Dua Bulan 'Menghilang', Ini yang Dilakukan Jack Ma

Dinar | Kamis, 7 Januari 2021 17:12

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Tapi ke mana dia?

Dream – Kabar 'menghilangnya' pendiri Alibaba, Jack Ma selama dua bulan menemukan titik terang. Jack Ma menghilang dengan alasan tidak seperti yang diisukan.

“ Dia sengaja tidak terlihat dengan alasan tertentu,” kata pembawa berita CNBC, David Faber, dikutip dari Business Insider, Kamis 7 Januari 2021.

“ Kamu bisa memperkirakan itu terjadi beberapa waktu,” tambah Faber.

Seorang sumber, lanjut dia, mengatakan Jack Ma enggan tampil di depan publik di tengah ketegangan Partai Komunis Tiongkok dengan Alibaba dan Ant Group.

Menurut Yahoo Finance, pemerintah Tiongkok menekan perusahaan fintek Jack Ma, Ant Group. Sistem keuangan Tiongkok menolak IPO Ant Group pada November 2020.

“ Dia mungkin tak tampil di publik, tapi tidak ‘hilang’,” kata Faber.

Jurnalis ini menampik anggapan Jack Ma dicekal oleh otoritas Tiongkok karena perbuatannya. Ketegangan dengan pemerintah bermula saat Jack Ma mengkritik sistem keuangan Tiongkok.

“ Dia (Jack Ma) tidak ditangkap,” kata Faber.

Dua Bulan Menghilang, Ini yang Dilakukan Jack Ma
Miliarder Tiongkok, Jack Ma, `menghlang` Selama Beberapa Bulan.
2 dari 4 halaman

Dua Bulan Menghilang, Kemana Jack Ma?

Dream – Miliarder China, Jack Ma, menjadi perbincangan publik. Dia dikabarkan menghilang selama dua bulan belakangan sehingga menimbulkan banyak spekulasi.

Dikutip dari Yahoo Finance, Senin 4 Januari 2021, pendiri Alibaba ini juga tak muncul dalam episode final talent show “ Africa’s Business Heroes”. Acara milik Jack Ma ini memberikan peluang bagi wirausahawan Afrika untuk mendapatkan pendanaan US$1,5 juta (Rp20,87 miliar).

 

 Dua Bulan Menghilang, Kemana Jack Ma?© Dream

 

Tak hanya itu, Jack Ma seharusnya menjadi juri. Namun, diganti oleh eksekutif Alibaba pada babak final yang ditayangkan bulan Februari. Menurut Telegraph, fotonya pun dihapus dari situs web.

Juru bicara Alibaba, sebagaimana dikutip Financial Times, menyebut Jack Ma tak bisa menjadi bagian dalam panel juri karena ada jadwal yang bentrok. Cuitan terakhir Jack Ma juga muncul pada 10 Oktober 2020.

3 dari 4 halaman

Karena Ini?

Menurut informasi, kerajaan bisnis Jack Ma, Ant Group, masuk radar pengawasan Beijing. Hal ini terjadi setelah mantan guru bahasa Inggris itu menyampaikan pidato kontroversial di Shanghai pada 24 Oktober 2020.

Ia mengkritik sistem regulas Tiongkok yang menghambat inovasi. Bahkan, Jack Ma menyamakan aturan perbankan sama dengan “ klub orang tua”.

“ Sistem keuangan saat ini adalah warisan dari era industri. Kita harus menyiapkan generasi baru dan generasi baru. Kita harus mereformasi sistem saat ini,” kata dia.

Kritik ini membuat pemerintah Tiongkok berang. Dianggap menyerang otoritas Partai Komunis, Ant Group terkena imbasnya.

Seminggu kemudian, bursa saham Shanghai membatalkan rencana IPO Ant Group senilai US$37 miliar (Rp520,26 triliun). Kemudian, pemerintah Tiongkok menyelidiki monopoli dan antipersaingan di Alibaba Group. Pemerintah juga memerintahkan Ant Group untuk merestrukturisasi bisnisnya.

4 dari 4 halaman

Sumbang APD Penangkal Corona ke Indonesia, Jack Ma: Go Asia!

Dream – Miliarder Tiongkok, Jack Ma, menyumbangkan beragam perlengkapan medis ke negara-negara Asia Tenggara yang terjangkit virus corona. Salah satunya adalah Indonesia.

Dikutip dari Liputan6.com, Jumat 20 Maret 2020, founder Alibaba ini mendonasikan 2 juta masker, 150 ribu tes kesehatan, 20 ribu baju pelindung, dan 20 pelindung wajah.

“ Kami bergandengan tangan dengan negara-negara tetangga kami di Asia untuk bersama-sama menghadapi Covid-19,” kata Jack Ma.

 

 Sumbang APD Penangkal Corona ke Indonesia, Jack Ma: Go Asia!© Dream

 

Donasi tersebut disalurkan lewat dua yayasan, yakni Jack Ma Foundation dan Alibaba Foundation. Kedua yayasan telah menghubungi pemerintah Indonesia, Malaysia, Filipina dan Thailand untuk mengajukan donasi perlengkapan medis guna menangkal virus corona.

Jack Ma menyatakan, donasi ke negara-negara lain di Asia akan dilakukan seiring dengan upaya bersama mengatasi virus Corona.

" Selanjutnya, akan diikuti dengan bantuan untuk negara-negara Asia lainnya. Go Asia!" seru Jack Ma.

(Sah, Sumber: Liputan6.com/Maulandy Rizky Bayu Kencana)

Join Dream.co.id