Subsidi Dipangkas, Tagihan Pelanggan PLN 450 VA Tetap Aman

Dinar | Rabu, 11 September 2019 13:24
Subsidi Dipangkas, Tagihan Pelanggan PLN 450 VA Tetap Aman

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Apakah tarif listrik 450 VA ikut naik?

Dream – Pemerintah dan DPR menyepakati penurunan subsidi listrik dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2020. Akibatnya, golongan pelanggan listrik 900 Volat Ampere (VA) takkan lagi menerima subsidi.

Pencabutan subsidi tersebut membuat tagihan listrik yang dikenakan pada pelanggan ini akan naik.

Selain pelanggan 900 VA, selama ini PLN juga masih melayani masyarakat yang menggunakan listrik dengan daya maksimal 450 VA. 

Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Rida Mulyana, mengatakan pelanggan 450 VA masih direncanakan mendapatkan subsidi listrik.

“ 450 VA semua masih subsidi," kata Rida dikutip dari Liputan6.com, Rabu 11 September 2019, 

Sekadar informasi, tahun depan pemerintah akan memangkas alokasi anggaran subsidi energi, mulai dari BBM sampai listrik.

Anggaran subsidi turun dari Rp137,5 triliun menjadi Rp124,9 triliun. Untuk listrik, pemerintah menurunkan anggaran sebanyak Rp74 triliun.

2 dari 6 halaman

Akan Ditinjau Jika Diperlukan

Menurut Rida, jika nantinya akan ada peninjauan penerima subsidi listrik pada golongan 450 VA, pemilahan penerima subsidi akan dilakukan.

“ Kalau memang nanti ditinjau, ya kami lihat,” kata dia.

Pemerintah tidak akan sembarangan mengambil kebijakan terkait kenaikan tarif listrik, sebab banyak faktor yang menjadi pertimbangan seperti penurunan kondisis ekonomi.

“ Banyak faktor yang tadi saya bilang. Daya kompetisi, industri. ekspor makin turun kalau di tengah jalan naikin listrik kan kok kayaknya kurang perencanaan,” kata dia.

3 dari 6 halaman

Subsidi Listrik Golongan 900 VA Dicabut

Pemerintah dan Badan Anggaran DPR telah sepakat, subsidi listrik untuk golongan 900 Volt Amper (VA) Rumah Tangga Mampu (RTM) akan dicabut, untuk pelaksanaannya dilakukan setelah Undang-Undang Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2020 disahkan.

Rida menuturkan, pencabutan subsidi listrik untuk golongan pelanggan RTM masih menunggu keputusan APBN 2020 dalam sidang paripurna.

Pencabutan subsidi listrik untuk golongan 900VA RTM merupakan imbas dari kesepakatan alokasi subsidi listrik yang lebih rendah dari yang diusulkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2020, awalnya Kementerian ESDM mengusulkan subsidi listrik Rp 62,2 triliun namun dalam rapat Banggar DPR disepakati menjadi Rp 54,8 triliun.

" Ya kemarin kan, di Banggar bersepakat, ini kesepakatan rapat ya bahwa yang 900 RTM tidak lagi disubsidi," kata dia.

 

(Sumber: Liputan6.com/Pebrianto Eko Wicaksono)

4 dari 6 halaman

Siap-Siap, Tarif Listrik 900 VA Akan Naik di Awal 2020

Dream – PT PLN (Persero) memastikan subsidi listrik pelanggan golongan 900 VA dicabut. Pencabutan ini sesuai dengan keputusan Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat.

Dengan pencabutan subsidi tersebut otomatis tarif listrik pelanggan 900 VA akan naik.

Dikutip dari Merdeka.com, Rabu 4 September 2019, Direktur Pengadaan Strategis II PLN, Djoko Raharjo Abumanan, mengatakan pencabutan subsidi listrik berlaku untuk golongan 900 VA bersubsidi dan non subsidi. Keputusan ini berlaku sejak Januari 2020.

" Kemarin keputusan di Senayan (banggar), sudah deh semua 900 dicabut. Begitu semua pelanggan 900 baik yang mampu tidak mampu, kalau dia pelanggan 900, dicabut (subsidinya) sudah. (Asumsi) 900 pasti mampu lah," kata Djoko, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta.

 

 Siap-Siap, Tarif Listrik 900 VA Akan Naik di Awal 2020

 

Saat ini, jumlah pelanggan dengan daya 900 VA mencapai 27 juta. Angka tersebut meningkat dari jumlah sebelumnya karena setiap tahun pelanggan baru 900 VA bertambah 3 juta.

" Kira-kira itu nanti Januari jumlahnya 27 juta pelanggan 900. Nyambungnya kan 3 jutaan tiap tahun, nah kita prediksi Januari besok jumlahnya jadi 27 juta," kata dia.

5 dari 6 halaman

Biar Tepat Sasaran

Pencabutan subsidi listrik pada golongan pelanggan mampu dilakukan agar penyaluran subsidi tepat sasaran. Hal ini dilakukan pertama kali pada 2016.

Sejauh ini, tarif listrik pelanggan golongan 900 VA dilakukan pemisahan antara golongan bersubsidi karena masuk golongan tidak mampu dan non subsidi karena masuk dalam kategori Rumah Tangga Mampu (RTM).

" Itu kan isu lama ya sebenarnya, bahwa subsidi itu harus terarah, tepat sasaran. PLN minta itu tepat sasaran," kata dia.

6 dari 6 halaman

Viral Kabar Tarif Listrik Naik 20%, Menteri Jonan: Enggak Ada Itu

Dream - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan tak ada rencana pemerintah menaikkan tarif dasar listrik. Pernyataan tersebut sekaligus membantah kabar kenaikan tarif listrik yang viral di jejaring sosial. 

" Nggak ada itu. Nggak ada," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan, di Jakarta, dikutip dari Merdeka.com, Kamis 20 Juni 2019. 

Dia mengatakan pemerintah tak berencana untuk menaikkan tarif listrik. Jonan mengatakan kabar tersebut adalah kabar bohong alias hoax.

Ketika ditanya apa langkah yang akan dilakukan untuk menghadapi kabar bohong, mantan Menteri Perhubungan itu enggan menjelaskan. 

" Iya (hoax). Pokoknya nggak ada itu," kata dia.(Sah)

ANGRY BIRDS 2, Animasi Lucu dengan Pesan Tersembunyi - Wawancara Eksklusif Produser John Cohen
Join Dream.co.id