Pertamina Masuk 500 Perusahaan Top Dunia, Erick Thohir Bidik 50 Besar

Dinar | Selasa, 3 Agustus 2021 16:12

Reporter : Arie Dwi Budiawati

BUMN ini bertengger di peringkat 200-an perusahaan besar dunia versi Fortune.

Dream – PT Pertamina (Persero) kembali mencatatkan namanya di deretan 500 perusahaan raksasa dunia versi majalah ternama Fortune. Di daftar Fortune 500's, BUMN migas berada di urutan ke-287 dengan kinerja keuangan fantastis.

Sepanjang 2020, perusahaan melaporkan pemasukan senilai US$41,47 miliar (Rp599,5 triliun) dan laba US$1,05 miliar (Rp15,18 triliun). Dukungan kinerja keuangan itu diotpang aset perusahaan yang mencapai US$69,14 miliar (Rp99,95 triliun) dan jumlah pekerja sebanyak 34.654 orang.

Menteri BUMN, Erick Thohir, menyambut baik prestasi ini dan menilai capaian itu berkat kerja keras semua elemen perusahaan. Ini membuktikan bahwa Pertamina bisa bersaing sebagai salah satu perusahaan terbesar dunia.

“ Saya optimistis kinerja Pertamina dapat lebih baik lagi,” kata dia di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis Kementerian BUMN, Selasa 3 Agustus 2021.

Erick menilai Pertamina telah memenuhi segala persyaratan baik secara kualitas maupun kapabilitas untuk bersanding dengan perusahaan-perusahaan kelas dunia.

Pertamina Masuk 500 Perusahaan Top Dunia, Erick Thohir Bidik 50 Besar
Pertamina Tembus Daftar 500 Perusahaan Besar Dunia Versi Fortune. (Foto: Pertamina)
2 dari 3 halaman

Berkat Perubahan Ini

Erick memandang bahwa pengakuan dunia akan eksistensi Pertamina adalah bukti berjalannya pembenahan organisasi. Salah satu perubahan yang dinilainya penting adalah menerapkan core value perusahaan amanah, kompeten, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Selama ini, kata Erick, Pertamina tidak pernah kekuarangan sumber daya yang mumpuni.

“ Namun, sumber daya tanpa dibarengi nilai yang sesuai tentu tidak akan selaras dengan performa. Kita tentu berikhtiar bersama, agar nilai yang menjunjung good corporate governance bisa menjadi dasar. Dengan itu, saya yakin performa akan mengikuti sebab hasil tak akan mengkhianati proses,” kata dia.

Erick pun menyoroti performa Pertamina dari sisi bisnis maupun nonbisnis di tengah pandemi Covid-19 yang sedang melanda dunia. Menurut Erick, di tengah pandemi yang mempengaruhi perlambatan sektor bisnis, BUMN tersebut tetap mampu menjadi salah satu motor penggerak perekonomian.

3 dari 3 halaman

Bidik Target 50 Besar Dunia

Selain itu, Erick menilai Pertamina aktif dalam memulihkan pandemi dari sisi kesehatan. Perusahaan tersebut mengalihfungsikan rumah sakit dan hotel yang dikelolanya sebagai tempat isolasi dan istirahat tenaga kesehatan, serta ikut aktif dalam menjamin ketersediaan oksigen.

Erick berharap segala performa positif baik di sisi bisnis dan nonbisnis bisa terus ditingkatkan. Sebagai perusahaan yang berorientasi bisnis sekaligus menjalankan servis kepada publik, tak boleh ada kata puas bagi Pertamina. Dia mengharapkan peringkat Pertamina bisa lebih baik lagi, setidaknya bisa masuk 50 besar dunia.

Benchmark kita haruslah tinggi. Jadi tidak cukup sekadar top 500, kita bisa lebih baik lagi. Mimpi kita bahwa Pertamina bisa menjadi 50 perusahaan terbesar di dunia dan BUMN kita yang lain masuk juga ke top 500,” kata dia.

Join Dream.co.id