Studi: Pensiun Dini Bisa Cepat Pikun

Dinar | Senin, 4 November 2019 09:30
Studi: Pensiun Dini Bisa Cepat Pikun

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Faktor ini membuat kemampuan berinteraksi sosial otak menurun.

Dream – Selain masalah emosi dan finansial, ada baiknya kamu mempertimbangkan sejumlah hal sebelum memutuskan pensiun dini. Menurut studi, ternyata pensiun dini bisa mempercepat laju penurunan kognitif yang biasa terjadi pada orang tua.

Dikutip dari studyfinds.org, Minggu 3 November 2019, kajian ini diterbitkan di jurnal ilmia “ IZA Institute of Labor Economics”. Kajian tersebut dilakukan oleh para peneliti di Binghamton University, New York, Amerika Serikat.

Tim peneliti menganalisis skema pensiun New Rural Pension Scheme (NRPS) di China. Analisis ini bertujuan untuk menyelidiki efek pensiun dini dan manfaatnya terhadap kognitif orang dewasa di atas 60 tahun.

Referensi yang digunakan adalah survei yang dilakukan oleh CHARL—sebuah survei nasional representatif dari populasi Tiongkok yang berusia di atas 45 tahun. Survei ini menguji responden tentang kognisi mental, memori episodik, dan kesejahteraan mental secara keseluruhan.

Tingkat harapan hidup di China terus meningkat selama beberapa dasawarsa terakhir, tapi kesuburan menurun. Dua tren ini menghasilkan populasi lansia besar di Asia yang kemudian mendorong kebutuhan akan program pensiun yang lebih kuat.

2 dari 9 halaman

Begini Hasilnya

Setelah memeriksa data, tim mencatat tren yang jelas. Individu yang menerima tunjangan pensiun mengalami penurunan mental yang jauh lebih cepat daripada teman-temannya yang masih bekerja.

Indikator yang paling menonjol dari penurunan mental di kalangan pensiunan adalah keterlambatan mengingat, suatu sifat yang secara luas dianggap sebagai prediktor demensia yang akurat.

Yang mengejutkan, wanita tampaknya mengalami penurunan mental yang lebih tajam setelah pensiun dini. Secara keseluruhan, hasil mendukung hipotesis bahwa penurunan aktivitas mental mempercepat penurunan kognitif.

“ Individu yang tinggal di daerah yang menerapkan NRPS, punya skor lebih rendah jika dibandingkan dengan yang tidak menerapkan NRPS. Selama hampir 10 tahun sejak penerapannya, program ini menyebabkan penurunan kerja kognitif setinggi hampir seperlima dari standar deviasi pada ukuran memori yang kami kaji,” kata penulis studi sekaligus asisten profesor ekonomi, Plamen Nikolov.

Temuan penelitian ini mirip dengan penelitian sebelumnya yang fokus pada dampak pensiun pada orang tua yang tinggal di Amerika Serikat, Inggris, dan Uni Eropa. Jadi, ini bukan tren yang terbatas di Asia.

3 dari 9 halaman

Kognitif Turun Drastis Jika Kurang Lakukan Ini

Pensiun bisa menyebabkan perbaikan positif bagi tubuh, seperti memperbaiki pola tidur, mengurangi stres, dan menekan konsumsi alkohol. Tapi, pensiun yang disertai dengan penurunan kegiatan sosial dan interaksi yang kurang menyeluruh bisa membuat kognitif turun.

“ Keterlibatan dan keterhubungan sosial mungkin menjadi faktor tunggal yang paling kuat untuk kinerja kognitif di usia tua,” kata dia.

Nikolov mengharapkan temuan ini menjadi pertimbangan orang dewasa yang ingin memutuskan pensiun dini. Para peneliti juga berharap para pembuat kebijakan di negara bisa merekomendasikan acara sosial atau toko-toko bagi para pensiunan baru. Wadah ini diperlukan agar bisa mengurangi penurunan interaksi sosial dan pemikiran yang kritis bagi para pensiunan baru. 

4 dari 9 halaman

Jangan Sampai Menyesal! Ini 5 Kesalahan Pegawai yang Pilih Pensiun Dini

Dream – Bagi sebagian orang, pensiun dini menjadi impian. Lingkungan kerja yang tak sehat dan tekanan atasan menjadi dua alasan utama pensiun dini.

Malah sering kita mendengar banyak orang memutuskan resign tanpa alasan yang jelas.

Pensiun dini memang tak ada salahnya asalkan sudah dipersiapkan dengan matang. Masalahnya, tak sedikit orang memilih pensiun tanpa perencanaan yang jelas setelah mengambil keputusan berhenti kerja.

 

 Jangan Sampai Menyesal! Ini 5 Kesalahan Pegawai yang Pilih Pensiun Dini

 

Sering kali pegawai memilih berhenti kerja karena alasan sepele yang sebetulnya bisa diselesaikan. Tak suka atasan atau teman kerja tak menyenangkan adalah salah satu contohnya.

Dikutip dari Finansialku, Selasa 22 Oktober 2019, ada lima kesalahan yang sering dilakukan oleh pegawai saat memutuskan untuk pensiun dini. Berikut ini adalah rinciannya.

5 dari 9 halaman

1. Tidak Merencanakan Finansial Setelah Pensiun Dini

Sudahkah merencanakan dana pensiun? Jika belum, mulailah mengatur keuangan sejak sekarang. Usahakan kamu punya dana pensiun yang cukup selama masa menganggur.

 1. Tidak Merencanakan Finansial Setelah Pensiun Dini

Dengan begini, kamu tidak akan kebingungan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Hal ini mengingat kamu takkan menerima penghasilan yang rutin didapat per bulan.

6 dari 9 halaman

2. Rencana yang Tidak Jelas

Beberapa orang memutuskan pensiun dini tanpa mengatur rencana jelas setelah pensiun. Saat ditanya aktivitas apa yang akan dilakukan setelah pensiun, mereka akan kebingungan.

Jika memutuskan pensiun, tentukan aktivitas apa saja yang akan dilakukan setelah berhenti bekerja. Buatlah rencana dengan matang, misalnya membuka usaha. Jika ingin berwiraswasta, pastikan modalnya cukup.

7 dari 9 halaman

3. Pekerjaan Belum Jelas

Jika sudah menemukan pekerjaan baru, tapi tak jelas, jangan buru-buru memutuskan untuk pensiun. Lebih baik perjelas dulu pekerjaan yang baru sehingga kamu tak perlu merasa dirugikan.

 3. Pekerjaan Belum Jelas

Kebanyakan orang memilih jalan keluar dari pekerjaan lama ketika menemukan lowongan pekerjaan yang sesuai dengan keinginan. Selama belum mendapatkan pekerjaan baru, cobalah untuk bertahan di pekerjaan yang sekarang ini.

8 dari 9 halaman

4. Kehilangan Motivasi

Pekerjaan baru yang tak kunjung datang dan usaha yang begitu saja menjadi masalah baru. Persoalan ini kerap dialami oleh para pekerja yang memutuskan untuk pensiun dini. Kamu yang biasanya bekerja seharian penuh, tiba-tiba menjadi pengangguran.

Ada perubahan besar yang tentunya terjadi dan mempengaruhi diri sendiri. Kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan terlalu lama karena akan memberikan dampak negatif.

Beberapa orang malah mengalami kehilangan motivasi karena perubahan itu. Namun, jika tak mau menjalani hari-hari buruk, motivasilah diri sendiri dan teruslah berusaha untuk mencari jalan keluar.

9 dari 9 halaman

5. Kemampuan yang Terbatas

Dunia bergerak semakin maju, sementara kamu bertahan di tempat yang sama. Sesekali cobalah melihat pekerjaan sebagai hal yang besar.

Mungkin kamu tak ingin menginginkan pekerjaan ini lagi, tapi orang lain mau. Lihat juga seberapa besar kamu mendapatkannya. Kalau pekerjaanmu digantikan oleh orang lain, tak mudah untuk bertahan di posisi ini.

 5. Kemampuan yang Terbatas

 

Makanya, rencanakan masa pensiun dengan benar. Jika pekerjaanmu digantikan oleh orang lain, tinggal kamu yang merugi.

Kalau perlu, persiapkan dana pensiun yang bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari selama beberapa bulan ke depan. 

Reaksi Mainaka yang Bikin Nia Ramadhani Menangis
Join Dream.co.id