Cuan BCA di 3 Bulan Pertama 2021 Tembus Rp7 Triliun

Dinar | Jumat, 23 April 2021 07:47
Cuan BCA di 3 Bulan Pertama 2021 Tembus Rp7 Triliun

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Asetnya pun bertumbuh double digit.

Dream – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatatkan laba bersih sebesar Rp7,04 triliun pada triwulan I 2021. Keuntungan yang sudaah dikurangi pajak bank swasta terbesar Indonesia ini naik 7 persen dari periode sama setahun lalu yang mencapai Rp6,58 triliun.

Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja, mengatakan total kredit dan obligasi korporasi relatif stabil sejak Desember 2020, mencapai Rp610 triliun per 31 Maret 2021. Hal ini didukung oleh penempatan pada obligasi korporasi yang meningkat sebesar 6,9 persen dibandingkan posisi Desember 2020.

“ Kinerja solid BCA dan entitas anak tidak lepas dari dukungan para nasabah, regulator, dan seluruh pihak terkait, yang senantiasa bergandengan tangan dengan kami dalam melewati masa-masa sulit ini,” kata Jahja dalam konferensi pers kinerja BCA pada triwulan I 2021, Kamis 22 April 2021.

Menurut data, pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) BCA naik 3,3 persen yoy menjadi Rp14,1 triliun, sedangkan pendapatan non bunga, turun 14,5 persen yoy menjadi Rp4,9 triliun karena pendapatan non-bunga pada triwulan I tahun lalu sebagian besar didorong oleh keuntungan tidak berulang (one-off gain) dari penjualan portofolio reksa dana.

Secara total, pendapatan operasional tercatat sebesar Rp19,1 triliun atau terkoreksi 2,0 persen yoy.

Total dana pihak ketiga (DPK) BCA meningkat 14,6 persen yoy menjadi Rp849,4 triliun. Sementara itu, deposito berjangka bertumbuh 12,2 persen menjadi Rp193,6 triliun.

Kuatnya pertumbuhan dana pihak ketiga mendorong total aset tumbuh 12,1 persen yoy menjadi Rp1.090,4 triliun di akhir Maret 2021.

2 dari 3 halaman

Bagaimana dengan Kredit?

Total kredit yang disalurkan BCA selama triwulan I 2021 mencapai Rp586,8 triliun. Kredit korporasi mencapai Rp262,6 triliun di Maret 2021, naik 0,9 persen yoy. Sementara itu, kredit komersial dan UKM turun 6,4 persen YoY menjadi Rp178,9 triliun.

Total kredit konsumer terkontraksi 10 persen yoy menjadi Rp139,5 triliun. Pada portofolio kredit konsumer, KPR turun 3,4 persen yoy menjadi Rp89,4 triliun, serta KKB berkurang 23,7 persen yoy menjadi Rp36,0 triliun.

Saldo outstanding kartu kredit turun 10,2 persen yoy ke Rp11,1 triliun. Pengajuan aplikasi kredit konsumer baru dari BCA Online Expoversary diharapkan akan berkontribusi bagi penyaluran kredit baru pada triwulan II tahun ini. Dari total portofolio kredit, sekitar 21,4 persen atau Rp126,0 triliun merupakan portofolio kredit keuangan berkelanjutan.

3 dari 3 halaman

Transaksi Digital Naik

Tak hanya itu, BCA juga mencatat ada kenaikan transaksi perbankan digital. Transaksinya mencapai 40,5 juta per hari secara rata-rata pada triwulan I 2021.

Angkanya naik dari 31,5 juta transaksi pada triwulan I 2020. Seiring pergeseran tren masyarakat ke arah digitalisasi, BCA terus mencatatkan pertumbuhan pesat pada jumlah transaksi melalui mobile dan internet banking.

Jahja juga menambahkan, event BCA Online Expoversary pada Maret 2022 memberikan hasil yang menggembirakan. Jumlah pengunjungnya sebanyak 1,2 juta orang serta pengajuan aplikasi KPR dan KKB masing-masing Rp15 triliun dan Rp5 triliun.

“ Hal ini menjadi sinyal bahwa daya beli masyarakat masih ada di pasar,” kata dia.

Kemudian, untuk mendukung pemulihan ekonomi di segmen UMKM, BCA juga menggelar pameran online BCA UMKM fest yang diikuti sekitar 1.700 merchant yang memasarkan lebih dari 18 ribu produk ke pasar domestik maupun ekspor.

“ Sejalan dengan perekonomian yang berangsur pulih dari pandemi, BCA tetap optimis dalam memanfaatkan peluang bisnis di seluruh segmen pada tahun ini,” kata dia.

Terkait
Join Dream.co.id