Untuk Makan Saja, Pria Ini Saban Hari Habiskan Rp14 Juta

Dinar | Kamis, 29 Agustus 2019 10:47
Untuk Makan Saja, Pria Ini Saban Hari Habiskan Rp14 Juta

Reporter : Idho Rahaldi

Horang kaya mah bebas...

Dream - Berapa tagihan makan termahal yang pernah kalian bayar? Hitunglah saat mentraktir teman-teman sekantormu. Sepuluh juta?

Mungkin bagi sebagian besar dari kita, angka itu cukup besar. Untuk makan saja sampai sepuluh juta rupiah. Untuk sekali makan pula.

Tapi, kalau orang kaya, angka itu biasa saja. Tidak seberapa. Bagi kalangan pebisnis yang tajir melintir, pengeluaran besar untuk sekadar sarapan maupun makan siang, sudah biasa.

Simaklah kisah miliarder Kevin O'Leary berikut ini. Dia sudah biasa merogoh belasan juta dari kantong untuk sekali makan.

Profesi memang penasihat tabungan dan investasi. Tapi lihatlah gaya hidupnya, dia malah menghamburkan uangnya untuk makan. Tangannya enteng saja merogoh belasan juta untuk sekali makan.

2 dari 6 halaman

Jamuan Mahal

Dalam sehari, untuk makan saja, Kevin bisa menghabiskan Rp14 juta. Kevin menghabiskan sekitar US$1.000 dalam sekali jamuan makan.

Tapi, pengeluaran belasan juta untuk makan itu bukan untuk bersenang-senang semata. Melainkan sebagai cara menjaga bisnisnya agar tetap stabil.

O'Leary kerap mengadakan rapat dengan para klien. Dia tak mau menjamu tamu dengan asal-asalan.

Bahkan saat sarapan saja Kevin bisa menghabiskan US$200 atau setara dengan Rp2,8 juta. Belum lagi saat makan siang dan malam.

" Aku menghabiskan USD 1.000 per hari(setara USD 14,2 juta), atau kira-kira USD 5.000 (sekitar Rp 71,2 juta) dalam seminggu, hanya untuk makan. Misalnya hari ini sarapan USD 200, lalu makan siang dan makan malam," ujarnya.

3 dari 6 halaman

Senang Membayar Tagihan Klien

O'Leary mengaku tak mau rekan bisnisnya membayar makan sendiri. Dia dengan senang hati membayar tagihan makan para kliennya.

" Aku tak ingin berutang kepada siapapun, jadi biarlah aku yang membayar tagihan makannya," pungkas O'Leary.

Kaya mah bebas!

Sumber:

4 dari 6 halaman

Orang Kaya Tak Bakal Hamburkan Uang untuk 5 Hal Ini

Dream - Selama ini orang berpikiran jika orang kaya itu bebas. Bisa membeli apa saja yang mereka inginkan.

Tetapi, bagi beberapa orang superkaya, menghamburkan uang bukanlah gaya hidup mereka yang sebenarnya.

Sebut saja seperti Bill Gates dan Warren Buffet. Keduanya, bahkan memilih gaya hidup yang sederhana.

 Bill Gates dan Warren Buffet

Dilansir dari Reader's Digest, orang-orang kaya tidak akan menghamburkan uang untuk 5 hal berikut ini.

5 dari 6 halaman

Memberi Warisan Melimpah

1. Memberi Warisan Melimpah

Sudah menjadi rahasia bahwa semua orang ingin menjadi kaya raya hingga bisa mengumpulkan harta yang tidak akan habis tujuh turunan.

Dengan harta warisan yang melimpah, maka anak cucu tidak akan susah menjalani hidup di kemudian hari.

Namun orang kaya sejati tidak akan melakukannya. Contohnya, Mark Zuckerberg dan Bill Gates yang tidak mau mewariskan kekayaan pada anak dan cucu mereka.

 Wah, Harta Mark Zuckerberg Amblas Rp16 M dalam 2 Jam

Zuckerberg dan Gates justru menghamburkan sebagian besar hartanya untuk kegiatan amal, menolong orang-orang yang lebih membutuhkan.

Mereka ingin anak dan cucu mereka mencari jalan sendiri untuk menjadi orang kaya daripada menunggu untuk mendapatkan warisan, menurut CNBC.

2. Barang Bermerek dan Rumah Mahal

Sebagai miliarder, mereka bisa saja membeli baju bermerek yang harganya mahal dari perancang busana terkenal. Tapi mereka tidak melakukannya.

Pendiri IKEA, Ingvar Kamprad, mengatakan kepada Newsweek, dia hanya memakai baju yang dibeli di pasar loak untuk " memberi contoh yang baik" .

Bill Gates, pendiri Microsoft, mengaku masih memakai jam arloji seharga US$10 atau Rp141 ribu meskipun mampu membeli lemari penuh dengan jam Rolex.

Para miliarder ini mungkin akan membeli rumah berharga jutaan dolar, tetapi mereka tetap akan menawar harganya seperti orang lain.

Selain itu beberapa orang kaya bahkan tidak membeli rumah mewah sama sekali.

Menurut US News and World Report, Warren Buffett mungkin orang terkaya ketiga di dunia, tetapi ia masih tinggal di rumah yang dibelinya pada tahun 1958 dengan harga US$31.500 atau Rp444 juta.

6 dari 6 halaman

Koleksi Kartu Kredit

3. Koleksi Kartu Kredit

Orang kaya memang tidak suka membawa uang tunai ke mana-mana. Karena mereka mengandalkan kartu kredit.

Tetapi, jangan mengira orang-orang super kaya itu membawa aneka kartu kredit dari berbagai macam bank di dompet mereka.

 6 Kelebihan Kartu Kredit Syariah Dibanding Konvensional

Tom Colley, penulis buku Rich Habits: The Daily Habits of Successful People, mengatakan hanya 8 persen orang kaya yang menggunakan lebih dari satu kartu kredit. Sementara itu, 77 persen orang biasa memiliki banyak kartu kredit.

4. Segala Sesuatu yang Tidak Tahan Lama

Meski mudah saja bagi mereka untuk membeli yang baru, orang-orang kaya tidak suka dengan barang yang mudah rusak atau tidak tahan lama.

" Orang kaya paham prinsip murah itu tidak selalu yang terbaik," kata Peter Bush dari Horizon Wealth Management di Baton Rouge, Louisiana.

Menurut Bush, orang-orang kaya punya pandangan jauh ke depan. Bahwa apa yang mereka beli atau miliki sekarang bisa bertahan dan berguna hingga ke masa depan.

5. Sesuatu Bersifat Materi

Penelitian menunjukkan bahwa uang dan materi hanya memberikan kepuasan yang sesaat dibandingkan dengan pengalaman hidup.

Karenanya, Jaime Tardy, penulis The Eventual Millionaire, mengatakan orang kaya lebih memilih pengalaman sekali seumur hidup daripada membeli gadget terbaru.

Seperti yang dikatakannya kepada The Week, dia kenal dengan beberapa miliarder yang masih menggunakan iPhone model lama daripada keluaran terbaru.

Terkait
Detik-detik Bom Bunuh Diri Meledak di Polrestabes Medan
Join Dream.co.id