4 Daerah di Jakarta yang Sedang Jadi Incaran Para Konglomerat

Dinar | Sabtu, 20 Juli 2019 16:01
4 Daerah di Jakarta yang Sedang Jadi Incaran Para Konglomerat

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Tren pencarian rumah mewah paling banyak ada di daerah ini.

Dream – Aturan penurunan batas minimal objek pajak rumah mewah jadi angin segar bagi para pebisnis properti. Dengan kebijakan baru ini, para konglomerat di Indonesia kemungkinan bakal kembali beberapa aset menarik di Jakarta

Untuk diketahui, Peraturan Menteri Keuangan Nomor 92/PMK.03/2019, menetapkan pajak rumah mewah turun dari 5 persen menjadi 1 persen.

Dari beberapa titik kawasan perumahan di ibukota, para hartawan di Tanah Air diperkirakan tengah menyasar empat lokasi strategis untuk menyimpan uang mereka dalam bentuk rumah.

Dikutip dari keterangan tertulis Lamudi, Commercial Director Lamudi, Yoga Priyautama, mengatakan lokasi  incaran para konglomerat ini diperoleh dari hasil analisis tren pencarian rumah mewah melalui internet dengan Google Keyword Planner.

Hasilnya, daerah Pondok Indah menjadi target para pemilik uang miliaran ini untuk membeli rumah mewah. Tempat ini favorit pejabat, kaum ekspatriat, dan artis ibu kota untuk tinggal.

Setiap bulannya, ada 2.030 orang yang mencari rumah di Pondok Indah.

Yoga mengatakan Pondok Indah juga dikelilingi beragam fasilitas umum seperti mal, sekolah, area kantor, dan pusat hiburan. Lapangan golf juga tersedia di sana. 

2 dari 7 halaman

Daerah Mana Lagi?

Saat ini harga tanah di perumahan di kawasan Pondok Indah dipatok dari Rp40,91 juta per meter persegi

Yang kedua, ada Kemang. Jumlah pencarian rumah mewah di Kemang mencapai 840 orang per bulan. Kemang ini terletak di Jakarta Selatan.

Tempat itu menjadi salah satu hunian elite karena letaknya strategis dengan pusat kota, pusat kuliner, pendidikan, hiburan, bisnis dan layanan publik. Rata-rata harga rumah di Menteng dijual Rp30 juta per meter persegi.

Yoga mengatakan, wilayah ketiga yang jadi incaran adalah Menteng. Setiap bulannya, ada 540 orang mencari rumah di Menteng. Harga per meter perseginya mencapai Rp88,67 juta.

Yang terakhir, ada Kelapa Gading. Setiap bulannya, rata-rata ada 370 orang yang melihat iklan rumah dijual di sana. Harga rumah di Kelapa Gading dijual seharga Rp20 juta per meter persegi. 

So, kamu yang tinggal di empat lokasi tersebut, bersiaplah kedatangan tamu seorang konglomerat yang berniat membeli rumah atau tanah kamu. 

3 dari 7 halaman

Rumah Mewah di Bawah Rp30 Miliar Bebas dari Pajak PPnBM

Dream – Para pengusaha properti bisa bernapas lega. Untuk menggenjot pertumbuhan sektor ini, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menaikkan batas minimal objek pajak yang dikenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).

Dalam ketentuan terbaru, pengenaaan PPnBM hanya dikenakan pada tempat tinggal yang dijual di atas Rp30 miliar. Sebelumnya pemerintah menetapkan batas minimal rumah mewah yang terkena pajak seharga Rp20 miliar. 

Ketentuan penghapusan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 86/PMK/010.2019 tentang Perubahan atas PMK Nomor 35/PMK.010/2017 tentang Jenis Barang Kena Pajak Yang Tergolong Mewah Selain Kendaraan Bermotor Yang Dikenai Pajak Penjualan atas Barang Mewah.

Dikutip dari setkab.go.id, Rabu 19 Juni 2019, dalam Lampiran I PMK Nomor 86/PMK.010/2019 yang ditandatangani Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati itu disebutkan, daftar jenis barang kena pajak yang tergolong mewah selain kendaraan bermotor yang dikenai PPnBM dengan tarif sebesar 20 persen.

“ Kelompok hunian mewah seperti rumah mewah, apartemen, kondominium, town house, dan sejenisnya dengan harga jual sebesar Rp30 miliar atau lebih,” bunyi lampiran I PMK.

4 dari 7 halaman

Naik dari Aturan Sebelumnya

Sebelumnya pada PMK Nomor 35/PMK.010/2017 disebutkan, daftar jenis barang kena pajak yang tergolong mewah selain kendaraan bermotor yang dikenai PPnBM dengan tarif sebesar 20 persen:

1. Kelompok hunian mewah, seperti non strata title dengan harga jual sebesar Rp20 miliar atau lebih.

2. Apartemen, kondominium, town house dari jenis strata title dan sejenisnya dengan harga jual sebesar Rp10 miliar atau lebih.

 Naik dari Aturan Sebelumnya

“ Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan,” bunyi Pasal II PMK Nomor 86/PMK.010/2019 yang diundangkan oleh Dirjen Peraturan Perundang-undangan Kementerian Hukum dan HAM, Widodo Ekatjahjana, pada 11 Juni 2019.

5 dari 7 halaman

Dikabarkan Baru Membeli Rumah Mewah, Ini Kata Iis Dahlia

Dream - Iis Dahlia baru membeli rumah baru dikawasan lebak bulus, dikabarkan rumah yang ia beli bernilai 17 miliar. Mengenai kabar tersebut, Iis menampik harga rumahnya mencapai belasan milyar.

" Nggak lah itu mah. Anak-anak aja bercanda, rumahnya kecil kok," kata Iis Dahlia saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Walau tak dipungkiri, rumah baru yang ia beli merupakan rumah impiannya. Setelah cukup lama, akhirnya terwujud memiliki rumah tersebut.

 

 Dikabarkan Baru Membeli Rumah Mewah, Ini Kata Iis Dahlia

 

 " Alhamdulillah maksudnya namanya juga orang punya mimpi kan. Kita kan hidup harus punya mimpi, ya sudah mimpi aja dulu. Sekarang Alhamdulillah sudah terwujud," ucapnya.

Menurut Iis, rumah impian yang ia beli ternyata masih dicicil, dengan memakan waktu selama lima tahun.

" Sekarang tinggal kerja keras saja karena harus bayar cicilan. Lima tahun nek, aduh engap rasanya," imbuhnya.

[crosslink_1]

 

6 dari 7 halaman

Pengemis di Yasmin Bogor, Juragan Angkot, Rumah Mewah, Istri 3

Dream - Pengemis yang kerap mangkal di simpang Yasmin, depan Lotte Mart, Kota Bogor, Jawa Barat, menjadi buah bibir warganet.

Dilaporkan Pojoksatu.id, pengemis berusia 60 tahun itu diduga bukan orang tak mampu. Dia diduga punya mobil, punya usaha rumah kontrakan, angkotan perkotaan (angkot), dan rumah mewah.

" Dia orang Jasinga, juragan angkot dan punya istri 3. Tapi, nggak tahu alamat lengkapnya," kata warganet.

 Pengemis di Yasmin Bogor, Juragan Angkot, Rumah Mewah, Istri 3

Setelah ditelusuri, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kota Bogor, Azrin Syamsudin, membenarkan kabar tersebut.

Azrin menyebut pengemis kaya itu berasal dari Cibungbulang, Kabupaten Bogor dan sempat terjaring razia satpol PP, namun akhirnya dilepas.

" Dia juragan angkot, rumah mewah, punya istri 3. Harusnya dikenai kurungan 6 bulan dan denda Rp50 juta sesuai Perda 8 Tahun 2011. Besok saya tanya Satpol PP," ujar Azrin.

 

7 dari 7 halaman

Alasan Dilepas

Kasatpol PP Kota Bogor, Herry Karnadi mengatakan pengemis itu dilepaskan, karena razia yang digelar berfokus pada penertiban alat peraga kampanye di Jalan Raya KH Abdullah bin Nuh, Senin, 18 Maret 2019.

 Alasan Dilepas

" Itu kemarin saat anggota melakukan penertiban APK bertemu dengan orang itu. Tapi, kemarin hanya diusir saja karena posisi anggota sedang penertiban bersama Bawaslu," ujar Herry.

(ism, Sumber: Pojoksatu.id)

Nggak Ribet, Ini Cara Merawat Hijab Ala Prilia Nur Afrida
Join Dream.co.id