Tol Balikpapan-Samarinda Siap Operasi Akhir 2019

Dinar | Rabu, 21 Agustus 2019 18:12
Tol Balikpapan-Samarinda Siap Operasi Akhir 2019

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Pembangunannya sudah mencapai 96,83 persen.

Dream – Proses pembangunan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda terus digenjot. Hingga akhir Agustus 2019 progress konstruksi jalan tol tersebut sudah mencapai 96,83 persen. Sementara pembebasan lahan sudah 99,33 persen.

" Secara progress konstruksi jalan tol dan pembebasan lahan terus dikejar agar dapat beroperasi sesuai target," kata Direktur Operasi PT Jasa Marga Tbk (Persero), Subakti Syukur, dalam keterangan tertulis, Rabu 21 Agustus 2019.

Subakti juga meminta PT. Jasamarga Balikpapan Samarinda segera menyiapkan sarana pelengkap dan operasional jalan tol sebagai syarat layak operasi.

Direktur Utama JBS, S. T. H. Saragi, mengatakan, nantinya jalan Tol Balikpapan-Samarinda memiliki total panjang 99.350 kilometer. Jalan tol ini akan dilengkapi dengan empat gerbang tol.

Berikut ini adalah rinciannya.

  • GT Manggar dengan Ramp On/ Ramp Off yang berada di Jl. Mulawarman
  • GT Karang Joang dengan Ramp On/ Ramp Off yang berada di Jl. Soekarno-Hatta KM 13
  • GT Samboja dengan Ramp On/ Ramp Off yang berada di Jl. Soekarno-Hatta Km 38
  • GT Palaran dengan Ramp On/Ramp Off yang berada di Jl. Soekarno-Hatta km 4 (Samarinda)

" Selain itu, kami juga bersama pihak perbankan yang didukung oleh Bank Indonesia memastikan kesiapan uang elektronik sebagai alat transaksi di jalan tol, termasuk mengedukasi masyarakat, khususnya Provinsi Kalimantan Timur, untuk mulai menggunakan uang elektronik sebagai sarana pembayaran non tunai," kata dia.

2 dari 4 halaman

Proyek Strategis Nasional

Sekadar informasi, Jalan Tol Balikpapan-Samarinda merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang terdiri dari ruas Viability Gap Fund (VGF), yaitu Seksi 1 dan 5 sepanjang 33,115 Km dan ruas investasi (Seksi 2, 3, dan 4) sepanjang 66,235 Km. Jalan Tol Balikpapan-Samarinda yang terdiri atas lima seksi, yaitu:

  • Seksi 1 mulai dari Km 13 hingga Samboja sepanjang 22,025 Km
  • Seksi 2 dari Samboja hingga Muara Jawa sepanjang 30,975 Km
  • Seksi 3 dari Muara Jawa hingga Palaran sepanjang 17,300 Km
  • Seksi 4 dari Palaran hingga Jembatan Mahkota II sepanjang 17,550 Km
  • Seksi 5 dari Km 13 hingga Bandara Sepinggan sepanjang 11,500 Km.
3 dari 4 halaman

Jalan Tol Sumatera Sepanjang 503 KM Siap Dilalui Pemudik

Dream – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyiapkan jalan tol sepanjang 503 kilometer (km) di Sumatera untuk menyambut mudik Lebaran 2019. Saat ini, ada ruas tol sepanjang 281 km yang siap beroperasi dan 222 km bersifat fungsional.

Dikutip dari setkab.go.id, Kamis 22 Mei 2019, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, mengatakan, ruas yang sudah beroperasi itu adalah Bakauheni—Terbanggi Besar sepanjang 140,4 km, Palembang—Indralaya 21,9 km, Medan—Binjai 13,2 km, Medan—Kualanamu—Tebing Tinggi 62,2 km, dan Belawan—Medan—Tanjng Morawa 42,7 km.

Sedangkan untuk yang masih fungsional adalah Terbanggi Besar—Pematang Panggang—Kayu Agung sepanjang 189 km dan Belawan—Medan—Tanjung Morawa 42,7 km.

“ Pemanfaatan tol fungsional Trans Sumatera sepenuhnya nanti akan berada dibawah kendali Korlantas Polri,” kata Basuki di Jakarta.

Dia mengatakan, ada 18 rest area di ruas yang operasional, sementara tol fungsional disiapkan untuk tempat istirahat sementara (TIS).

“ Untuk pelayanan rest area, Kementerian PUPR menempatkan 40 mobil toilet dan 40 hidran umum diberbagai rest area jalan tol dan posko mudik di jalan Pantura dan Pansela Jawa,” kata dia.

Selain jalan tol, Basuki mengatakan jalan nasional di Sumatera sepanjang 7.918 km sudah siap digunakan untuk menyambut Mudik Lebran 2019 ini, dengan rincian Jalan Lintas Barat 2.563 km dalam kondisi Mantap 97%, Jalan Lintas Timur 3.017 km dalam kondisi mantap 93 persen, dan Jalan Lintas Tengah 2.338 km dalam kondisi mantap 94%.

“ Masih ada yang harus diselesaikan perbaikan jalan nasional di Batas Jambi-Palembang karena kegagalan proses lelang. Untuk itu akan dilakukan penanganan darurat agar tidak ada jalan berlubang, sambil proses lelang,” kata dia.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Sugiyartanto, mengatakan, dari sekitar 237 km perbaikan jalan yang ada di Jalan Lintas Timur Sumatra, saat ini menyisakan sekitar 60 km untuk diperbaiki agar tidak ada jalan berlubang untuk mudik Lebaran 2019. Ia optimis sebelum Lebaran perbaikan jalan tersebut dapat diselesaikan.

4 dari 4 halaman

Tol Trans Jawa

Untuk Jalan Tol Trans Jawa, menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, yang sudah siap digunakan untuk Mudik Lebaran 2019 sepanjang 1.000,7 km, dengan ruas yang sudah operasional sepanjang 996 km dan sisanya fungsional sepanjang 4,7 km yakni pada ruas Tol Pandaan – Malang seksi 4 Singosari – Pakis.

“ Termasuk yang sudah operasional yakni Jalan Tol Pandaan-Malang seksi 1-3 sepanjang 31 km, yang baru diresmikan dua minggu lalu oleh Presiden Jokowi,” kata dia.

Menurut Basuki, untuk di Pulau Jawa, seluruh ruas jalan tol dan jalan nasional sudah siap untuk dikelola oleh Korlantas Polri arus lalu lintasnya. Untuk jalan nasional dari Cikampek hingga ke Semarang juga sudah lebih baik kondisinya dari tahun lalu.

Di Lintas Utara Jawa, lanjut Basuki, jalan nasional sepanjang 1.341km dalam kondisi mantap 97 persen, sementara Lintas Tengah Jawa sepanjang 1.197 km dalam kondisi mantap 93 persen, sedangkan Lintas Selatan sepanjang 888 km mantap 98 persen, dan Pantai Selatan Jawa sudah terhubung 1.267 km dari total 1.647 km dengan kondisi mantap 83 persen.

Selain itu, Kementerian PUPR juga sudah meresmikan jembatan Kolonel Sunandar sepanjang 170 meter yang menghubungkan Kudus-Demak yang berada di akses vital jalan Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah.

“ Jembatan tersebut sangat membantu masyarakat karena bisa digunakan dua arah. Selain itu, dua jembatan di Temanggung (Jembatan Galeh Progo) juga sudah siap dibuka untuk umum,” ujar Basuki.

Sejumlah perbaikan jalan dengan perkerasan beton (rigid pavement) di Pulau Jawa, lanjut Menteri PUPR, juga sudah selesai dan siap dibuka untuk dapat dilewati saat mudik nanti.

“ Untuk rigid pavement di daerah Kebumen dibuka Selasa karena menunggu umur beton pada tanggal 22 Mei 2019, begitu pula di daerah Prupuk. Jadi dapat dipastikan semua pekerjaan perbaikan akan dihentikan pada H-10 Lebaran,” kata dia.

Suasana Cair Roger Danuarta dan Ayah Cut Meyriska di Meja Makan
Join Dream.co.id