Dampak Corona, Jokowi: Tukang Ojek Bisa Tunda Cicil Motor Selama Setahun

Dinar | Rabu, 25 Maret 2020 08:00
Dampak Corona, Jokowi: Tukang Ojek Bisa Tunda Cicil Motor Selama Setahun

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Pemerintah dan OJK memperlonggar kredit selama corona.

Dream – Pemerintah akan melonggarkan cicilan bagi pengusaha mikro, kecil, dan menengah. Tak hanya itu, pemerintah juga akan memperingan skema kredit bagi tukang ojek dan sopir taksi unuk memenuhi cicilan kendaraan.

Keringanan ini diberikan terkait dampak virus corona terhadap perekonomian, termasuk sumber penghasilan.

“ Saya telah mendengar adanya keluhan dari usaha-usaha mikro dan usaha kecil mengenai kesulitan yang mereka hadapi sebagai dampak dari pandemi Covid-19,” tulis Jokowi di akun Instagramnya, @jokowi, Selasa 24 Maret 2020.

Jokowi mengaku sudah berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tentang kelonggaran kredit bagi pengusaha mikro dan kecil untuk kredit di bawah Rp10 miliar. Baik berupa pinjaman yang disalurkan perbankan maupun lembaga keuangan nonbank.

“ Terhadap nasabah usaha mikro dan usaha kecil akan diberikan penundaan cicilan sampai satu tahun dan juga penurunan bunga,” kata dia.

Kemudahan kredit ini juga berlaku bagi tukang ojek, sopir taksi, dan nelayan, yang sedang mengangsur kendaraan, baik itu mobil, motor, atau perahu. Jokowi meminta mereka tak perlu khawatir dengan cicilan.

“ Telah diberi kelonggaran berupa relaksasi pembayaran bunga dan angsuran selama satu tahun,” kata dia.

3 dari 6 halaman

Jokowi Heran Instagramnya 'Diserbu' Iklan Penggemuk Badan

Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku sering menemukan iklan bersliwera di media sosial. Misalnya, kebutuhan sehari-hari sampai krim pemutih kulit. 

“ Kadang-kadang saya membaca unggahan-unggahan yang berseliweran di media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, juga grup WhatsApp,” tulis Jokowi di akun Instagramnya, @jokowi, Jumat 28 Februari 2020.

 

 Jokowi Heran Instagramnya Diserbu Iklan Penggemuk Badan© Dream

 

“ Banyak juga lapak penjual produk kebutuhan sehari-hari, dari pakaian, makanan, obat peninggi badan, sampai krim pemutih kulit,” tambah dia.

Jokowi sampai bertanya-tanya mengapa ada banyak yang menawarkan iklan tersebut. “ Di Instagram saya sendiri banyak yang menawarkan obat penggemuk badan. Ditujukan kepada saya atau ke siapa? Ini kok gencar sekali?” lanjut Jokowi.

4 dari 6 halaman

Ternyata

Melihat ini, Jokowi menilai “ serangan fajar” iklan di media sosial sebagai kreativitas masyarakat Indonesia di era digital. Makanya, tak heran Indonesia menjadi negara dengan nilai ekonomi terbesar.

“ Tidak heran jika saat ini, Indonesia adalah negara dengan nilai ekonomi digital terbesar, dengan pertumbuhan paling cepat, di kawasan ASEAN,” kata mantan gubernur DKI Jakarta.

Dikatakan pada 2015, nilai ekonominya mencapai US$8 miliar (Rp110 triliun). Nilainya melesat jadi US$40 miliar (Rp560 trliun).

“ Diperkirakan tahun 2025, nilai ekonomi digital menjadi US$133 miliar. Silakan kalikan sendiri dalam rupiah,” kata Jokowi.

Ditambah lagi Indonesia punya ekosistem startup paling aktif di Asia Tenggara. Saat ini, ada 2.193 startup. 

“ Itu belum cukup. Potensi pasar digital kita masih sangat besar. Pada tahun 2018, ada 171 juta pengguna internet di Indonesia,” kata dia.

 Jokowi mengaku akun medsosnya diserbu iklan.© Akun Instagram @jokowi

5 dari 6 halaman

Ibukota Baru Diminati Negara Asing, Jokowi Ingin Draft RUU Secepatnya Dikirim

Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan draf Undang-Undang pemindahan ibu kota negara sudah selesai. Jokowi mendesak menterinya untuk segera menyampaikan payung hukum tersebut pekan ini.

Pemerintah kemungkinan masih harus bersabar menyerahkan payung hukum yang akan melancarkan ambisinya membangun ibukota baru itu di Kalimantan Timur. 

“ Menteri Bappenas (Suharso Monoarfa) menyampaikan draf UUD sudah selesai dan akan disampaikan kepada DPR setelah reses. Minggu ini akan disampaikan,” kata Jokowi di Jakarta, dikutip dari siaran Sekretariat Kabinet, dikutip dari akun Twitter @setkabgoid, Rabu 26 Februari 2020.

Tak hanya draft RUU Ibukota Baru, presiden juga meminta jajaran menterinya untuk merampungkan berbagai payung hukum yang dibutuhkan dalam memindahkan ibu kota negara.

Dikatakan bahwa rencana pemindahan ibu kota menarik perhatian dari negara-negara lain, seperti Korea Selatan. Dikatakan bahwa kemarin Jokowi menerima tamu dari Menteri Lingkungan Hidup Korea Selatan, Cho Myung Rae di Istana Kepresidenan.

Korea Selatan ini dinilai berpengalaman dalam membangun ibu kota yang baru dan ramah lingkungan.

“ Itu sebuah sinyal yang bagus,” kata mantan gubernur DKI Jakarta itu.

6 dari 6 halaman

Minta Ini Dari Menteri

Selain meminta para menterinya untuk menyelesaikan payung hukum yang diperlukan, Jokowi meminta Bappenas memaparkan hasil pra masterplan dan kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), termasuk penentuan area kawasan inti pemerintahan. Dari sini bisa terlihat peta pembangunan infrastruktur dasar yang bisa dilakukan pada 2020.

Dia juga meminta pembiayaan ibu kota baru diselesaikan. Harus ada pemetaan proyek mana yang akan dibiayai oleh APBN dan mana okeh swasta melalui KPBU. Mana pula yang akan dikerjakan oleh investasi langsung. 

“ Tangan swasta nasional dan berbagai negara yang ingin bekerja sama dan sudah memiliki keinginan besar. Kita bisa memberikan penjelasan secara jelas dan gamlang di mana mereka akan terlibat, di 

Terkait
Potret Aktifitas Prisia Nasution Saat Jelajahi Alam
Join Dream.co.id