Virus Corona Bisa Gulung Perekonomian Dunia

Dinar | Selasa, 28 Januari 2020 17:13
Virus Corona Bisa Gulung Perekonomian Dunia

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Apalagi wabahnya berbarengan dengan Imlek.Merdeka.com

Dream - Tidak hanya mengancam nyawa manusia, wabah virus Corona yang bermula di Wuhan juga membahayakan perekonomian dunia, terutama China.

Apalagi wabah ini merebak bersamaan dengan Tahun Baru Imlek, saat roda ekonomi China berputar kencang-kencangnya karena konsumsi masyarakat meningkat tajam.

" Corona virus, ini menimbulkan pesimisme yang menggulung ekonomi pada Januari ini yang biasanya terjadi Chinese New Year dianggap salah satu momentum Tiongkok bisa meningkatkan pertumbuhan ekonominya melalui faktor domestik, yaitu konsumsi mereka," kata Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, dikutip dari , Selasa 28 Januari 2020.

Penyebaran virus corona yang cukup cepat akan melemahkan perekonomian China. Kebijakan ekonomi yang disusun oleh Negeri Tirai Bambu itu diprediksi takkan terealisasi dengan baik.

“ Dengan adanya corona virus dan kemudian terjadi policy lock down, seluruh potensi pertumbuhan ekonomi China dari domestic factor tidak realize (terwujud). Kehilangan momentum karena persis terjadi Chinese New Year yang bahkan liburnya diperpanjang sampai early Februari," kata dia.

Kondisi tersebut menggambarkan kebijakan yang telah disusun tidak selalu mampu terealisasi dengan baik. Sebab, masih ada potensi lain yang bisa mengganggu seluruh target yang ditetapkan. Kondisi tersebut pun harus diwaspadai oleh seluruh negara di dunia.

" Ini (virus corona) menggambarkan bahwa risiko itu bisa unpredictable dan very volatile jadi semua negara wajib selalu waspadai dan siapkan instrumen kebijakan dalam hadapi satu sisi keinginan untuk terus tumbuh. Keinginan untuk terus menjaga momentum harus, tapi tidak bisa buta terhadap environment," kata dia.

2 dari 5 halaman

Pemerintah Waspada Meluasnya Dampak Virus Corona pada Ekonomi

Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, khawatir dampak ekonomi terkait adanya virus corona asal China meluas. Menurutnya, isu ini akan menjadi masalah baru bagi perekonomian dunia.

" Yang terbaru adalah outbreak corona di China. Tentu ini kan menjadi persoalan-persoalan baru untuk perekonomian dunia," kata Airlangga.

Dampak yang paling terasa dari virus corona, yaitu pariwisata Indonesia. Menurut dia, turis asal China akan turun drastis.

“ Sudah pasti pariwisata dari Tiongkok akan terganggu,” kata dia.

Airlangga akan terus memantau perkembangan masalah ini. Hal ini mengingat virus corona tak hanya berimbas pada regional, tetapi juga global.

“ Jadi, kita lihat perkembangannya,” kata dia.

3 dari 5 halaman

Update Virus Corona: 107 Pasien Meninggal, 4.474 Terinfeksi

Dream - Penyebaran virus Corona Wuhan (2019-nCov) terus terpantau. Berdasarkan pembaruan data John Hopkins University Centre for Systems Science and Engineering (JHU-CSSE) pada Selasa, 28 Januari 2020 pukul 10.55 WIB, sebanyak 107 orang dinyatakan meninggal dunia.

Jumlah kematian terbesar terjadi di wilayah Provinsi Hubei. Salah satu kota di provinsi ini, Hubei, diduga menjadi pusat penyebaran virus.

Di provinsi ini, terdapat 100 orang yang meninggal. Di provinsi ini pula dilaporkan 2.714 orang terjangkit.

Total keseluruhan, kasus virus Corona Wuhan menjangkiti 4.474 orang. Sebanyak 4.409 orang terjangkit virus ini di China. Sementara itu, di Hong Kong dan Thailand masing-masing ada 8 orang.

 Sebaran virus Corona WuhanSebaran virus Corona Wuhan © Istimewa

Sebaran virus Corona Wuhan

Sebanyak 6 orang di Macau dilaporkan terjangkiti virus ini. Sementara itu, di Australia, Singapura, Taiwan, dan Amerika Serikat, ada sebanyak 5 orang yang terjangkiti virus ini.

Sementara itu, dilaporkan di Jepang, Malaysia, dan Korea Selatan, ada 4 orang yang terjangkit virus ini.

Sebaran virus juga sudah sampai di Perancis dengan 3 orang terjangkiti, Vietnam, 2 orang terjangkiti, dan Kamboja, Jerman, Pantai Gading, Nepal, Sri Lanka, dan Kanada, masing-masing 1 orang yang terjangkiti.

 

4 dari 5 halaman

Data Sehari Lalu: Sebaran Virus Corona, 2.118 Orang Terinfeksi

Dream - Virus baru Corona tak hanya mewabah di Wuhan, China. Virus yang disebut dengan novel Coronavirus (2019-nCov) itu telah menyebar ke sejumlah negara.

Menurut peta penyebaran yang dibuat oleh John Hopkins University Center for Systems Science and Engineering (JHU CSSE), virus novel Coronavirus telah menginfeksi 2.118 orang.

Orang yang terinfeksi paling banyak berada di China, yaitu berjumlah 2.062. Di Thailand dan Hong Kong masing-masing 8 orang, sementara di Macau dan Amerika Serikat masing-masing 5 orang.

Australia, Jepang Malaysia, Singapura, dan Taiwan, masing-masing 4 orang. Prancis dan Korea Selatan masing-masing 3 orang, Vietnam 2 orang, Kanada dan Nepal masing-masing satu orang.

Menurut data, hingga pukul 11.01 WIB, Senin 27 Januari 2020, sudah ada 56 orang meninggal akibat terpapar virus Corona. Sementara itu, 52 orang dapat disembuhkan.

 Data sebaran virus CoronaData sebaran virus Corona © Istimewa

Data sebaran virus Corona novel (Foto: Istimewa)

Saat ini, Kementerian Kesehatan terus memastikan antisipasi penyebaran virus novel Coronavirus di Indonesia.

5 dari 5 halaman

Kondisi Warga China

Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, memastikan turis China yang melakukan perjalanan wisata ke Sulawesi Utara (Sulut) dalam kondisi sehat.

" Pemerintah China ketika warganya akan melakukan perjalanan ke luar negeri sudah memastikan bahwa kondisi kesehatannya baik," ujar Terawan dilaporkan Liputan6.com.

Dia percaya, China memastikan kondisi kesehatan warganya yang bepergian ke negara lain. " Kita semua saling percaya. Jangan sampai karena kegundahan hati, hanya karena prasangka waduh bagaimana nanti ekonomi kita ke depan, bagaimana hubungan negara kita?" ujar dia.

Video Polisi Tes Kandungan Sabu Cair dalam Mainan Anak-anak
Join Dream.co.id