa Tes

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Ini alasannya.

Dream – Wali Kota Bengkulu, Helmi Hasan, mengusulkan pemerintah pusat agar tenaga paramedis yang terjangkit Covid-19 dijadikan CPNS tanpa tes. Ini disampaikan Helmi sebagai bentuk penghargaan kepada para pejuang medis yang menjadi garda terdepan dalam menanggulangi Covid-19.

" Ya sebagai bentuk kepedulian terhadap tenaga kesehatan, medis dan paramedis, Pemkot Bengkulu mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk mengangkat para tenaga medis yang berstatus Pegawai Tidak Tetap (PTT) untuk menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tanpa melalui tes," ujar dia dikutip dari Merdeka.com, Senin 18 Mei 2020. 

Menurut Helmi, usulan tersebut merupakan penghargaan untuk tenaga kesehatan, medis dan paramedis yang telah berjuang mempertaruhkan hidupnya untuk melawan Covid-19 di Kota Bengkulu.

" Saya sangat prihatin kepada tenaga kesehatan, medis dan paramedis yang telah berjuang siang dan malam mempertaruhkan hidupnya untuk warga Kota Bengkulu agar terhindar dari wabah Covid-19. Untuk itu, saya sangat menghargai jasa-jasanya dan akan mengusulkan mereka menjadi CPNS tanpa tes," kaa dia.

Untuk diketahui, Pemkot Bengkulu telah 10 tahun dari tahun 2011 sampai dengan 2020 tidak melaksanakan penerimaan CPNS.

2 dari 6 halaman

150 Kilogram Ikan Segar untuk Ratusan Ustaz di Bengkulu

Dream - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Bengkulu kembali membagikan ikan segar untuk masyarakat terdampak Covid-19. Kali ini ikan itu dibagikan kepada ratusan ustaz di Kota Bengkulu.

" Alhamdulillah hari ini kita kembali dapat sedekah dari pengusaha ikan sebanyak 150 Kg," kata Kepala Dinas DKP Kota Bengkulu Syafriandi dikutip dari Merdeka.com, Kamis 14 Mei 2020.

Ikan tersebut adalah sedekah dari salah satu pengusaha ikan di Kota Bengkulu atas nama Azmi. Azmi menyumbangkan 150 Kg ikan untuk diberikan kepada para ustaz di Bengkulu melalui DKP.

 

 150 Kilogram Ikan Segar untuk Ratusan Ustaz di Bengkulu© Dream

 

" Kemudian kita salurkan langsung kepada ustaz dikoordinir Ustaz Syafril yang mereka bagikan di Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI)," imbuh Syafriandi.

Syafriandi bersyukur dan sampaikan ucapan terima kasih kepada para pengusaha ikan, karena DKP masih dipercaya nelayan dan pengusaha ikan untuk menyalurkan bantuan berupa ikan.

" Dan mereka selalu berlomba untuk berpartisipasi. Dan siapa saja yang berperan serta untuk memberikan bantuan di kondisi Covid-19 ini kita (DKP) berikan piagam penghargaan," tutur dia.

[crosslink_1]

3 dari 6 halaman

Terkesan Program Wali Kota Bengkulu di Tengah Pandemi Covid-19

Dream - Wali Kota Tanjung Balai M Syahrial terkesan program yang dijalankan Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan kaitannya mencegah dampak penyebaran Covid-19.

Hal itu diungkapnya saat kedua pimpinan tersebut saling bertegur sapa dan ngobrol santai dalam live streaming melalui media sosial Instagram akun @Helmihasanofficial dan @h.m.syahrial, Senin kemarin.

" Alhamdulillah dengan live ini kita dapat bertukar pikiran dalam menangani dampak Covid-19 di Kota Tanjung Balai maupun Kota Bengkulu, saya terkesan dengan Wali kota Bengkulu yang terus menebarkan kebaikan serta membantu warganya," tutur Wali Kota Syahrial saat live tersebut ditukip dari Merdeka.com, Selasa 12 Mei 2020.

 Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan dan Wali Kota Tanjung Balai M Syahrial© Merdeka.com

Syahrial menjelaskan Kota Tanjung Balai juga telah menjalankan program bantuan sembako seperti yang dijalankan Kota Bengkulu. Selain itu juga sudah menerapkan protap kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah pusat.

" Alhamdulillah Pak Wali di tengah wabah ini kita juga terus tebarkan kebaikan, salah satunya dengan memberi bantuan sembako. Di sela itu semua kita juga terus menerapkan protokol-protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah pusat dalam menangani penyebaran virus Covid-19 di Tanjung Balai karena saat ini masih dinyatakan zona hijau," jelasnya.

 

4 dari 6 halaman

Pakai Dana APBD

Sementara itu, Wali kota Helmi Hasan mengungkapkan jajarannya telah melakukan penanganan dari berbagai bidang yaitu bidang kesehatan, ekonomi dan ketahanan pangan di Kota Bengkulu.

" Alhamdulillah Kota Bengkulu saat ini telah menyisir dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bengkulu untuk penanganan melawan wabah Covid-19, di sini kita pastikan dari semua bidang penanganannya secara maksimal," ujar Helmi.

Ia juga menjelaskan pemkot Bengkulu saat ini sedang melangsungkan pembagian beras dan mie instan (rasmie) kepada warga Kota Bengkulu.

" Ya pak Wali saat ini Pemkot Bengkulu sedang menjalankan pembagian rasmie secara bertahap yang dibagikan pada hari sabtu dan minggu. Di sini kita pastikan semua warga yang tinggal di Kota Bengkulu mendapatkan bantuan ini, dengan jumlah 2 dus mie instan dan 20 kg beras," kata Helmi.

5 dari 6 halaman

Alhamdulillah, Pemkot Bengkulu Punya Lagi 12 Ambulans untuk Layani Warga

Dream - Pemerintah Kota Bengkulu menyiapkan 12 unit ambulans, diantaranya 5 unit untuk penanggulangan Covid-19, 1 unit buat disabilitas dan sisanya 6 unit ambulans umum. Semua ambulans ini melayani gawat darurat dari masyarakat Kota Bengkulu yang membutuhkan.

Wali kota Bengkulu Helmi Hasan mengatakan ambulans ini diperuntukkan untuk masyarakat agar memudahkan proses transportasi dalam penjemputan pasien.

 

 Alhamdulillah, Pemkot Bengkulu Punya Lagi 12 Ambulans untuk Layani Warga© Dream

 

" Alhamdulillah sebanyak 12 ambulans telah kita sediakan, diantaranya ada 5 unit untuk penanggulangan Covid-19 yang kami serahkan ke Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu dan 1 unit untuk penyandang disabilitas. Serta sisa 6 unit lainya merupakan permintaan dari masyarakat," ujar Helmi Hasan didampingi Wakil Wali kota Dedy Wahyudi saat menyerahkan secara simbolis bantuan ambulans di Balai Kota, dikutip dari Merdeka.com, Selasa 12 Mei 2020.

Helmi menjelaskan ambulans ini dibeli dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bengkulu. Karena saat ini warga sangat membutuhkan kendaraan operasional ambulans.

 

6 dari 6 halaman

Memang Sangat Diperlukan

Salah satu penerima ambulans yaitu Direktur Rumah Sakit Gading Medika Dr Prionoto mengucapkan terima kasih atas pemberian ambulans dari pemkot guna mendukung operasional kendaraan di rumah sakit Gading Medika.

" Ya saya sangat berterimakasih dengan pemberian bantuan ambulans dari pemkot Bengkulu ini, karena kami membutuhkan sekali kendaraan operasional ini," ujar dr Prionoto.

Untuk diketahui, Ambulans sebanyak 12 unit, diantaranya 6 unit diperuntukkan untuk RSHD Kota Bengkulu, 1 unit untuk Baznas, 1 unit untuk Nahdatul Ulama, 1 unit untuk kelurahan Cempaka Permai, 1 unit untuk RS Gading Medika dan 1 unit untuk Palang Merah Indonesia (PMI).

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bengkulu juga telah memiliki 12 ambulans, di antaranya di standby kan di 9 kecamatan yang ada di Kota Bengkulu.

(Sumber: Merdeka.com)

Join Dream.co.id