Tekanan Regional Hentikan Laju Kenaikan Indeks Syariah

Dinar | Kamis, 20 November 2014 09:36
Tekanan Regional Hentikan Laju Kenaikan Indeks Syariah

Reporter : Syahid Latif

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka turun tipis 4,74 poin (0,09%) persen ke level 5.123,19.

Dream - Laju kencang bursa saham Indonesia akhirnya harus terhenti usai investor melakukan aksi jual. Sentien negatif bursa regional ikut membantu pelemahan indeks.

Tak hanya investor asing yang mencari untung, aksi jual juga dilakukan pemodal asing.

Pada pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis, 20 November 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebetulnya hanya turun tipis 4,74 poin (0,09%) persen ke level 5.123,19.

Sayangnya, sentimen negatif terus menekan laju IHSG di sesi pembukaan. IHSG mengawali sesi perdagangan dengan melemah lebih besar yaitu 17,511 poin (0,34%) ke level 5.110,76.

Total volume perdagangan saham yang ditransaksikan pagi ini mencapai 227,51 juta saham senilai Rp 257,78 miliar.

Di awal sesi ini, pemodal asing langsung melakkan aksi jual dengan nilai Rp 45 miliar.

Dua dari delapan indeks sektoral, berhasil mempertahankan laju penguatan. Kedua sektor itu adalah pertanian yang naik 0,13 persen dan pertambangan 0,36 persen.

Tekanan negatif dari kawasan regional juga membawa dua indeks saham syariah mengawali perdagangan di zona merah.

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) memulai sesi pembukaan dengan melemah ke level 164,52. Pada penutupan kemarin, ISSI bertengger di level 164,62.

Hingga 25 menit perdagangan, ISSI masih terseok di zona merah dengan melemah 0,81 poin (0,5%) ke lebel 163,81.

Saat ini sudah 53 emiten syariah yang berhasil keluar dari tekanan. Namun masih ada 74 emiten ISSI yang melemah dan 42 lainnya stagnan.

Nilai transaksi perdagangan telah mencapai Rp 476 miliar dari aksi jual beli 6,69 juta saham.

Kondisi yang sama dialami indeks saham bluechips syariah. Jakarta Islamic Index (JII) dibuka melemah 678,08 dan kini telah terpangkas 5,39 poin (0,8%) ke lebel 673,57.

Daftar penghuni indeks JII didominasi koreksi harga saham yang dialami 19 emiten. Tercatat hanya 8 emiten yang naik dan 3 lainnya stagnan.

Dari kawasan regional, laju indeks saham utama Asia bergerak variatif. Shanghai Composite dan Kospi Korea Selatan dibuka dizona merah dan kini telah terkoreksi 0,31 persen dan 0,64 persen.

Sementara Hang Seng dan Nikkei dibuka menguat di zona hijau. Namun Hang Seng sudah turun ke zona merah dengan melemah 0,1 persen. Sedangkan Nikkai masih menguat tipis 0,08 persen.

Komentar
Beri Komentar
Ibu Negara Iriana Memperingati Hari Kartini di Solo
Join Dream.co.id
Deretan Artis yang Diprediksi Gagal Masuk DPR