Termasuk Jasa Marga & SCTV, Ini 11 Saham yang Tak Lagi Syariah

Dinar | Selasa, 29 November 2016 06:15
Termasuk Jasa Marga & SCTV, Ini 11 Saham yang Tak Lagi Syariah

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Ke-11 emiten ini dianggap tak lagi memenuhi kriteria sebagai efek syariah.

Dream - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali merilis Daftar Efek Syariah (DES) terbaru untuk periode II-2016. Dalam daftar terbaru, 345 efek jenis saham emiten dan perusahaan publik serta efek syariah masuk dalam DES yang disebut terbanyak selam satu dekade terakhir.

Meski bertambah, OJK justru mendepak 11 efek yang terpental dari daftar tersebut.

" Ada investor yang semulanya masuk (daftar efek) syariah, tapi keluar dari (daftar efek) syariah (kali ini)," kata Deputi Komisioner Pengawasan Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sardjito, dalam konferensi pers " Daftar Efek Syariah Periode II 2016" di Jakarta, ditulis Selasa 28 November 2016.

Direktur Pengawas Pasar Modal Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Fadilah Kartikasasi, menjelaskan, sebelas emiten ini terdepak dari DES periode II 2016 karena tidak memenuhi rasio keuangan yang ditetapkan oleh OJK.

Merujuk pada ketentuan OJK, rasio keuangan efek yang masuk dalam DES adalah utang konvensional tak boleh lebih dari 45 persen. Sementara pendapatan dari non syariah tak boleh lebih dari 10 persen.

" Bisnisnys sesuai, tapi tidak sesuai dengan rasio keuangan," kata Fadilah.

Berikut ini adalah daftar 11 emiten yang keluar dari DES periode II 2016.

1. PT Surya Esa Perkasa Tbk
2. PT Prima Alloy Steel Universal Tbk
3. PT Sigmagold Inti Perkasa Tbk
4. PT Sorini Agro Asia Corporindo Tbk
5. PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk
6. PT Surya Citra Media Tbk
7. PT Jasa Marga (Persero) Tbk
8. PT Nirvana Development Tbk
9. PT Alumindo Light Metal Industri Tbk
10. PT Modernland Reality Ltd Tbk
11. PT Roda Vivatex Tbk

Selain itu, OJK juga mencatat ada 31 pendatang di DES periode terbaru. Misalnya, PT Malido Feedmill Tbk, PT Provident Agro Tbk, PT Sumi Indo Kabel Tbk, PT Sekawan Intipratama Tbk, dan PT Siwani Makmur Tbk.

" Ada emiten yang tadinya tidak masuk ke DES, kini, masuk ke DES," kata Sardjito.(Sah)

Lebih Dekat dengan Tiffani Afifa, Dokter Cantik Juara Kpop World Festival
Join Dream.co.id