Investor Yakin Suku Bunga BI Turun, Indeks Syariah Melaju Perkasa

Dinar | Rabu, 19 Juni 2019 16:55
Investor Yakin Suku Bunga BI Turun, Indeks Syariah Melaju Perkasa

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Rupiah pun menumbangkan dolar AS.

Dream - Pasar modal Indonesia bergerak ceria menyambut pertemuan dua bank sentral, Bank Indonesia dan The Feederal Reserves, yang akan mengumumkan suku bunga acuan. Keyakinan akan adanya penurunan suku bunga membuat investor berebut terjun ke lantai bursa.

Aksi beli akibat sentimen penurunan suku bunga BI ini mendorong sejumlah indeks acuan di Bursa Efek Indonesia (BEI) kompak bergerak menguat. Kenaikan tinggi juga dicapai tiga indeks acuan saham syariah.

Pada penutupan perdagangan harian BEI, Rabu 19 Juni 2019, Indeks Saham Syariah Indonesuia menanjak 2,425 poin (1,33%) ke level 184,875. ISSI menguat seharian setelah berada di 183,364 saat sesi pra-pembukaan perdagangan.

ISSI memang langsung melompat di sesi pembukaan perdagangan. Bahkan jelang sesi penutupan, aksi beli investor tak mereda dan menyeret ISSI menyentuh level tertingginya. 

Indeks keping biru syariah, Jakarta Islamic Index (JII) juga ikut meroket dengan sentimen positif dari dalam dan luar negeri ini. Indeks berisi 30 emiten unggulan syariah ini melaju 11,961 poin (1,78%) ke level 681,917.

Sementara Indeks JII70 naik 3,801 poin (1,71%) ke level 226,127.

Munculnya sentimen positif mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 81,392 poin (1,31%) ke level 6.339,262.

Analis PT Binaartha Sekuritas, Nafan Aji menuturkan, stabilitas fundamental makroekonomi domestik yang inklusif dan berkesinambungan merupakan sentimen positif dari domestik.

Sedangkan dari global, pelaku pasar antusias dalam menantikan dialog mengenai negosiasi dagang antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping pada KTT G-20 di Osaka, Jepang. Ia menambahkan, sejumlah bank sentral memangkas suku bunga acuan juga menjadi katalis positif untuk pasar saham termasuk IHSG.

" Di sisi lain berakhirnya rezim suku bunga tinggi global juga berpengaruh positif bagi indeks. Apalagi para pelaku pasar juga menantikan pengumuman the Fed dan BI dalam menetapkan suku bunga acuan," kata dia saat dihubungi Liputan6.com.

2 dari 6 halaman
Ayu Tingting, Kisah Masa Kecil dan Resiko Jadi Populer
Join Dream.co.id