Usai Lebaran,Segera Sehatkan Isi Dompet Setelah 'Bocor Halus'

Dinar | Selasa, 18 Mei 2021 15:35

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Ada beberapa cara menyehatkan keuangan pasca Lebaran.

Dream – Tak sedikit dari kita mengalami masalah keuangan setelah Hari Raya Idul Fitri. Ini disebabkan karena pengeluaran membengkak pada Ramadan.

Keberadaan larangan mudik 2021 ini memberi dampak positif bagi keuangan pada Ramadan. Pengeluaran mudik yang rutin acapkali sangat besar dan bisa menjadi pengeluaran terbesar kita.

Namun, kegiatan buka puasa bersama, kirim-mengirim hantaran untuk sanak saudara, sahabat atau teman, dan lainnya bisa saja menjadi salah satu pengeluaran yang kurang diwaspadai beberapa waktu ini.

Dikutip dari keterangan tertulis Lifepal, Selasa 18 Mei 2021, Financial Educator Lifepal, Aulia Akbar, mengatakan ada beberapa cara menyehatkan keuangan pasca Lebaran. Pertama, mengecek kesehatan keuangan.

Usai Lebaran,Segera Sehatkan Isi Dompet Setelah Bocor Halus
Tak Sedikit Orang Yang Keuangannya Kembali Ke Nol Setelah Lebaran. (Foto: Lifepal)
2 dari 7 halaman

Periksa Kesehatan Keuangan

Langkah awal dari melakukan perencanaan keuangan adalah mengetahui kondisi kesehatan keuangan saat ini, dan mendapatkan rekomendasi untuk memperbaiki kondisi buruk dan mempertahankan kondisi yang sudah baik.

 Promo Ini Sukses Pikat Konsumen Gunakan Dompet Digital
© MEN

Cara mengetahui kesehatan kita adalah mengenali sejumlah nilai atau rasio kesehatan keuangan. Beberapa di antaranya, keberadaan dana darurat, nilai arus kas, nilai kekayaan bersih rasio utang berbanding aset, rasio aset lancar berbanding kekayaan bersih, rasio aset investasi berbanding kekayaan bersih dan lain sebagainya.

Kedua, gunakan skala prioritas untuk memperbaiki kesehatan keuangan. memeriksa kesehatan keuangan merupakan tahap awal dari proses perencanaan keuangan. Setelah kesehatan keuangan sudah diketahui, kamu bisa membuat skala prioritas untuk memperbaiki kesehatan keuangan.

3 dari 7 halaman

Jangan Habiskan THR

Selanjutnya, memperbaiki keamanan finansial sebelum menambah jumlah aset investasi. Jika kamu adalah kepala keluarga, setidaknya menambah dana darurat hingga enam kali pengeluaran pokok bulanan dan membeli asuransi jiwa.

Setelah kebutuhan dana darurat terpenuhi, kamu bisa mulai investasi. Perlu diingat bahwa THR jangan dihabiskan.

Sahabat Dream bisa menggunakan dana ini untuk memperbaiki kesehatan keuangan. Nah, uang ini bisa digunakan untuk menambah dana darurat dan membayar premi asuransi jiwa. (mut)

4 dari 7 halaman

Punya Utang, Lunasi atau Bangun Dana Darurat Dulu?

Dream – Pandemi Covid-19 ini memang membuat kondisi menjadi tidak pasti. Ketidakpastian ini tentu saja berakibat buruk terhadap finansial.

Risiko terburuk pandemi ini adalah kehilangan pekerjaan dan tentu itu bisa membuat finansial terganggu. Tak ada pemasukan memaksa orang-orang untuk menggunakan tabungan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Agar tabungan tetap aman, tentu dana darurat itu diperlukan. Orang-orang pun semakin sadar tentang keberadaan pos yang penting ini.

“ Sekarang menjadi relevan karena tidak tahu ujungnya di mana. Harus punya sejumlah uang untuk pegangan,” kata Financial Trainer QM Financial, Emiralda Noviarti.

Tapi, bagaimana jika ingin memupuk dana darurat, namun masih ada hutang? Lead Financial Trainer QM Financial, Ligwina Hananto, menganjurkan untuk melunasi hutang konsumtif terlebih dahulu baru mengumpulkan dana darurat.

“ Yang penting untuk survive, bukan gaya dan kaya, tapi kuat dan sehat,” kata Ligwina.

Dia juga menyarankan untuk membuat keuangan menjadi lebih sehat dengan melunasi hutang konsumtif. Setelah itu, barulah berbicara hal-hal lainnya.

“ Kalau ada hutang konsumtif, nggak usah ngomongin investasi. Lunasin dulu,” kata Ligwina.

5 dari 7 halaman

Dana Darurat Buat Pandemi Mulai Menipis, Ini Trik Cari Cuan Tambahan

Dream – Dana darurat menjadi sesuatu yang penting saat pandemi Covid-19. Keberadaan uang tabungan ini bisa membantu untuk bertahan hidup di tengah biaya hidup yang bertambah di masa penuh tantangan ini.

Financial Trainer QM Financial, Emiralda Noviarti, mengatakan kebanyakan orang masih bisa bertahan dengan uang pegangan antara 1-3 bulan. Setelah itu, mereka akan was-was karena uang simpanan pelan-pelan semakin tipis.

 

 Dana Darurat Buat Pandemi Mulai Menipis, Ini Trik Cari Cuan Tambahan
© Dream

 

“ Solusi pendeknya adalah berutang. Namun, ini tidak menyelesaikan masalah. Uang nggak ada, apa yang (dipakai) untuk bayar?” kata Emiralda dalam Media Briefing “ Menjadi Pahlawan Finansial Keluarga: Mencari Peluang di Tengah Resesi”, Senin 9 November 2020.

Dia mendorong masyarakat untuk berbisnis sampingan. Emiralda mengatakan ada empat perubahan perilaku masyarakat selama pandemi dan bisa menjadi peluang untuk mencari cuan.

6 dari 7 halaman

Apa Saja?

Yang pertama, banyak orang tinggal di rumah. Di sana, bermunculan hobi-hobi baru, seperti berkebun atau menghias rumah.

Yang kedua adalah meningkatnya kebutuhan dasar. Orang-orang memerlukan makanan dan produk kesehatan. Selama pandemi ini, kebutuhan produk kesehatan meningkat, seperti disinfektan, vitamin, dan hand sanitizer. Dikatakan bahwa jamu-jamuan dan empon-empon bisa menjadi peluang bisnis

“ Masyarakat juga mencari makanan dan minuman yang sehat,” kata Emiralda.

7 dari 7 halaman

Perkembangan Teknologi

Ketiga, pandemi mendongkrak penggunaan teknologi. Misalnya, saat ini, banyak orang melakukan rapat digital dan melakukan acara-acara secara virtual. Emiralda mengatakan teknologi bisa digunakan untuk mencari cuan. Misalnya, menggunakan teknologi untuk mengajar.

“ Kalau punya kemampuan, ini kesempatannya,” kata dia.

Keempat, adalah emphatic society. Emiralda mengatakan ada kebiasaan yang jarang muncul sebelum pandemi. Misanya, sedekah Jumat. “ Sekarang ada semacam sedekah Jumat,” kata dia.

Join Dream.co.id