Tekanan Mereda, Indeks Syariah Menguat Tipis

Dinar | Kamis, 12 Maret 2015 09:14
Tekanan Mereda, Indeks Syariah Menguat Tipis

Reporter : Syahid Latif

IHSG yang sempat dibuka melemah juga berhasil menembus zona hijau di sesi pembukaan.

Dream - Meredanya tekanan sentimen negatif dari pasar global dan regional membawa indeks saham syariah ke zona hijau. Namun penguatan kali ini masih bersifat fluktuatif.

Pada pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis, 12 Maret 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) naik tipis 0,058 poin (0,03%) ke level 172,410.

Penguatan ISSI terbantu kenaikan harga saham dari 17 emiten syariah. Namun 8 emiten lainnya mencoba menahan penguatan lebih besar dan 10 lainnya melaju stagnan.

Pelaku pasar pagi ini sudah melirik 43,32 juta saham syariah dengan nilai transaksikan mencaai Rp 15,59 miliar.

Laju penguatan ISSI masih berlanjut di sesi pembukaan. Kali ini indeks saham berisi sekitar 300 emiten syariah ini kembali menanjak 0,130 poin (0,08%) ke level 172,482.

Kenaikan tipis juga dicetak indeks saham bluechips syariah. Jakarta Islamic Index (JII) membuka perdagangan dengan naik tipis 0,299 poin (0,04%) ke level 720,830.

JII kembali terangkat 0,634 poin (0,09%) ke level 721,165 di sesi pembukaan.

Penguatan dua indeks saham syariah ini cukup beruntung karena Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru mengawali perdagangan di zona merah.

IHSG tercatat turun tipis 1,374 poin (0,03%) ke level 5.418,19. Koreksi saham dipicu melemahnya harga saham dari 12 emiten sementara penguatan 19 emiten belum cukup mengangkat laju IHSG.

Beruntung munculnya aksi beli pemodal di awal perdagangan berhasil mengangkat IHS ke zona positif. Di sesi pembukaan, IHSG menguat 0,883 poin (0,02%) ke level 5.420,449.

Lantai bursa saham pagi ini sudah diguyur dana Rp 30,26 miliar dengan 57,91 juta saham yang diperdagangkan. Pemodal asing membukukan nett sell Rp 7,38 miliar.

Adu Akting dengan Betari Ayu, Alvin Faiz Ceritakan Respon Sang Istri
Join Dream.co.id