Tips Jadi UX Researcher bagi Pemula, Bisa Tingkatkan Kesuksesan Bisnis

Dinar | Rabu, 17 November 2021 14:35

Reporter : Alfi Salima Puteri

UX dan riset produk dapat memengaruhi tingkat kesuksesan sebuah situs.

Dream - Dalam menjalankan bisnis, termasuk di industri teknologi maupun media massa, sangat penting untuk mengetahui bagaimana riset yang tepat demi menghadirkan produk dan pengalaman pengguna (user experience atau UX) terbaik.

UX dan riset produk dapat memengaruhi tingkat kesuksesan dan kenyamanan menggunakan sebuah situs, termasuk situs pemberitaan media. Tampilan dan UX yang ramah atau sesuai kebutuhan pengguna menjadi sangat penting bagi setiap penyedia platform.

Satkar Ulama selaku Product and UX Research Lead di Tokopedia membagikan tips menjadi UX researcher yang efektif.

1. Memiliki Empati

Empati adalah kunci untuk dapat menciptakan solusi yang berorientasi pada pengguna.

“ Penting untuk mengesampingkan asumsi dan keinginan sendiri. Hal ini ditujukan agar seorang UX researcher bisa terus fokus secara objektif dalam menyampaikan aspirasi pengguna demi menciptakan lebih banyak dampak bagi mereka,” ungkap Satkar, di acara virtual workshop, Selasa 16 November 2021.

Tips Jadi UX Researcher bagi Pemula, Bisa Tingkatkan Kesuksesan Bisnis
Ilustrasi/Shutterstock
2 dari 6 halaman

2. Kolaborasi Lintas Divisi

Kolaborasi lintas tim sangat penting dalam proses riset, misalnya dengan bertukar pikiran untuk menemukan berbagai cara menjawab tantangan yang dialami pengguna dari sisi produk, marketing hingga bisnis.

3. Fleksibel dan Kreatif

Riset tidak bisa memakai satu cara atau metodologi saja. Seorang periset juga harus fleksibel dan terus berinovasi dalam menerapkan cara yang paling sesuai dengan pengguna atau pasar yang kita riset.

Dengan kondisi pandemi yang tidak memungkinkan untuk bertatap muka secara langsung, seorang periset UX harus bisa beradaptasi.

Metode survei yang dapat digunakan bisa dengan in-depth interview dan FGD, hingga tes produk secara virtual, namun tetap berorientasi pada hasil dengan kualitas sebaik ketika bertemu langsung dengan narasumber.

3 dari 6 halaman

4. Ikuti Tren

Dengan mengikuti tren yang ada, periset bisa menjadi lebih relevan dengan pengguna. Seperti inisiatif yang diluncurkan Tokopedia pun telah melewati proses riset agar relevan dengan kebutuhan pengguna, termasuk kampanye Waktu Indonesia Belanja (WIB).

“ Konsep utama WIB, integrasi dengan pengalaman pengguna di dalam aplikasi serta model kampanye dan brand partnership juga berangkat dari hasil sebuah riset,” terang Satkar.

5. Menentukan Tujuan

Dalam proses pengembangan produk dan UX, sangat penting bagi seorang periset untuk mengetahui tujuan yang harus dicapai, misal metrik bisnis atau produk apa yang ingin diubah serta ditingkatkan.

Riset dengan tujuan yang jelas dapat menghasilkan insights berkualitas sehingga dapat digunakan oleh para pengambil keputusan.

Di Tokopedia sendiri, riset produk dan UX telah mempermudah pengguna dalam menggunakan aplikasi maupun layanan Tokopedia secara keseluruhan.

Proses ini juga berkontribusi dalam membantu masyarakat menciptakan peluang lewat pemanfaatan teknologi di mana perkembangannya sangat dinamis dan terus berevolusi.

4 dari 6 halaman

Taruhan Nyawa, Segini Besaran Gaji Tukang Bersih Kaca Burj Khalifa

Dream - Mungkin Sahabat Dream bertanya-tanya bagaimana cara membersihkan jendela gedung pencakar langit. Salah satu gedung tertinggi di dunia yang kita akan bahas kali ini adalah Burj Khalifa dengan ketinggian 828 meter.

Burj Khalifa dibangun pada awal 2004 dan selesai pada Oktober 2009, lalu dibuka untuk umum pada awal 2010. Untuk menjaga agar kaca jendela gedung ini selalu bersih, Burj Khalifa memiliki tim pembersih kaca.

UMP 2022 DKI Jakarta Tertinggi & Jawa Tengah Terendah, Cek Gaji Barunya

Tentu saja, semakin tinggi pembersih kaca naik, semakin kencang pula angin yang menerpa mereka. Memeriksa dan mengukur kecepatan angin adalah bagian terpenting sebelum mulai membersihkan kaca. Hal ini bertujuan untuk memastikan besaran atau hembusan angin di atas sana.

Emaar Dubai, perusahaan pengembang real estate yang bertanggung jawab untuk Burj Khalifa, menyatakan bahwa pembersih kaca aman untuk bekerja pada kecepatan angin 20 knot atau sekitar 23 mil per jam, namun mereka akan berhenti jika kecepatan anginnya melebihi 12 knot atau sekitar 14 mil per jam.

Sebab pekerjaan ini dapat beresiko jika angin sedang kencang.

5 dari 6 halaman

Pembersih kaca harus bekerja setiap hari


 Ilustrasi© shutterstock

Dengan resiko yang tinggi, gaji untuk pembersih kaca Burj Khalifa sebesar UDD50 ribu atau sekitar Rp710 juta, yakni sebesar Rp60juta perbulannya.

BPJS Kesehatan Buka Lowongan, Hari Ini Terakhir Pendaftaran

Pembersih kaca harus bekerja setiap hari sepanjang tahun, karena untuk membersihkan semua jendela Burj Khalifa ini memakan waktu sekitar tiga bulan, dan dilakukan sebanyak empat kali setahun.

Tapi tenang saja, tim pembersih kaca tidak bekerja sendirian. Mereka dibantu kru yang mengoperasikan teknologi dan mesin canggih.

Perusahaan yang dikontrak untuk membersihkan Burj Khalifa, Cox Gomyl, merancang dan membangun sistem mesin pembersih jendela yang menguras biaya sekitar USD5,7 juta.

Hal ini untuk membuat semuanya menjadi lebih efisien.

6 dari 6 halaman

24 ribu jendela dengan 36 orang pembersih

 Ilustrasi© shutterstock

Untuk kondisi yang sulit dijangkau di puncak Burj Khalifa, ada mesin tak berawak yang dapat membersihkan bagian gedung yang lebih tinggi. Jika sedang tidak digunakan, mesin ini disembunyikan di berbagai ketinggian di sekitar gedung.

10 Negara yang Bayar Mahal Profesi Guru, Ada Indonesia?

Meskipun Burj Khalifa memilik tinggi 828 meter dengan 24.000 jendela yang harus dibersihkan, tim pembersih kaca ini hanya terdiri dari 36 orang.

Tim ini masih menggunakan cara tradisional untuk membersihkan kaca, yakni menggunakan air sabun dan juga wiper pembersih jendela.

Sumber: Windowcleaningforums.co.uk

Join Dream.co.id