Suku Bunga BI Turun, Indeks Bluechip Syariah Menggeliat

Dinar | Kamis, 22 Agustus 2019 17:24
Suku Bunga BI Turun, Indeks Bluechip Syariah Menggeliat

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Rupiah turut menguat setelah BI rate diturunkan.

Dream - Keputusan Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan 25 basis point menjadi 5,50 persen disambut positif pelaku pasar. Investor yang kemarin menanti hasil pertemuan BI tersebut mulai kembali melantai di lantau bursa.

Aksi beli kembali meramaikan bursa saham Indonesia. Sentimen ini mendorong investor berburu saham unggulan syariah sekaligus mengangkat dua indeks acuan ke zona hijau.

Namun tak semua pelaku pasar menyambut keputusan penurunan suku bunga BI ini dengan berburu saham. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) malah bergerak turun.

Pada penutupan perdagangan BEI, Kamis 22 Agustus 2019, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI), terkoreksi 0,517 poin (0,27%) ke 187,357. ISSI berfluktuatif setelah dibuka di 188,068 saat sesi pra-perdagangan.

Sementara IHSG yang kemarin bergerak melemah kembali merosot 13,722 poin (0,22%) ke level 6.239,245.

Laju berbeda dicetak dua indeks keping biru syariah. Jakarta Islamic Index(JII) sore ini menutup perdagangan dengan melaju 1,263 poin (0,19%) ke 675,015.

Sementara indeks JII70 naik tipis 0,173 poin (0,07%) ke 230,331.

2 dari 6 halaman

Investor Masih Tahan Diri

Penurunan suku bunga membuat investor menahan diri melantai di bursa. Para penanam modal cenderung melepas sahamnya, terutama di sektor properti, pertambangan, dan perdagangan. Indeks sektor properti melorot 1,65 persen, pertambangan 1,09 persen, dan perdagangan 0,54 persen.

Hanya ada tiga indeks sektoral yang menguat, yaitu pertanian sebesar 1,61 persen, keuangan 0,29 persen, dan infrastruktur 0,03 persen.

Emiten syariah pencetak top gainer kali ini adalah UNVR yang harga sahamnya meningkat Rp425, MAPA Rp350, PCAR Rp300, PDES Rp265, dan AALI Rp175.

Sebaliknya, harga saham POLL melorot Rp1.180, INTP Rp525, ITMG Rp375, ERAA Rp180, dan FIRE Rp150.

Dari pasar uang, pukul 16.20, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS perkasa. Kurs dolar AS melemah 21 poin (0,15%) ke level Rp14.219 per dolar AS.

3 dari 6 halaman

Tunggu Hasil Pertemuan BI, Indeks Syariah Memerah

Dream - Bursa saham Indonesia hari ini, Rabu, 21 Agustus 2019, tak sanggup melawan aksi beli pelaku pasar. Meski bergerak menguat di awal sesi pembukaan, tiga indeks acuan saham syariah di Bursa Efek Indonesia (BEI) berguguran di sesi penutupan.

Pelaku pasar sepertinya memilih wait and see jelang pengumuman suku bunga baru yang akan dikeluarkan otoritas moneter Indonesia, Bank Indonesia (BI). Pergerak bursa juga terasa berat karena tekanan bearish dari pola pergerakan indeks.

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menutup sesi perdagangan tengah pekan ini dengan melorot 0,917 poin (0,49%) ke level 187,875. ISSI bergerak fluktuatif setelah memerah di 188,659 di sesi prapembukaan.

Saat bel tanda perdagangan dibunyikan, ISSI mulai bergerak naik meski masih berada di zona merah. ISSI dibuka di level 188,675 namun dengan tren menanjak. ISSI akhirnya menembus zona positif namun hanya bisa bertahan sekitar 1 jam 15 menit.

ISSI sempat menyentuh level tertinggi di 189,317 dengan level terendah 187,662.

Tekanan lebih hebat dialami saham keping biru syariah. Hanya bisa bergerak tipis di zona positif, Jakarta Islamic Index (JII) akhirnya takluk kepada aksi jual investor. Indeks JII terpangkas 6,906 poin (1,01%) ke level 673,752.

Koreksi lumayan tajam juga dialami Indeks JII70 turun 1,686 poin (0,73%) ke level 230,158.

Aksi wait and see pelaku pasar membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 42,771 poin (0,68%) ke level 6.252,967.

4 dari 6 halaman

Siapa Pencetak Top Gainer?

Investor wait and see dan enggan membeli saham. Investor malah melepas sahamnya di sektor industri dasar, barang konsumsi, dan manufaktur. Indeks industri dasar merosot 1,06 persen, barang konsumsi 1,00 persen, dan manufaktur 0,99 persen.

Hanya tiga indeks sektoral yang menguat, yaitu pertanian 0,25 persen, perdagangan 0,21 persen, dan properti 0,04 persen.

Emiten syariah pencetak top gainer kali ini adalah MTPS yang harga sahamnya meningkat Rp155, SHID Rp130, MDKA Rp125, GOOD Rp120, dan MIKA Rp120.

Sebaliknya, yang menjadi top loser kali ini adalah INTP yang harganya melemah Rp775, ITMG Rp525, UNTR Rp525, UNVR Rp300, dan SMGR Rp250.

Pada pukul 16.09, nilai tukar rupiah terhadap malah menguat 15 poin (0,10%) ke level Rp14.252 per dolar AS.(Sah)

5 dari 6 halaman

IHSG `Jumpalitan`, Indeks Syariah Malah Anteng di Zona Hijau

Dream - Indeks syariah kembali bergerak menguat pada penutupan perdagangan Selas,a 20 Agustus 2019. Laju positif indeks syariah sepanjang sesi bertolak belakang dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang justru bolak-balik zona merah namun berhasil ditutup menguat.

Relatif minimnya sentimen negatif dari dalam dan luar negeri mendorong pelaku pasar melakukan aksi spekulatif. Tekanan muncul dari saham sektor keuangan yang kali ini mengalami koreksi seiring pemodal asing yang mengurangi porsi belinya.

Dikutip dari papan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) ditutup menguat 0,57 persen ke level 188,792. ISSI yang dibuka menguat di level 188,399 di sesi pembukaan sempat bertengger di level tertingginya, 188,846.

Laju positif juga dicetak indeks bluechip syariah, Jakarta Islamic Index (JII). Menguat sepanjangs esi perdagangan, indeks berisi 30 emiten unggulan syariah ini menanjak 5,065 poin (0,75%) ke level 680,658.

Sementara Indeks JII70 menanjak 1,740 poin (0,756%) ke level 231,844.

IHSG hari ini tak bisa berbuat banyak menghadapi tekanan jual utamanya dari pemodal asing IHSG terpeleset 0,977 poin (0,02%) ke level 6.295,738.

6 dari 6 halaman

Siapa Top Gainer dan Top Loser?

Investor melakukan aksi selektif pada beberapa sektor saham. Pemodal banyak brburu saham di sektor infrastruktur, barang konsumsi, manufaktur, dan properti. Keempat indeks sektor ini masing-masing naik 1,07 persen, 0,77 persen, 0,42 persen, dan 0,02 persen.

Sebaliknya, indeks sektor yang melemah terjadi di sektor pertanian, keuangan, dan perdagangan. Ketiga indeks ini terkoreksi masing-masing sebesar 1,31 persen, 0,71 persen, dan 0,21 persen.

Emiten syariah pencetak top gainer kali ini adalah UNVR yang harga sahamnya naik Rp675, ICBP Rp375, TPIA Rp350, DIGI Rp315, dan MDKA Rp225.

Sebaliknya, yang menjadi top loser kali ini adalah FISH yang harga sahamnya melorot Rp390, PDES Rp330, AALI Rp250, ISAT Rp230, dan SHID Rp220.(Sah)

Wasiat Terakhir Ustaz Arifin Ilham
Join Dream.co.id